Connect with us

Lagi, Rudianto Lallo Resmikan Posko dan Konsolidasi Relawan Anak Rakyat di Biringkanayya

Published

on

Kitasulsel—MAKASSAR – Ketua DPRD Makassar yang juga calon anggota legislatif untuk DPR RI, Rudianto Lallo, kembali meresmikan posko pemenangan Anak Rakyat kali ini di Kecamatan Biringkanayya, Kota Makassar, Ahad (10/12/2023).

Peresmian posko pemenangan ini merupakan yang kedua, setelah posko yang pemenangan yang sama hadir di Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, yang diresmikan pekan lalu.

Menariknya, lokasi posko pemenangan adalah tempat yang disediakan oleh para relawan sendiri. Peresmian posko ini sekaligus dijadikan ajang untuk konsolidasi tim dan relawan pemenangan Anak Rakyat.

“Hadirnya posko ini menjadi simbol perjuangan orang bawah untuk mendudukkan wakilnya Anak Rakyat di DPR RI,” kata tokoh masyarakat Biringkanayya, Haji Ambo Nai.

Dalam penyampaiannya, Ambo Nai, menyebutkan kalau Rudianto Lallo merupakan simbol perwakilan orang bawah, rakyat biasa. Karena lahir dan berasal dari kelurarga yang biasa-biasa saja.

“Tapi Pak Rudianto Lallo sejauh yang saya kenal, merupakan sosok yang amanah dan mewakili orang bawah seperti kita, sama dengan namanya Anak Rakyat,” kata Ambo Nai.

Senada, hal yang sama diutarakan olah perwakilan RT atas nama Johan Daming. Dia menyebut, Rudianto Lallo kendati menjabat sebagai Ketua DPRD Makassar, tapi konunikasi dengan masyarakat tetap berjalan seperti biasa.

“Hanya di jaman Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo, rumah jabatan Ketua DPRD Makassar bisa dikunjungi dengan leluasa. Ini karena sosoknya yang ramah,” ujar Johan Daming.

Melihat sepak terjang Rudianto Lallo selama menjadi wakil rakyat di DPRD Makassar, Johan Daming optimistis Rudianto Lallo bisa memperjuangkan kepentingan masyarakat Makassar lebih luas lagi di DPR RI kelak.

“Kami bersama relawan akan bekerja sama, membangun soliditas untuk mendudukan Rudianto Lallo sebagai Anak Rakyat di DPR RI pada Pemilu 2024,” terang Johan Daming.

Sementara itu, Rudianto Lallo dihadapan ratusan relawan yang hadir pada peresmian posko pemenangan Anak Rakyat Biringkanayya ini mengucapkan terima kasih atas upaya-upaya baik yang akan dilakukan bersama untuk meraih kemenangan di Pemilu 2024 mendatang.

Menurut dia, hadirnya posko pemenangan di Kecamatan Biringkanayaa ini menjadi simbol perjuangan, karena lokasi posko adalah tempat yang disiapkan oleh para relawan secara mandiri dan ikhlas.

“Kecamatan Biringkanayya ini termasuk wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Makassar. Jumlah penduduknya sama dengan kabupaten Bantaeng. Jadi hadirnya posko di sini juga membuat kami optimistis mendqpat hasil positif di Pemilu 2024,” pungkas Rudianto Lallo yang disambut aplaus oleh ratusan relawan yang hadir. (***)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Undangan di Tengah Syawalan: Langkah Strategis Bupati Sidrap Bidik Panggung Pendidikan Sulsel

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Tidak semua undangan disampaikan lewat surat resmi. Sebagian justru lahir dari momentum yang tepat. Itulah yang dilakukan Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, saat menghadiri Syawalan 1447 Hijriah yang digelar Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Sabtu (28/03/2026).

Di tengah suasana hangat acara tersebut, Syaharuddin memanfaatkan momen untuk menyampaikan undangan langsung kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti. Undangan itu sederhana, namun sarat makna: hadir ke Sidrap pada Juli 2026.

Bukan untuk seremoni biasa, melainkan menghadiri Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan—sebuah agenda besar yang diproyeksikan menghadirkan sekitar 60 ribu tenaga pendidik dari seluruh Sulawesi Selatan.

Sidrap Siapkan Panggung Besar

Dalam pertemuan itu, Syaharuddin tidak sendiri. Ia didampingi Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, yang juga menjabat Ketua PGRI Sidrap. Kehadiran keduanya mempertegas kesiapan daerah menjadi tuan rumah.

Pesan yang ingin disampaikan pun jelas: Sidrap tidak sekadar ingin menjadi lokasi pelaksanaan, tetapi juga menjadikan Porsenijar sebagai momentum kebangkitan dan konsolidasi dunia pendidikan di daerah.

Jika terealisasi sesuai rencana, kegiatan ini berpotensi mengubah Sidrap menjadi pusat aktivitas pendidikan di Sulawesi Selatan selama beberapa hari, dengan ribuan guru berkumpul dalam satu ruang interaksi besar.

Sinyal Positif dari Menteri

Respons Abdul Mu’ti terbilang singkat namun bermakna. Ia mengapresiasi undangan tersebut dan memberikan sinyal positif atas kesiapan Sidrap.

Dalam konteks forum seperti Syawalan, jawaban semacam ini kerap dimaknai sebagai indikasi awal dukungan. Sebuah “kode” bahwa agenda tersebut mulai masuk dalam perhatian pemerintah pusat.

Disaksikan Para Pemangku Kepentingan

Percakapan itu tidak terjadi secara tertutup. Turut hadir Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama sejumlah kepala daerah dan jajaran Muhammadiyah.

Artinya, undangan tersebut tidak hanya sampai ke Menteri, tetapi juga diketahui oleh para pemangku kepentingan yang berperan dalam mendorong suksesnya agenda tersebut.

Lebih dari Sekadar Event

Porsenijar bukan sekadar ajang lomba olahraga dan seni. Di balik itu, terdapat ruang pertemuan besar bagi para guru untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring, dan membangun energi kolektif pendidikan.

Jika target kehadiran puluhan ribu peserta tercapai, Sidrap tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga pusat percakapan pendidikan regional.

Menunggu Kepastian

Kini, satu pertanyaan besar masih menggantung: apakah Menteri akan benar-benar hadir?

Jika iya, kehadiran tersebut bukan sekadar kunjungan simbolis, melainkan bentuk legitimasi yang dapat mengangkat posisi Sidrap dalam peta pendidikan daerah.

Undangan telah disampaikan. Waktu telah ditentukan. Kini, perhatian tertuju pada Juli 2026—momen yang berpotensi menjadikan Sidrap sebagai panggung besar bagi puluhan ribu guru, dengan pemerintah pusat berada di tengahnya.

Continue Reading

Trending