DISKOMINFO LUWU TIMUR
Luwu Timur dan Sidrap Pastikan Anggaran PKKK dan PKKK Paruh Waktu Tersedia
KITASULSEL—MAKASSAR – Pemerintah daerah di Kabupaten Luwu Timur dan Kabupaten Sidenreng Rappang menunjukkan komitmen kuat dalam menjamin kesejahteraan tenaga non-ASN dengan memastikan alokasi anggaran bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja paruh waktu (P3K PW) tersedia dalam APBD.
Langkah ini menjadi bagian dari tindak lanjut kebijakan pemerintah pusat dalam penataan tenaga honorer serta penguatan sistem kepegawaian berbasis kinerja. Kedua daerah tersebut dinilai progresif dalam merespons kebutuhan tenaga kerja sektor pelayanan publik, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan administrasi pemerintahan.
Di Kabupaten Luwu Timur, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran secara terstruktur untuk mendukung skema PPPKdan PPPK paruh waktu. Kebijakan ini diharapkan mampu memberikan kepastian status dan penghasilan bagi tenaga honorer yang selama ini berkontribusi besar dalam pelayanan masyarakat.
Bupati Kabupaten Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah memastikan kesiapan anggaran tersebut,Selasa 16/03/2026
“Insyaallah semua sudah teralokasikan dalam penganggaran tahun ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kabupaten Sidenreng Rappang juga mengambil langkah serupa dengan memastikan ketersediaan anggaran dalam dokumen perencanaan daerah. Pemerintah daerah menilai keberadaan PPPK, termasuk skema paruh waktu, menjadi solusi strategis dalam menjaga kualitas layanan publik tanpa membebani struktur keuangan daerah secara berlebihan.
Kebijakan penganggaran ini sekaligus menjadi bentuk keberpihakan terhadap tenaga kerja yang selama ini berada dalam posisi tidak pasti. Dengan adanya skema PPPK dan PPPK paruh waktu, pemerintah daerah dapat lebih fleksibel dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja sesuai dengan kondisi fiskal dan prioritas pembangunan.
Pengamat kebijakan publik menilai langkah yang diambil kedua kabupaten ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. Kepastian anggaran dinilai sebagai faktor kunci dalam keberhasilan implementasi kebijakan PPPK, termasuk dalam menjamin keberlanjutan program dan kesejahteraan tenaga kerja.
Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan mampu meningkatkan motivasi dan kinerja tenaga non-ASN, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dengan komitmen tersebut, Kabupaten Luwu Timur dan Kabupaten Sidenreng Rappang semakin mempertegas peran sebagai daerah yang adaptif terhadap kebijakan nasional serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan tenaga kerja lokal.
DISKOMINFO LUWU TIMUR
Pemkab Lutim Dorong Peran Komunitas Otomotif dalam Pembangunan Sosial dan Budaya
Kitasulsel–LUWUTIMUR Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Pemkab Lutim) terus mendorong peran aktif komunitas masyarakat, termasuk komunitas otomotif, dalam mendukung pembangunan sosial dan budaya di daerah.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parmudora) Kabupaten Luwu Timur, Muhammad Safaat DP, saat mewakili Bupati menghadiri Deklarasi dan Anniversary 1 Dekade CB Hai Bro Luwu Timur di Permandian Alam Uelanti, Kecamatan Mangkutana, Sabtu (4/4/2026).
Menurut Safaat, Pemkab Lutim memandang komunitas seperti CB Hai Bro memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai wadah penyaluran hobi, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam menumbuhkan nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta budaya tertib di tengah masyarakat.
“Komunitas seperti CB Hai Bro ini bukan hanya soal hobi, tetapi juga tentang kebersamaan dan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah berharap komunitas tersebut dapat terus berkembang menjadi organisasi yang solid sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
“Saya berharap komunitas CB Hai Bro Luwu Timur dapat terus berkembang menjadi komunitas yang tidak hanya solid di jalan, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar. Jadilah pelopor keselamatan berkendara, pelopor tertib berlalu lintas, serta pelopor kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat,” pesannya.
Selain itu, Safaat juga mengajak seluruh anggota komunitas untuk menjaga nama baik organisasi serta menunjukkan citra positif di tengah masyarakat, sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan berbudaya.
Perayaan satu dekade CB Hai Bro Luwu Timur berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari rolling bikers, deklarasi komunitas, hiburan live music, hingga pembagian doorprize.
Momentum ini sekaligus menjadi ajang memperkuat sinergi antara Pemkab Lutim dan komunitas masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah berbasis partisipasi aktif warga.
-
Nasional10 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login