Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Hari Ketiga Safari Ramadhan, Bupati dan Wabup Lutim Perkenalkan Program Garda Sehat di Wotu

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menggelar Safari Ramadhan dengan mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Memperkuat Iman, Menuju Luwu Timur Maju dan Sejahtera.”

Memasuki hari ketiga, Senin (02/03/2026), kegiatan dipusatkan di Halaman Rumah Jabatan Camat Wotu dan dihadiri langsung Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler.

Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan LPTQ Kecamatan Wotu oleh Ketua Umum LPTQ Kabupaten Luwu Timur yang juga dijabat Bupati Irwan Bachri Syam.

Selain itu, pemerintah daerah menyerahkan secara simbolis santunan kepada anak yatim, paket sembako Ramadhan, serta bantuan bedah rumah bagi warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur dan Luwu Utara Jalin Kerja Sama Penanggulangan Kebakaran di Wilayah Perbatasan

Uji Coba Program Garda Sehat

Dalam sambutannya, Bupati Irwan memaparkan program kesehatan terbaru bertajuk Garda Sehat yang mulai berjalan tahun ini.

“Tahun ini, kita akan lakukan uji coba lebih dari 37 desa, dengan memberikan satu ambulans satu desa. Garda Sehat ini nantinya akan mengakomodir tenaga kesehatan. Satu desa nantinya akan merekrut satu bidan, satu perawat, dan satu sopir,” ujar Irwan.

Menurutnya, Garda Sehat bertujuan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, dengan menekankan pelayanan terbaik sebagai prioritas utama.

“Saya sudah ingatkan di Puskesmas dan Rumah Sakit, jangan pernah ada pembayaran satu rupiah pun kaitannya dengan kesehatan. Pasien yang sudah sembuh itu juga kita antar langsung melalui Armada Sehat dan juga pasien yang akan dirujuk ke Makassar juga difasilitasi,” tegasnya.

BACA JUGA  Bupati Irwan Inspeksi Pasar Tradisional Malili, Soroti Drainase dan Pipa PDAM

Penguatan Fasilitas Kesehatan

Lebih lanjut, Irwan mengungkapkan bahwa tahun ini akan beroperasi Rumah Sakit Atue yang khusus melayani pasien gigi dan mulut. Selain itu, Rumah Sakit I Lagaligo Wotu yang telah direnovasi juga hampir rampung pembangunannya guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa memberikan doa dan dukungan agar pemerintah daerah dapat terus memberikan pelayanan terbaik.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa dan buka puasa bersama. Setelah salat Magrib berjamaah dan makan malam, Bupati bersama rombongan Pemda Lutim menuju masjid yang telah ditentukan untuk melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah.

Turut mendampingi unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Lutim Dr. Ramadhan Pirade, para asisten dan staf ahli, kepala OPD, Camat Wotu Hasis Dawi bersama Ketua TP PKK Kecamatan Wotu, para kepala desa se-Kecamatan Wotu, Ketua BPD, serta masyarakat setempat.

BACA JUGA  Bupati Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Utsman Bin Affan dan TK Islam Al Ihsan Tomoni
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Demi Kesehatan Warga, Pasar Tampinna Diawasi: Penjual Diajak Lebih Bijak Pilih Produk

Published

on

Kitasulsel—Luwu Timur — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Tim Pengawas Obat dan Makanan kembali melakukan inspeksi lapangan di Pasar dan sejumlah toko di Desa Tampinna, Kecamatan Angkona, Selasa (03/03/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam memastikan keamanan produk konsumsi masyarakat.

Pengawasan yang melibatkan Dinas Kesehatan bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut bertujuan melindungi kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran pelaku usaha agar lebih selektif dalam memilih barang dagangan.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Suhelmi, mengungkapkan bahwa hasil pengawasan tahun ini masih menunjukkan temuan yang serupa dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni adanya produk yang sudah tidak layak edar.

“Masih ditemukan bahan-bahan yang tidak layak jual. Karena itu, penjual diharapkan lebih bijak dalam memilih produk untuk mencegah peredaran barang ilegal, kadaluwarsa, maupun yang mengandung bahan berbahaya,” ujarnya.

BACA JUGA  Koreksi Penampilan ASN saat Upacara, Sekda Lutim: Jangan Abaikan Aturan Seragam

Ia menegaskan bahwa setiap produk makanan, minuman, maupun obat-obatan yang beredar wajib memiliki izin edar resmi. Para penjual juga diminta tidak menerima produk yang belum terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Sementara itu, Camat Angkona, I Putu Gede, menyampaikan bahwa temuan produk kadaluwarsa di lapangan cukup signifikan sehingga diperlukan perhatian bersama, baik dari pelaku usaha maupun masyarakat sebagai konsumen.

“Kami menghimbau masyarakat agar lebih teliti memeriksa tanggal kedaluwarsa sebelum membeli produk. Kesadaran konsumen sangat penting untuk memutus peredaran barang yang tidak layak,” katanya.

Ia juga meminta para pelaku usaha lebih cermat dalam memilih produk yang dijual agar potensi kerugian masyarakat dapat dicegah sejak awal.

BACA JUGA  Wabup Lutim Hadiri Rapat Pleno TPAKD Sulsel 2025, Siap Dukung Pemberdayaan UMKM

Pengawasan ini melibatkan berbagai instansi lintas sektor, di antaranya Dinas Kesehatan, Bapperida, DPMPTSP, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, Ekbang Setdakab Lutim, Bagian Hukum, pihak Kecamatan Angkona, serta Satpol PP.

Pemerintah berharap kegiatan pengawasan rutin ini mampu menekan peredaran produk kadaluwarsa dan meningkatkan keamanan pangan di tengah masyarakat.

Continue Reading

Trending