DISKOMINFO LUWU TIMUR
Wabup Lutim Serahkan Akta Kematian Almarhum H. Janong Bin Badang di Rumah Duka
Kitasulsel–LUTIM – Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, menyerahkan secara langsung akta kematian Almarhum H. Janong Bin Badang kepada pihak keluarga di rumah duka, Desa Baruga, Kecamatan Malili, Jumat (20/2/2026).
Penyerahan dokumen kependudukan tersebut menjadi bentuk pelayanan dan perhatian Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam memastikan administrasi keluarga yang ditinggalkan dapat segera terpenuhi tanpa kendala.
Almarhum H. Janong Bin Badang meninggal dunia pada Kamis, 19 Februari 2026 di RS Sawerigading Palopo, setelah sebelumnya menjalani perawatan di RSUD I Lagaligo Wotu akibat sakit yang dideritanya. Almarhum wafat pada usia 73 tahun.
Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok kepala keluarga yang penuh tanggung jawab. Ia meninggalkan 15 orang anak, 40 cucu, serta 4 cicit.
Prosesi Pelepasan Jenazah
Prosesi pelepasan jenazah dilaksanakan dengan khidmat. Jenazah almarhum dilepas oleh Sekretaris Daerah Luwu Timur, Ramadhan Pirade, untuk diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir di Pemakaman Lakaloi, Desa Baruga, Kecamatan Malili.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Sekda Lutim menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Atas nama Pemerintah Daerah, kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan,” ujar Ramadhan Pirade.
Suasana haru menyelimuti rumah duka saat keluarga, kerabat, serta masyarakat setempat turut mengantar kepergian almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya. Kehadiran jajaran pemerintah daerah di tengah keluarga duka menjadi simbol empati dan komitmen pelayanan publik yang responsif hingga pada momen-momen duka masyarakat.
DISKOMINFO LUWU TIMUR
Pemkab Luwu Timur Hadiri Prosesi Mattompang Arajang di Hari Jadi Bone ke-696
Kitasulsel–BONE — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menghadiri prosesi adat Mattompang Arajang (pembersihan benda pusaka) dalam puncak rangkaian peringatan Hari Jadi Bone ke-696 Tahun 2026 yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Bone, Senin (6/4/2026).
Kehadiran Pemkab Luwu Timur diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Lutim, Aini Endis Anrika, yang didampingi Kepala Dinas Kominfo-SP, Andi Tabacina Akhmad, serta Kabag Prokopim, Sahir.
Prosesi adat Mattompang Arajang merupakan agenda tahunan dalam peringatan Hari Jadi Bone yang sarat nilai budaya. Rangkaian ritualnya meliputi Malekke Toja (pengambilan air dari sumur tertentu), dilanjutkan Mappaota, kemudian Masossoro atau Mattompang Arajang, hingga Mappatinro Arajang (penyimpanan kembali benda pusaka). Seluruh prosesi tersebut diiringi tarian dan musik tradisional khas Bone.
Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak dalam mendukung pembangunan daerah.
“Terima kasih atas dukungan yang diberikan. Mudah-mudahan semakin banyak pembangunan yang dapat dilakukan. Berikan kami kesempatan untuk bekerja dengan baik, karena setiap titik pembangunan membutuhkan jerih payah bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menegaskan bahwa prosesi Mattompang Arajang bukan sekadar seremoni, melainkan wujud penghormatan terhadap sejarah dan nilai luhur masyarakat Bone.
“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi manifestasi penghormatan terhadap sejarah, nilai-nilai luhur, serta jati diri masyarakat Bone,” ungkapnya.
Ia berharap momentum Hari Jadi Bone ke-696 dapat memperkuat persatuan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga warisan budaya, sekaligus mewujudkan daerah yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Usai kegiatan, Aini Endis Anrika menyampaikan ucapan selamat dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kepada Kabupaten Bone.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Luwu Timur, kami mengucapkan selamat Hari Jadi ke-696 Kabupaten Bone. Semoga Bone semakin mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan serta terus menjunjung tinggi nilai-nilai budaya,” tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa momentum tersebut menjadi ruang untuk mempererat persatuan dan kebersamaan, sejalan dengan tema yang diusung, “To Masseddi Patarompoi Wanua Bone”.
“Seperti tema yang diangkat, kita berkumpul dalam harapan kebaikan, di mana persatuan dan kebersamaan akan terus terjaga,” tandasnya.
-
Nasional10 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login