DISKOMINFO KAB SIDRAP
PGRI Sidrap Gelar Seleksi Atlet Pickleball Hadapi Porseni 2026
Kitasulsel–SIDRAP — Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar seleksi atlet Pickleball sebagai langkah awal membangun kekuatan tim dalam menghadapi Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) 2026.
Kegiatan seleksi berlangsung di Lapangan Pickleball Rumah Jabatan Wakil Bupati Sidrap, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Sabtu (24/1/2026).
Seleksi ini bertujuan menjaring atlet-atlet terbaik dari kalangan guru yang akan mewakili PGRI Sidrap pada ajang Porseni 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 1–5 Juli 2026. Para peserta mengikuti tahapan penilaian teknik, fisik, serta kesiapan bertanding guna membentuk tim yang kompetitif.
Seleksi tersebut dihadiri Ketua PGRI Sidrap yang juga Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Patahangi Nurdin, serta Kepala Dinas Bina Cipta Karya dan Tata Ruang (Biciptapera) Abdul Rasyid.
Wakil Bupati Nurkanaah menegaskan bahwa seleksi ini merupakan fondasi penting dalam membangun tim yang solid dan berdaya saing tinggi di ajang Porseni mendatang.
“Kami ingin memastikan atlet yang mewakili PGRI Sidrap benar-benar siap dan memiliki kemampuan terbaik untuk berkompetisi di Porseni 2026,” ujar Nurkanaah.
Ia juga berharap melalui proses seleksi yang objektif dan terukur, PGRI Sidrap mampu menurunkan atlet pickleball yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan antarguru.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kabag Ekonomi Muhammad Haris Alimin, Kabag Kesra Syamsuddin, Sekretaris Disporapar Banani Malik, serta jajaran pengurus PGRI Sidrap.
Melalui seleksi ini, PGRI Sidrap optimistis dapat membentuk tim pickleball yang kuat dan siap mengharumkan nama daerah pada ajang Porseni 2026 mendatang.
DISKOMINFO KAB SIDRAP
BPS RI Tinjau Pabrik Beras Modern di Baranti, Sidrap Jadi Percontohan Pertumbuhan Ekonomi Nasional
KITASULSEL— SIDRAP — Kunjungan penting dilakukan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, ke Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, Kamis, 12 Maret 2026.
Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau langsung aktivitas industri penggilingan beras modern di Kecamatan Baranti yang menjadi salah satu pusat produksi beras terbesar di Indonesia Timur.
Kunjungan itu turut didampingi Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, yang memaparkan perkembangan pesat sektor pertanian dan industri pengolahan beras di daerahnya. Ia menjelaskan bahwa Sidrap kini menjadi salah satu penopang utama suplai beras di kawasan Indonesia Timur.
“Setiap hari sekitar 100 truk beras didistribusikan dari Sidrap untuk memenuhi kebutuhan di wilayah Indonesia Timur. Ini menunjukkan betapa besar peran industri penggilingan beras di daerah kami,” ujar Syaharuddin.
Menurutnya, saat ini Sidrap memiliki sekitar 280 unit pabrik penggilingan beras besar yang beroperasi dengan teknologi modern. Salah satu yang dikunjungi adalah pabrik PB Sejati di Baranti yang mampu memproduksi sekitar 320 ton beras per hari.
Industri tersebut tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran pabrik-pabrik modern ini juga membuka peluang kerja serta melibatkan banyak masyarakat sebagai petani, pemasok gabah, hingga pelaku distribusi.
Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menilai capaian ekonomi Sidrap merupakan prestasi luar biasa. Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi daerah tersebut pada 2025 menunjukkan kinerja yang sangat baik.
“Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Pertumbuhan ekonomi Sidrap bisa menjadi percontohan bagi daerah lain, karena menunjukkan bagaimana sektor pertanian dan industri pengolahan mampu mendorong ekonomi daerah,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi yang baik harus bersifat inklusif, yakni dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Salah satu indikator pentingnya adalah penurunan angka kemiskinan serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
Selain menopang kebutuhan pasar, produksi beras dari Sidrap juga disiapkan untuk berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran beras untuk program Makanan Bergizi Gratis (MBG) serta kebutuhan masyarakat Indonesia.
Dengan kekuatan sektor pertanian, dukungan industri modern, serta partisipasi masyarakat dan para pemasok dari berbagai daerah, Sidrap terus menunjukkan perannya sebagai salah satu lumbung pangan nasional.
Pemerintah daerah berharap kemajuan ini dapat terus dipertahankan sehingga Sidrap tidak hanya menjadi pusat produksi beras, tetapi juga simbol kemajuan ekonomi daerah yang mampu mensejahterakan masyarakat dan menjadi kebanggaan bersama. (ibe)
-
Nasional9 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics1 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login