Connect with us

Luwu Timur

12 Sekolah di Luwu Timur Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional 2025

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Sebanyak 12 sekolah di daerah ini berhasil meraih Penghargaan Adiwiyata Nasional Tahun 2025, yang diserahkan di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis (11/12/2025).

Penghargaan Adiwiyata Nasional diberikan kepada sekolah-sekolah yang dinilai berhasil melaksanakan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) serta memenuhi seluruh tahapan verifikasi dokumen melalui aplikasi Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA). Capaian ini menjadi bukti komitmen dunia pendidikan di Luwu Timur dalam membangun budaya peduli lingkungan sejak dini.

Adapun 12 sekolah penerima Penghargaan Adiwiyata Nasional 2025 tingkat SD/MI dan SMP/MTs dari Kabupaten Luwu Timur, yakni:

BACA JUGA  Irwan Tinjau Pembangunan Labkesmas di Malili, Target Rampung Tepat Waktu

1. UPT SDN 226 Patande

2. UPT SDN 227 Puncak

3. UPT SDN 240 Podomoro

4. UPT SDN 252 Nikkel

5. UPT SDN 220 Cerekang

6. UPT SDN 108 Bonepute

7. SD YPS Lawewu

8. MIS YPRI Wawondula

9. UPT SMPN 3 Malili

10. UPT SMPN 4 Malili

11. UPT SMPN 3 Angkona

12. UPT SMPN 1 Mangkutana

Dalam kegiatan penyerahan penghargaan tersebut, sekolah-sekolah penerima didampingi oleh perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur, sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung pendidikan berwawasan lingkungan.

Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda Dinas Lingkungan Hidup Luwu Timur, Nashar Ansar, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keberhasilan sekolah-sekolah tersebut. Menurutnya, capaian ini menunjukkan keseriusan satuan pendidikan di Luwu Timur dalam mengintegrasikan nilai-nilai pelestarian lingkungan ke dalam proses belajar mengajar dan budaya sekolah.

BACA JUGA  Save The Children Dorong Pemkab Lutim Bentuk PATBM Di Desa

“Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah-sekolah di Luwu Timur dalam menerapkan pendidikan berbasis dan berbudaya lingkungan hidup,” ujar Nashar.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Lingkungan Hidup akan terus memperkuat pembinaan dan pendampingan kepada sekolah-sekolah, agar pendidikan berwawasan lingkungan semakin mengakar dan memberikan dampak nyata bagi pembentukan karakter generasi muda.

“Semoga setiap tahunnya jumlah Sekolah Adiwiyata di Luwu Timur terus bertambah dan tetap konsisten melaksanakan Gerakan PBLHS secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Nashar berharap prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga Luwu Timur kembali meraih penghargaan bergengsi di bidang lingkungan hidup pada tahun-tahun mendatang.

“Dengan konsistensi dan kolaborasi semua pihak, kita optimistis dapat kembali meraih penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan/atau Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI,” pungkasnya.

BACA JUGA  Inflasi Turun dan ETPD Melesat, Pemkab Lutim Dapat Apresiasi di Forum TPID–TP2DD Sulsel

Penghargaan Adiwiyata Nasional 2025 ini diharapkan menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain di Luwu Timur untuk terus mengembangkan budaya peduli lingkungan, sekaligus memperkuat peran pendidikan sebagai garda terdepan dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Luwu Timur

Safari Ramadhan Hari Kedua, Bupati Lutim Kukuhkan LPTQ Nuha dan Canangkan Sorowako Jadi Destinasi Unggulan Sulsel

Published

on

Kitasulsel–NUHA – Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali berlanjut. Memasuki hari kedua, Ahad (1/3/2026), kegiatan dipusatkan di halaman Rumah Jabatan Camat Nuha dan berlangsung penuh khidmat serta antusiasme masyarakat.

Hadir langsung Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama Wakil Bupati Puspawati Husler. Turut mendampingi Ketua TP PKK Lutim dr. Ani Nurbani Irwan, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Lutim Dr. Ramadhan Pirade, para Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD, Camat Nuha Arief Fadillah Amier beserta istri, para Kepala Desa se-Kecamatan Nuha, Ketua BPD, serta masyarakat yang memadati lokasi acara.

Kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Ananda Fahmi Fairuz, peserta tilawah anak-anak MTQ XI tingkat Luwu Timur 2026. Suasana religius semakin terasa saat gema ayat-ayat suci menggema di pelataran rumah jabatan camat, menandai kebersamaan di bulan penuh berkah.

BACA JUGA  Hadiri Bimtek se-Indonesia Timur, PPID Lutim Siap Dukung Prioritas Nasional

Momentum tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus LPTQ Kecamatan Nuha oleh Ketua Umum LPTQ Kabupaten Luwu Timur, Irwan Bachri Syam. Pengukuhan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pembinaan tilawah dan syiar Islam hingga tingkat kecamatan.

Selain itu, dilakukan penyerahan secara simbolis santunan kepada anak yatim serta paket sembako Ramadhan dari Baznas Lutim sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Didampingi Wakil Bupati Puspawati Husler, Bupati Luwu Timur menyampaikan visi besar pengembangan kawasan Sorowako di Kecamatan Nuha. Ia menegaskan salah satu target utama pemerintah daerah adalah menjadikan Sorowako sebagai kawasan pariwisata paling unggul di Sulawesi Selatan.

“Satu target kami bagaimana menjadikan Sorowako sebagai kawasan pariwisata paling unggul di Sulawesi Selatan. Selain wisata tambang, kita juga punya potensi wisata danau yang luar biasa,” ungkap Irwan.

BACA JUGA  Dedikasi Tanpa Batas, Bupati Irwan Apresiasi Evi, PPPK yang Berjuang di Tengah Kelumpuhan

Menurutnya, penataan pesisir Danau Matano akan menjadi prioritas, dengan konsep kawasan yang bersih, tertata, dan modern.

“Nanti akan dilakukan penertiban pesisir Danau Matano agar bisa mirip dengan Singapura. Ini sangat memungkinkan, tinggal kerja sama kita semua. Kalau bersih dan tertata, fasilitas dari pemerintah pusat bisa lebih mudah digelontorkan ke Sorowako,” tuturnya.

Dalam mendukung pengembangan daerah, Bupati juga mengungkapkan telah berkoordinasi dengan PT Vale Indonesia Tbk terkait pemanfaatan dana CSR agar lebih terintegrasi dengan program pemerintah daerah.

“Kita akan kolaborasi dengan PT Vale agar program CSR-nya lebih melihat kepentingan daerah dan sejalan dengan program pemda,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Irwan Bachri Syam mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung investasi yang akan mulai masuk tahun ini, termasuk pembangunan smelter dan pengembangan kawasan industri di wilayah Sorowako yang akan melibatkan sejumlah perusahaan asing.

BACA JUGA  Inflasi Turun dan ETPD Melesat, Pemkab Lutim Dapat Apresiasi di Forum TPID–TP2DD Sulsel

“Saya berharap bantu kami menyukseskan investasi daerah ini. Kalau ada persoalan, sampaikan kepada kami. Kami pemda akan menjadi garda terdepan untuk menyelesaikan seluruh persoalan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa dan buka puasa bersama. Setelah Shalat Magrib berjamaah dan makan malam, Bupati bersama rombongan Pemda Lutim menyebar ke masjid-masjid yang telah ditentukan untuk melaksanakan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah.

Continue Reading

Trending