Connect with us

Pemkot Makassar

Meriahkan HUT Kota, Pemkot Makassar – Green Production Kolaborasi Hadirkan Hunian Layak untuk Warga

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berkomitmen mendukung program Presiden Prabowo yakni 3 juta rumah terkait hunian layak bagi masyarakat. Salah satunya, berkolaborasi dengan Mister Green Production.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar Andi Zulkifly didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) usai menerima EO Mister Green Production Rosmini Hamid di ruang rapat Seksa Kantor Balai Kota Makassar, Rabu (15/10).

Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly, menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan bahwa Pemerintah Kota mendukung penuh pelaksanaan pameran properti ini.

“Pemerintah Kota Makassar menyambut baik kolaborasi ini karena sejalan dengan program nasional penyediaan 3 juta rumah yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo. Apalagi kegiatan ini tidak menggunakan dana APBD, sehingga menjadi contoh sinergi positif antara swasta dan pemerintah,” tutur Andi Zulkifly.

BACA JUGA  Wali Kota Kukuhkan Paskibraka 2024: Putra-Putri Terbaik Kota Makassar

Lebih lanjut, Andi Zulkifly menilai kegiatan ini akan memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi daerah, khususnya industri properti dan jasa pendukung lainnya.

“Ini bukan hanya tentang pameran rumah, tetapi juga tentang membangkitkan optimisme ekonomi di tengah situasi yang menantang. Pemerintah terus mendorong agar masyarakat memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau,” imbuhnya.

Pameran ini diharapkan menjadi agenda tahunan baru Kota Makassar dan menjadi ikon kegiatan kolaboratif antara pemerintah dan pelaku industri properti di Sulawesi Selatan.

“Insya Allah, agenda ini juga membuka kesempatan bagi ASN yang belum memiliki hunian,” jelasnya.

EO Mister Mister Green Production Rosmini Hamid, mengatakan pihaknya akan melaksanakan Makassar Expo 2025 dan pertama kali dilaksanakan di Kota Makassar. Itu, akan dirangkaikan dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-418 Kota Makassar.

BACA JUGA  Tanggal Istimewa 9 Bulan 9: Munafri-Aliyah Lantik 9 Pejabat Baru

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada 12–16 Februari 2025 di Atrium Utama Trans Studio Mall Makassar, bekerja sama dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Makassar.

Mimi–sapaan akrabnya–menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempertemukan masyarakat dengan berbagai pengembang dan penyedia hunian di Kota Makassar.

“Kami menginisiasi kegiatan ini untuk membantu masyarakat memperoleh informasi dan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan hunian layak, baik rumah komersial, apartemen, maupun kavling tanah. Ini juga menjadi bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah dalam penyediaan perumahan,” ujar Rosmini Hamid.

Mimi menambahkan, pameran properti ini juga menjadi ajang promosi bersama antar-developer di wilayah Sulawesi Selatan. Tercatat sebanyak 28 pengembang dari berbagai segmen akan berpartisipasi, mulai dari hunian bersubsidi hingga properti premium.

BACA JUGA  Lewat MPR RI, Munafri Salurkan Arpirasi Masyarakat Pulau ke Pemerintah Pusat

“Kami ingin menjadikan pameran ini wadah kolaborasi antara pemerintah, pengembang, dan masyarakat. Menariknya, kami menyiapkan promo khusus ulang tahun Kota Makassar, yaitu Down Payment (DP) hanya Rp418. Ini simbol semangat HUT ke-418 Makassar,” jelasnya.

Selain menampilkan berbagai proyek perumahan, panitia juga menyiapkan ‘Korner Konsultasi Properti Gratis’ yang akan diisi oleh petugas dari Disperkim dan instansi terkait. Masyarakat dapat berkonsultasi langsung mengenai proses perizinan, kepemilikan rumah, serta program perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Angkat 8.854 Honorer Jadi PPPK, Pengangguran Mulai Turun

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Komitmen Pemerintah Kota Makassar menghadirkan kepastian kerja bagi ribuan tenaga honorer sekaligus menekan angka pengangguran mulai menunjukkan hasil konkret.

Di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Pemerintah Kota Makassar mencatat capaian signifikan dalam penataan tenaga non-ASN melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kota Makassar (BKPSDMD), sepanjang tahun 2025 sebanyak 8.854 tenaga honorer resmi diangkat menjadi PPPK. Jumlah tersebut hampir memenuhi total formasi ASN Kota Makassar yang mencapai 8.963 orang.

Kepala BKPSDMD Makassar, Kamelia Thamrin Tantu, menjelaskan bahwa pengangkatan ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah kota dalam menata tenaga honorer sekaligus meningkatkan kesejahteraan aparatur.

BACA JUGA  Pjs Wali Kota Makassar Arwin Azis Ikut Semarakkan Upacara HUT TNI di Karebosi

“Ini jumlah ASN yang Pak Wali Kota sudah angkat di awal masa pemerintahannya. Pada 2025, dari total formasi Kota Makassar 8.963 orang, yang berhasil menjadi ASN sebanyak 8.854 orang,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN yang menegaskan penyelesaian tenaga honorer melalui skema PPPK.

Tidak hanya melalui pengangkatan PPPK penuh waktu maupun paruh waktu, Pemkot Makassar juga menghadirkan solusi alternatif melalui skema Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). Skema ini memberikan peluang kerja bagi lebih dari dua ribu tenaga kontrak agar tetap memiliki pekerjaan yang layak dan berkelanjutan.

Sejak resmi memimpin pada 20 Februari 2025, Munafri menempatkan isu ketenagakerjaan sebagai salah satu prioritas kebijakan pemerintah kota. Bagi pemerintah, pengurangan pengangguran bukan sekadar angka statistik, melainkan upaya nyata menjaga stabilitas sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA  Hadir di Rapat Paripurna Pertama, Pjs Wali Kota Makassar Arwin Azis Serukan Sosialisasikan Pilkada Bijak dan Damai

“Di bawah kepemimpinan Bapak Wali Kota Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Ibu Aliyah Mustika Ilham, kebijakan penataan tenaga honorer dan pembukaan ruang kerja baru menjadi langkah konkret yang langsung menyentuh ribuan warga,” jelas Kamelia.

Pemkot Makassar juga memperkuat sektor pelayanan kesehatan melalui pengangkatan tenaga farmasi PPPK secara bertahap sepanjang 2025. Pada tahap pertama, sebanyak 1.746 tenaga farmasi PPPK dilantik pada 23 Juni 2025. Kemudian tahap kedua sebanyak 329 tenaga farmasi dilantik pada 14 November 2025.

Sementara pada tahap ketiga, pengangkatan dilakukan untuk tenaga farmasi paruh waktu dengan jumlah mencapai 6.607 orang. Kehadiran ribuan tenaga farmasi ini diharapkan dapat memperkuat sistem pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kefarmasian bagi masyarakat.

BACA JUGA  Wali Kota Kukuhkan Paskibraka 2024: Putra-Putri Terbaik Kota Makassar

Upaya tersebut mulai berdampak pada kondisi ketenagakerjaan di Kota Makassar. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingkat pengangguran terbuka di Makassar mengalami penurunan dalam setahun terakhir, dari 9,71 persen pada 2024 menjadi 9,60 persen pada 2025.

Penurunan ini menjadi indikator positif dari berbagai kebijakan ketenagakerjaan yang dijalankan Pemerintah Kota Makassar dalam upaya memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Continue Reading

Trending