Connect with us

Pemkot Makassar

Aliyah Mustika Ilham Dorong Stabilitas Harga Pangan Lewat Gerakan Pangan Murah Serentak

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri kegiatan Pembukaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, bertempat di halaman Kantor TVRI Sulsel, Jl. Padjonga Dg. Ngalle No.14, Makassar, Senin (13/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah Sulawesi Selatan, serta memastikan keterjangkauan pangan bagi masyarakat menjelang akhir tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Aliyah Mustika Ilham turut meninjau sejumlah tenant dan stan pelaku usaha pangan yang berpartisipasi dalam kegiatan GPM Serentak.

Ketua FKPPI Sulsel itu juga didampingi oleh Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, Alamsyah Sahabuddin, serta berdialog langsung dengan para pelaku usaha dan masyarakat yang hadir.

BACA JUGA  Anggota KIM Asal Sulteng dan Jogja Sebut War Room Makassar Layak Jadi Percontohan

“Gerakan Pangan Murah ini sangat penting untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Pemerintah Kota Makassar tentu mendukung penuh inisiatif seperti ini, karena sejalan dengan komitmen kami dalam menjaga ketahanan pangan di tingkat kota,”

ujar Aliyah Mustika Ilham.

Kehadiran Aliyah Mustika Ilham menjadi wujud nyata dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap program pemerintah provinsi dalam menjaga ketahanan pangan regional dan memperkuat sinergi lintas daerah di Sulawesi Selatan.

Acara ini juga dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, unsur Forkopimda Sulsel, serta para kepala daerah kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan secara Virtual.

Melalui kegiatan ini, Aliyah Mustika Ilham yang juga menjabat sebagai Ketua FKPPI Sulsel, berharap sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dapat terus terjalin untuk menciptakan pangan yang stabil, terjangkau, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Sulsel. (*)

BACA JUGA  Pemkot Makassar Terima 1.000 Bibit Pohon dari BMPD Peduli pada Ajang Sulawesi Run 2025
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Safari Subuh Ramadan, Wali Kota Makassar Dorong Masjid Jadi Ruang Interaksi dan Pembinaan Generasi Muda

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta pengurus masjid mengoptimalkan peran masjid sebagai ruang interaksi sosial dan pembinaan generasi muda.

Hal itu disampaikan Munafri saat melaksanakan Safari Subuh hari ke-11 Ramadan di Masjid Nurul Majid, Kecamatan Ujung Pandang, Kamis (1/03/2026).

Dalam sambutannya, Munafri mendorong agar masjid tidak hanya difungsikan sebagai tempat pelaksanaan salat lima waktu, tetapi juga menjadi ruang interaksi masyarakat di lingkungan sekitar.

“Kami ingin menyampaikan khususnya kepada pengurus masjid untuk terus menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat melaksanakan salat lima waktu, tapi juga sebagai ruang interaksi antara masyarakat yang ada di sekitar,” ujarnya.

Menurutnya, masjid memiliki peran strategis dalam merespons berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. Ia mendorong agar masjid menjadi tempat membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, serta memperkuat kebersamaan antarwarga.

BACA JUGA  Ketua TP PKK Kota Makassar Dorong Promosi Potensi Wisata di Pulau Lae-Lae

Munafri juga menekankan pentingnya peran masjid dalam membina generasi muda Islam. Ia berharap masjid mampu menjadi wadah lahirnya generasi Qurani yang kelak berkontribusi sebagai pilar pendukung generasi emas Indonesia 2045.

“Masjid ini bisa menjadi tempat membangun generasi-generasi muda Islam, generasi-generasi Qur’an, yang insyaallah akan menjadi pilar pendukung generasi emas 2045,” katanya.

Selain itu, ia mengingatkan agar masjid senantiasa dijaga kebersihannya serta keberlanjutan program kegiatannya. Munafri berharap masjid menjadi ruang interaksi terbuka yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan golongan.

“Masjid ini sangat penting dijaga kebersihannya, dijaga kontinuitas kegiatannya, dan yang lebih penting lagi menjadi masjid untuk semua golongan,” tuturnya.

BACA JUGA  Optimis Sabet Juara Lomba Desa Dan Kelurahan Tingkat Nasional, Firman Pagarra Yakinkan Tim Penilai Lomba
Continue Reading

Trending