Connect with us

Provinsi Sulawesi Selatan

PORNAS Korpri 2025: Tim Basket ASN Sulsel Target Back to Back Champion

Published

on

Kitasulsel–PALEMBANG Tim basket beregu putra Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Sulawesi Selatan (Sulsel) memulai langkah mereka di ajang Pekan Olahraga Nasional (PORNAS) XVII Korpri 2025 dengan menghadapi tim Kalimantan Utara (Kaltara), Minggu, 5 Oktober 2025 sore.

Pertandingan perdana ini akan digelar pukul 15.30 WIB di Lapangan 1 GOR Sekolah Palembang Harapan, Sumatera Selatan.

Tim basket putra Sulsel tergabung di Pool A bersama Kejaksaan Agung (Kejagung), Kalimantan Tengah (Kalteng), dan Kalimantan Utara (Kaltara). Pool A menjadi satu-satunya grup dengan empat tim, di antara total 16 pool dan 49 tim basket putra yang berlaga pada PORNAS tahun ini.

Sulsel datang dengan status juara bertahan setelah meraih medali emas di PORNAS Korpri 2023 di Jawa Tengah, lewat kemenangan telak 78–53 atas tuan rumah di laga final.

Manajer tim basket Korpri Sulsel, E.Z. Muttaqien Yunus, menyebut laga perdana melawan Kaltara menjadi ujian penting bagi timnya.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Gelar Job Fit untuk 32 Pejabat Eselon II, Perkuat Sistem Merit dan Reformasi Birokrasi

“Insyaallah hari ini pada pertandingan pertama, tim basket Sulsel akan menghadapi Kaltara. Sebagai juara bertahan, ini tentu menjadi tantangan tersendiri,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat Sulsel memberikan dukungan penuh agar semangat juang ASN bisa kembali mengharumkan nama daerah.

“Mohon doa dan dukungan dari seluruh warga Sulsel agar kita dapat memberikan hasil terbaik dan kembali membawa pulang emas, insya Allah,” tambahnya.

Pelatih tim, Kurniawan Hasairin, menegaskan bahwa fokus utama tim bukan pada beban sebagai juara bertahan, melainkan pada kesiapan permainan dan disiplin strategi.

“Kami tidak memberikan beban sebagai juara bertahan, tapi lebih ke persiapan tim. Yang paling penting adalah setiap pemain mempersiapkan diri memberikan 100 persen kemampuan dan memanfaatkan setiap menit bermain dengan strategi yang sudah dilatih beberapa minggu terakhir,” katanya.

BACA JUGA  Prof Zudan – Jufri Rahman Kompak Ingatkan Netralitas ASN di Pilkada 2024

Menurut Kurniawan, para pemain telah menjalani serangkaian latihan dan laga uji coba untuk menjaga ritme permainan dan ketahanan fisik. Ia menilai, kunci kemenangan ada pada kekompakan, fokus, dan kesiapan mental seluruh pemain di setiap momen pertandingan.

Kurniawan menjelaskan bahwa sistem grup dengan jumlah tim lebih banyak menuntut daya tahan fisik dan waktu istirahat yang terbatas.

“Kami sudah melakukan beberapa game sparing, jadi apa pun kondisinya harus ready. Harapannya, para pemain tidak membawa nama pribadi, tapi membawa nama Sulsel. Semoga seluruh warga Sulsel terus mendukung dan mendoakan agar kita bisa back to back champion di PORNAS,” ujarnya.

Skuad Korpri Sulsel diisi ASN dari berbagai instansi pemerintahan di Sulawesi Selatan, antara lain:

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Raih Penghargaan Quick Wins dari Kemendukbangga/BKKBN

Irvan, S.STP., M.Adm.Sda (Disdukcapil Pemprov Sulsel)

Andi Afdal, S.IP. (Badan Kesbangpol Pemprov Sulsel)

Andi Muzzammil, S.Pt. (Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemprov Sulsel)

Taufiq Akbar, S.Sos. (Dinas Sosial Pemprov Sulsel)

Muh. Ali Adnan Syainuddin, S. (BKD Pemprov Sulsel)

Muhammad Dwi Syawal, S.Pd.; Ferdinand Layuk, S.Pd.; Ardi Asse, S.Pd., dan Muhammad Allam Fauzan, S.OR. (Dinas Pendidikan Pemkot Makassar)

Ramdhani, S.Pd., (Dinas Pendidikan Pemprov Sulsel)

Muh Alfan H., S.H. (Badan Keuangan dan Aset Daerah Pemkab Barru)

Nanda Triaswendo (Kemenkumham Sulsel)

Mereka akan tampil di bawah arahan pelatih Kurniawan Hasairin, asisten pelatih Yusuf Pratama Putera, S.E., dan tim ofisial: Andi Sadapotto Febriawan, Baso Syarief Hidayat, S.Tr., IP, Wahyu Rezky Ananda, dan Sukri Nyompa, S.STP., Crmp. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Pemprov Sulsel Tayangkan Prakualifikasi Tender Preservasi Jalan Paket 6 Senilai Rp278,6 Miliar

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) resmi menayangkan pengumuman prakualifikasi tender Penanganan Preservasi Jalan Paket 6 pada 7 Januari 2026 melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dengan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE).

Paket pekerjaan konstruksi terintegrasi ini merupakan bagian dari Program Multi-Year Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025–2027 yang dilaksanakan melalui skema Multi Years Contract (MYC). Pembiayaan proyek bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 dan 2027 dengan nilai pagu mencapai Rp278.632.760.143.

Preservasi Jalan Paket 6 mencakup penanganan 20 titik ruas jalan dengan total panjang mencapai 157,49 kilometer. Program ini dirancang untuk menjaga dan meningkatkan tingkat kemantapan jaringan jalan provinsi pada sejumlah koridor strategis yang menghubungkan wilayah utara, tengah, selatan, hingga kawasan metropolitan Sulawesi Selatan.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel - BPJS Kesehatan Perkuat Sinergitas, Tingkatkan Kualitas Layanan JKN-KIS

Pelaksanaan paket pekerjaan ini menggunakan skema kontrak lumpsum dengan metode rancang bangun (design and build). Dengan metode tersebut, ruang lingkup pekerjaan mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan konstruksi fisik, hingga pemeliharaan jalan pascakonstruksi.

Kepala Bidang Jalan Dinas BMBK Sulsel, Irawan, menyampaikan bahwa program preservasi jalan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam menjaga kualitas dan kemantapan jalan provinsi secara merata di seluruh wilayah.

“Preservasi Jalan Paket 6 merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga kemantapan jalan provinsi agar tetap berfungsi optimal serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat,” ujar Irawan, Rabu (7/1/2026).

Lokasi pekerjaan tersebar di sejumlah kabupaten dan kota, meliputi Kabupaten Luwu, Toraja Utara, Tana Toraja, Jeneponto, Bantaeng, Pinrang, Maros, serta Kota Palopo dan Kota Makassar. Ruas-ruas yang ditangani mencakup jalur penghubung antarwilayah pegunungan Toraja, kawasan pesisir selatan, hingga akses utama perkotaan dan kawasan penyangga metropolitan Mamminasata.

BACA JUGA  Gubernur Sulsel Pastikan Bantuan Logistik Tiba di Bantaeng Usai Banjir Dua Hari Beruntun

Di wilayah utara Sulawesi Selatan, pekerjaan preservasi meliputi ruas strategis seperti batas Kabupaten Toraja Utara–Pantilang–Bua, Tedong Bonga–Buntao hingga batas Kabupaten Luwu, Pantilang–Bonglo sampai batas Kota Palopo, serta sejumlah ruas penunjang di sekitar Rantepao, Pangala, dan Baruppu hingga perbatasan Provinsi Sulawesi Barat. Penanganan juga mencakup akses menuju Bandara Pongtiku dan jalur penghubung strategis antara wilayah Toraja dan Luwu.

Sementara itu, di wilayah tengah dan selatan, preservasi jalan dilakukan pada ruas-ruas penghubung Kabupaten Jeneponto dan Bantaeng, termasuk koridor Boro–Loka serta Sinoa–Bantaeng. Untuk kawasan metropolitan, pekerjaan mencakup ruas Parang Loe–Tamalanrea Raya hingga perbatasan Kabupaten Maros, batas Kota Makassar–Pamanjengan–Benteng Gajah, serta sejumlah ruas utama di pusat Kota Makassar seperti Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Dr. Ratulangi.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Gelar Job Fit untuk 32 Pejabat Eselon II, Perkuat Sistem Merit dan Reformasi Birokrasi

Secara keseluruhan, lingkup kegiatan dalam paket ini meliputi pekerjaan persiapan, penyusunan Detail Engineering Design (DED), pelaksanaan konstruksi fisik dengan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), serta pekerjaan pemeliharaan pascakonstruksi. Dari aspek teknis, pekerjaan diarahkan pada rekonstruksi jalan, pekerjaan berkala, dan pemeliharaan untuk memastikan fungsi layanan jalan tetap optimal dalam jangka panjang.

Melalui paket preservasi jalan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan peningkatan konektivitas antarwilayah, kelancaran distribusi barang dan jasa, serta penguatan aksesibilitas masyarakat. Program ini diharapkan mampu menjaga kemantapan infrastruktur jalan provinsi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Sulawesi Selatan.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2024 Kitasulsel