Connect with us

Kabupaten Sidrap

Wabup Sidrap Lepas Atlet Kempo, Bulutangkis, dan Petanque ke Pra Porprov 2025

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, melepas keberangkatan atlet cabang olahraga (cabor) kempo, bulutangkis, dan petanque untuk mengikuti Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) Sulsel 2025.

Pelepasan berlangsung di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Sidrap, dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Patriadi, Plt Kepala Dinas Pendidikan Sirajuddin, Plt Ketua KONI Sidrap Sahabuddin Pakkadja, serta ofisial tim.

Dalam sambutannya, Nurkanaah menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas semangat para atlet yang akan membawa nama daerah di ajang tersebut.

“Saya berharap para atlet dapat menampilkan kemampuan terbaik, menjaga sportivitas, dan mengutamakan kebersamaan. Tetap jaga kesehatan. Semoga perjuangan ini berbuah prestasi yang membanggakan,” ujarnya.

BACA JUGA  Bupati Syahar Rampungkan 106 Koperasi Merah Putih di Sidrap, Modal Awal Capai Rp3 Miliar per Desa dan Kelurahan

Ia juga menekankan agar setiap atlet fokus dan berkonsentrasi di bidangnya masing-masing demi mencapai target yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Kadisporapar Patriadi menjelaskan sebanyak 47 atlet yang dilepas menuju Pra Porprov. Cabor bulutangkis akan bertanding di Makassar, kempo di Maros, dan petanque di Bantaeng.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

BACA JUGA  Bupati Syahar Rampungkan 106 Koperasi Merah Putih di Sidrap, Modal Awal Capai Rp3 Miliar per Desa dan Kelurahan

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

BACA JUGA  Sidrap Dapat Pujian di Tengah Pengarahan Mendagri Terkait Dinamika Sosial Masyarakat
Continue Reading

Trending