Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Rujab Bupati Sidrap: Rumah yang Kini Bernapas Bersama Rakyat

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Di jantung Kota Pangkajene, berdiri megah rumah jabatan bupati Sidrap. Selama puluhan tahun, bangunan itu seperti dunia lain — tempat para pejabat, pertemuan resmi, dan tamu-tamu penting. Bagi warga biasa, pagar besi yang mengelilinginya adalah garis tak kasat mata yang mengatakan: “Hanya untuk yang berkepentingan.”

Namun, pagi itu, udara terasa berbeda. Dari gerbang besar yang terbuka lebar, tawa anak-anak, langkah riang peserta Gerak Jalan Indah, dan aroma kuliner rakyat bercampur jadi satu. Tak ada wajah kaku petugas yang menghalangi, tak ada rasa sungkan untuk melangkah masuk.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, berdiri di tengah halaman, menyapa setiap orang seperti menyambut tamu di rumah pribadinya. Ia menyalami peserta gerak jalan, berfoto bersama anak-anak sekolah, bahkan sempat bercanda dengan para pedagang kaki lima yang ikut meramaikan acara.

BACA JUGA  Sidrap Siap Jadi Tuan Rumah Silatnas Wahdah Islamiyah 2025

Bagi Jufri, warga Bampue berusia 49 tahun, momen ini adalah sejarah pribadi. Ia duduk di kursi depan Rujab, memandang sekeliling dengan mata berbinar.

“Saya lahir di Sidrap, tapi baru di era bupati ini saya bisa masuk Rujab tanpa larangan sedikit pun. Dulu hanya bisa lihat dari luar, sekarang bupati sendiri yang mengajak kami masuk, bahkan berbaur tanpa sekat,” ucapnya, suaranya mengandung rasa bangga dan haru.

Hari itu, rumah jabatan bukan lagi sekadar simbol kekuasaan. Ia menjadi tempat di mana rakyat merasa diundang, diakui, dan dirangkul. Pagar besi yang dulu membatasi, kini menjadi gerbang yang menyambut.

Dan mungkin, inilah makna kepemimpinan yang sesungguhnya: bukan hanya memerintah dari balik meja, tetapi hadir di tengah rakyat, membuka pintu, dan membiarkan rumah jabatan bernapas bersama denyut kehidupan masyarakatnya.

BACA JUGA  Bupati Sidrap: Aktivitas Tambang Harus Patuhi Regulasi dan Tidak Rugikan Masyarakat
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Ikuti Peresmian dan Groundbreaking Sekolah Rakyat Nasional

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, mengikuti peresmian dan groundbreaking pembangunan Sekolah Rakyat yang digelar secara nasional pada Senin (12/1/2026). Kegiatan tersebut diikuti secara daring dari Desa Mario, Kecamatan Kulo, yang menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sidrap.

Peresmian 166 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dari Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Pada kesempatan yang sama, pemerintah juga memulai groundbreaking pembangunan 104 Sekolah Rakyat permanen di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Sidrap.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Syaharuddin Alrif hadir bersama Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Kulo, serta sejumlah undangan lainnya.

BACA JUGA  Takbir Keliling di Kabupaten Sidrap Berlangsung Semarak,Warga:Terima Kasih Pak Bupati,”Masumange Kampong e”

Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi atas ditetapkannya Kabupaten Sidrap sebagai salah satu daerah penerima program pembangunan Sekolah Rakyat. Menurutnya, program ini merupakan peluang strategis untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Program Sekolah Rakyat ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pemerataan pendidikan. Tentu ini patut kita syukuri dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk masa depan generasi Sidrap,” ujar Syaharuddin.

Ia berharap kehadiran Sekolah Rakyat di Sidrap dapat menjadi tonggak penguatan pendidikan daerah sekaligus mendorong lahirnya sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di masa mendatang. Pada kesempatan tersebut, Bupati Syaharuddin juga menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah siswa Sekolah Rakyat yang mengikuti kegiatan peresmian secara daring.

BACA JUGA  Safari Ramadhan di Amparita, Toleransi dan Kebersamaan Terjalin Erat

Sementara itu, berdasarkan penjelasan teknis dari pihak pelaksana proyek, pembangunan Sekolah Rakyat di Sidrap direncanakan mencakup berbagai fasilitas pendidikan dan penunjang. Selain gedung sekolah, akan dibangun asrama putra dan putri untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, serta fasilitas pendukung lainnya yang dilaksanakan secara bertahap.

Penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sidrap ditargetkan rampung pada tahun 2026, sejalan dengan implementasi program Sekolah Rakyat secara nasional.

Continue Reading

Trending