Connect with us

Pemkot Makassar

Pemkot Makassar dan API Sulsel Bersinergi Jaga Toleransi

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Sulawesi Selatan, di Balai Kota Makassar, Rabu (13/08/2025).

Audiensi ini digelar dalam rangka silaturahmi sekaligus penyampaian program kerja organisasi.

Ketua API Sulsel, Pendeta Daniel Kusbin, menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya siap berkolaborasi dengan pemerintah kota untuk memperkuat iman dan membangun toleransi antar umat beragama di Makassar.

“Kami telah menyampaikan sejumlah program kerja yang akan dijalankan, di antaranya rapat kerja, seminar kepemimpinan, doa bagi kota dan bangsa, gerak jalan, dan seminar keluarga,” ujarnya.

Menurut Pendeta Daniel, penguatan iman di tingkat keluarga menjadi fondasi penting bagi perubahan kota. Kalau ingin kota berubah, keluarga harus diperkuat terlebih dahulu.

BACA JUGA  Kota Makassar Raih Penghargaan UHC Award 2026 Kategori Pratama dari Pemerintah Pusat

“Kami juga menginisiasi menara doa di Hotel Malio dan Pantai 12, sebagai wadah mendoakan kota agar aman dan diberkati Tuhan,” jelasnya.

Ia menambahkan, sinergi dengan Pemkot Makassar diharapkan dapat menguatkan toleransi antar umat beragama. Toleransi itu mutlak.

“Kita harus saling menghargai dan jangan ada diskriminasi. Negara kita adalah negara Pancasila yang menaungi semua agama,” imbuhnya.

“Kalau umat diberi kebebasan beribadah sesuai keyakinannya, kota akan diberkati. Tapi jika dipersulit, akan timbul kekacauan,” sambungnya.

Sedangkan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif ajakan kolaborasi tersebut. Ia berharap API Sulsel dapat ikut mengawal kerukunan, toleransi, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika di Makassar.

“Saya mengapresiasi komitmen Asosiasi Pendeta Indonesia dalam menjaga toleransi. Komunikasi dan kerja sama lintas agama akan menjadi kekuatan besar bagi Kota Makassar,” harap Munafri.(*)

BACA JUGA  Sebut Makassar Siap Hadapi Kekeringan, Danny: InsyaAllah Bisa Dihadapi
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Matangkan Persiapan IGS Diplomatic Tour 2026, Targetkan Kesan Mendalam bagi Delegasi Dunia

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali memimpin rapat lanjutan persiapan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour Makassar 2026 guna memastikan kesiapan Kota Makassar sebagai tuan rumah ajang diplomasi internasional tersebut.

Rapat yang digelar di Balaikota Makassar, Selasa (7/4/2026), menghadirkan lintas perangkat daerah untuk mematangkan konsep dan teknis pelaksanaan kegiatan.

Dalam arahannya, Munafri menegaskan bahwa IGS Diplomatic Tour merupakan momentum penting untuk menampilkan wajah Kota Makassar di mata dunia, khususnya di hadapan para duta besar dari berbagai negara.

“Kegiatan ini akan menjadi cerminan wajah Kota Makassar, khususnya Pemerintah Kota Makassar, kepada para duta besar negara-negara yang akan datang,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya menghadirkan pengalaman berkesan bagi para delegasi, sehingga kunjungan mereka tidak sekadar seremonial, tetapi meninggalkan cerita positif yang dapat dibawa kembali ke negara masing-masing.

BACA JUGA  Pasca Insiden 29 Agustus, Pemkot Makassar Prioritaskan Pemulihan dan Kesejahteraan Warga

“Saya mau ini ada sesuatu yang membuat mereka bisa bercerita lebih banyak dan punya kesan yang lebih baik, terutama dari sisi hospitality,” tegasnya.

Munafri juga mengarahkan agar jadwal kegiatan disusun lebih fleksibel agar para tamu dapat menikmati seluruh rangkaian acara tanpa terburu-buru. Ia turut menyoroti pentingnya peran Liaison Officer (LO) yang harus dibekali pemahaman menyeluruh tentang Kota Makassar.

Pada agenda welcoming dinner, ia menginginkan suasana yang hangat dan interaktif dengan sentuhan budaya lokal. Sementara pada investment forum, Munafri menegaskan pentingnya kesiapan proyek konkret yang siap ditawarkan kepada investor.

“Jangan hanya mempertemukan tanpa hasil. Kita harus siapkan peluang investasi yang jelas,” ujarnya.

BACA JUGA  Pemkot Naikkan Tunjangan Nakes dan Guru di Wilayah Kepulauan Makassar Hingga Rp2,5 Juta

Selain itu, ia juga menaruh perhatian pada detail penyajian kuliner dan pengalaman budaya, termasuk variasi menu serta kesesuaian dengan latar belakang budaya para delegasi.

Salah satu agenda unggulan yang menjadi sorotan adalah konsep Phinisi Sunset Sailing yang dinilai lebih efektif dan berkesan dibandingkan city tour dalam keterbatasan waktu.

“Kalau waktunya terbatas, lebih baik dimaksimalkan di kapal pinisi dengan konsep yang kuat dan berkesan,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa IGS Diplomatic Tour Makassar 2026 akan berlangsung selama tiga hari, pada 23–25 Mei 2026, dengan partisipasi hingga 30 negara. Peserta tidak hanya berasal dari negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), tetapi juga negara sahabat lainnya melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

BACA JUGA  Munafri Lepas Komunitas Brompton Day Out, Makassar Siap Sambut Ribuan Tamu

Melalui persiapan yang matang ini, Pemerintah Kota Makassar berharap pelaksanaan IGS 2026 tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga mampu memperkuat posisi Makassar sebagai kota strategis dalam diplomasi budaya dan ekonomi di tingkat global.

Continue Reading

Trending