Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Senam Massal dan Jalan Sehat Meriahkan HUT ke-63 PWRI Tingkat Provinsi di Sidrap

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Sidrap, dimeriahkan senam massal dan jalan sehat, Ahad pagi (27/7/2025).

Kegiatan diikuti anggota PWRI dari berbagai daerah di Sulsel. Senam massal berlangsung di pelataran Taman Usman Isa, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae.

Selanjutnya mereka berjalan menuju pelataran Monumen Ganggawa. Rute jalan sehat melintasi kawasan Car Free Day (CFD) Sidrap yang turut menambah semarak suasana.

Ketua PWRI Sulsel, H. Andi Syahriwijaya, melepas langsung peserta jalan sehat yang juga melibatkan masyarakat umum tersebut.

“Langkah sederhana seperti jalan sehat memiliki dampak besar dalam menjaga kebugaran dan semangat hidup sehat. Tapi lebih dari itu, ini juga momentum mempererat tali silaturahmi,” ungkapnya.

BACA JUGA  Safari Ramadhan di Amparita, Toleransi dan Kebersamaan Terjalin Erat

Sejumlah pejabat lingkup Pemkab Sidrap tampak hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Di antaranya Kepala Dinas Kominfo H. Bachtiar, Kadis Dukcapil Andi Patahangi, Kadis Porapar Patriadi, Kadisnakkan Suharya Angriani, Kepala Pelaksana BPBD Sudarmin, serta Plt. Kadis Dagrin Muhammad Basri. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

BUMDes Mattappae Sereang Kembangkan Bebek Petelur, Raup Omzet Jutaan Rupiah per Bulan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggenjot perekonomian masyarakat melalui penguatan usaha berbasis desa. Salah satu upaya nyata terlihat dari inovasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mattappae, Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, yang sukses mengembangkan unit usaha bebek petelur dengan omzet jutaan rupiah per bulan.

BUMDes Mattappae memanfaatkan dana desa secara produktif dengan fokus pada sektor ketahanan pangan. Melalui pengelolaan 300 ekor bebek petelur menggunakan sistem kandang kering, unit usaha ini mampu menghasilkan rata-rata 9 rak telur per hari.

Dengan harga jual Rp70 ribu per rak, BUMDes Mattappae mencatatkan pendapatan kotor sekitar Rp630 ribu per hari. Setelah dikurangi biaya operasional, estimasi pendapatan bersih mencapai sekitar Rp300 ribu per hari atau setara dengan omzet Rp9 juta per bulan.

BACA JUGA  Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah: 7 Ribu Anak Putus Sekolah Jadi PR, Siap Sekolahkan Lagi!

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, yang meninjau langsung unit usaha BUMDes Mattappae di Desa Sereang pada Rabu malam (28/1/2026), menyampaikan apresiasinya terhadap langkah inovatif tersebut. Menurutnya, pengembangan usaha bebek petelur merupakan contoh konkret penguatan ekonomi desa yang berkelanjutan.

“Usaha seperti ini sangat positif karena mampu menumbuhkan dan menambah pendapatan masyarakat Sidrap,” ujar Syaharuddin Alrif, yang akrab disapa Bupati SAR, saat berdialog dengan pengelola BUMDes Mattappae, Paida.

Lebih lanjut, Bupati SAR mendorong agar usaha bebek petelur tersebut tidak berhenti pada produksi telur semata, melainkan dikembangkan melalui hilirisasi agar nilai ekonominya semakin meningkat.

“Nilai tambah akan lebih besar jika dilakukan hilirisasi. Misalnya, telur hasil produksi ini dikelola lebih lanjut atau bekerja sama dengan pelaku usaha kue, sehingga menjadi produk olahan,” jelasnya.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Raih Penghargaan Nasional UHC 2026 Kategori Madya

Pengembangan BUMDes Mattappae ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi desa di Sidrap sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional berbasis potensi lokal. (*)

 

Continue Reading

Trending