NEWS
Wakil Ketua DPRD Sulsel Sorot Pertamina di RDP: 120 Pertashop Mangkrak, Hanya 7 Beroperasi, Jangan Rakyat Dibebani!
Kitasulsel–MAKASSAR Wakil Ketua DPRD Sulsel, Sufriadi Arif, meledak di tengah Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama perwakilan PT Pertamina (Persero), Rabu (24/7/2025).
Suasana rapat mendadak panas setelah ia melontarkan kritik pedas terhadap mandeknya program Pertashop yang disebut-sebut hanya menjadi proyek wacana selama empat tahun terakhir.
Dari 120 unit Pertashop yang tercatat, hanya tujuh yang mendapatkan Surat Keputusan (SK) operasional. Sisanya, mangkrak tanpa kejelasan. Ironisnya, menurut Sufriadi, Pertamina justru mengganti skema ke Pertashop Kompak dan membebani mitra dengan persyaratan teknis tambahan serta biaya besar.
“Dari 120 Pertashop, cuma 7 yang dapat SK. Lalu diganti jadi Pertashop Kompak, dan rakyat harus siapkan lagi ini-itu. Kalau sistemnya rusak, mestinya Pertamina yang siapkan alatnya, bukan rakyat yang disuruh cari sendiri!” semprot Sufriadi dengan suara meninggi.
Tak berhenti di situ, politisi PPP itu mengaku tahu siapa aktor-aktor di balik carut-marut distribusi dan pengadaan perangkat Pertashop.
“Saya tahu siapa pemainnya! Kalau saya bongkar, ini bisa heboh. Saya tahu alatnya ambil dari mana, dan bagaimana mereka main,” katanya lantang.
Pernyataan Sufriadi menyulut perhatian publik, mencerminkan betapa dalam kekecewaan parlemen terhadap kinerja Pertamina dalam menyelesaikan persoalan energi di tingkat desa.
Ia menegaskan, DPRD Sulsel tidak akan tinggal diam. Masalah ini akan dibawa ke tingkat pusat—termasuk ke SKK Migas dan Kementerian ESDM.
“Kami akan ke pusat. SKK Migas dan Kementerian ESDM harus kami datangi. Jangan rakyat terus yang dikorbankan,” tegasnya.
RDP ini sendiri merupakan buntut dari aspirasi yang disampaikan Asosiasi Sprindo Migas, yang menyoroti mangkraknya Pertashop di berbagai daerah. Program yang awalnya digadang-gadang sebagai solusi energi untuk desa justru tersendat akibat dugaan birokrasi rumit dan permainan di balik layar. (*)
NEWS
Ratusan Koper Jamaah Padati Kantor Pusat Annur Travel, Suasananya Bak Pemberangkatan Jamaah Haji
KITASULSEL—SIDRAP — Suasana berbeda tampak di Kantor Pusat Annur Travel menjelang keberangkatan Grup Akbar Umrah 26 Januari 2026. Ratusan koper jamaah tersusun rapi dan memenuhi area kantor, menghadirkan pemandangan yang tak ubahnya seperti pengumpulan koper jamaah haji di embarkasi.
Sejak pagi, keluarga jamaah silih berganti mengantar koper dan perlengkapan perjalanan. Aktivitas tersebut menciptakan atmosfer khidmat dan penuh haru, mencerminkan kesiapan jamaah Annur Travel dan PT Jenewa Rabbani Wisata (JRW) untuk berangkat menuju Baitullah.
Pemandangan ratusan koper seragam yang telah diberi identitas jamaah menjadi simbol tertibnya manajemen keberangkatan. Tim Annur Travel tampak melakukan pengecekan akhir terhadap koper dan perlengkapan jamaah guna memastikan seluruh barang terdata, aman, dan sesuai dengan standar perjalanan internasional.
Salah seorang anggota keluarga jamaah yang ikut mengantar koper mengaku terkesan dengan suasana yang tercipta.

“Ini yang istimewa dari Annur Travel, masumange sedding, karena suasananya betul-betul seperti antar jamaah haji,” ujarnya.
Manajemen Annur Travel memastikan seluruh aspek teknis keberangkatan telah dipersiapkan secara matang. Haerul, selaku Person In Charge (PIC) keberangkatan, menyebutkan bahwa armada transportasi menuju Makassar telah disiapkan secara khusus.
“Untuk keberangkatan ini, kami menyiapkan satu unit truk dan 10 unit mobil bus guna mengangkut jamaah beserta seluruh barang jamaah menuju Makassar. Alhamdulillah, semuanya sudah siap,” kata Haerul.
Ia menambahkan, kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen Annur Travel untuk memberikan rasa aman dan nyaman sejak dari daerah asal jamaah hingga tiba di Tanah Suci.
“InsyaAllah, dengan izin Allah semua sudah siap. Mohon doa dari semua pihak agar perjalanan jamaah diberikan kelancaran dan keselamatan,” tutupnya.
Keberangkatan Grup Akbar ini akan membawa 433 jamaah menuju Tanah Suci menggunakan penerbangan carter Lion Air Indonesia, yang selanjutnya akan bergabung dengan 317 jamaah Annur dan JRW yang telah lebih dahulu diberangkatkan. Secara keseluruhan, diperkirakan sekitar 2.000 jamaah Annur dan JRW akan berada di Makkah dan Madinah sepanjang Januari 2026.
Suasana pengumpulan koper yang menyerupai proses haji ini sekaligus menegaskan karakter Annur Travel sebagai penyelenggara umrah yang mengedepankan ketertiban, kesiapan teknis, dan pelayanan bermartabat, sehingga setiap tahapan perjalanan ibadah dapat dijalani jamaah dengan lebih tenang, khusyuk, dan penuh keyakinan.
-
Nasional7 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics1 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login