DISKOMINFO KAB SIDRAP
Kontingen Sidrap Siap Berlaga di Harganas Sulsel 2025
Kitasulsel–SIDRAP Kontingen Kabupaten Sidenreng Rappang siap berlaga pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2025. Kegiatan berlangsung di Kota Makassar, 27 dan 28 Juli 2025 mendatang.
Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Syahrul Mubarak melepas secara resmi kontingen tersebut di Baruga Kompleks SKPD, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Kamis (24/7/2025).
Turut hadir Plt. Sekretaris KB, Andi Indriyanti, Plt. Kabid KB/KS, Maryati, serta para kepala UPT KB Sidrap. Pelepasan ditandai dengan pengibaran bendera start di lapangan Kompleks SKPD.
Dalam sambutannya, Wabup mengingatkan peserta Harganas untuk membawa nama baik Kabupaten Sidrap selama mengikuti rangkaian kegiatan di tingkat provinsi.
“Bapak ibu adalah tonggak terdepan dalam memberikan penyuluhan kepada keluarga-keluarga di Sidrap, demi mempersiapkan generasi emas 2045 sebagaimana tujuan seratus tahun kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Wabup.
Ia menekankan peserta membawa semangat juang dan menjaga nama baik daerah selama mengikuti lomba, pameran, serta berbagai rangkaian kegiatan.
“Kita ingin selalu ada di depan. Saya berharap teman-teman memahami ini dan membawa dalam hati untuk menjadi yang terbaik mewakili Sidrap,” pesannya.
Sementara itu, Kadis Pengendalian Penduduk dan KB, Syahrul Mubarak, menyampaikan Harganas menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan bangsa.
“Harganas juga menjadi ajang edukasi masyarakat terkait program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana, agar keluarga lebih peduli pada kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan anggotanya,” jelas Syahrul.
Hal ini sejalan dengan Asta Cita nomor 4 tentang penguatan SDM, sains, pendidikan, kesehatan, kesetaraan gender, serta nomor 6 tentang pembangunan dari desa dan pemetaan ekonomi.
Adapun rangkaian kegiatan Harganas ke-32 tingkat Provinsi Sulsel meliputi:
• Jalan santai
• Pameran gelar dagang produk UPPKA dan UMKM
• Booth pelayanan
• Mekar KB Keren
• Area santai seru keluarga
• Sport session
• Malam gala dinner
• Opening ceremony
• Edutalk
• Perlombaan
• Kunjungan ke Kampung KB dan KRS
• Kuliah umum
• Launching Program Simponi Kren (Single Parent Membangun Potensi Anak Indonesia Kreatif dan Berencana). (*)
DISKOMINFO KAB SIDRAP
BUMDes Mattappae Sereang Kembangkan Bebek Petelur, Raup Omzet Jutaan Rupiah per Bulan
KITASULSEL—SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggenjot perekonomian masyarakat melalui penguatan usaha berbasis desa. Salah satu upaya nyata terlihat dari inovasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mattappae, Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, yang sukses mengembangkan unit usaha bebek petelur dengan omzet jutaan rupiah per bulan.
BUMDes Mattappae memanfaatkan dana desa secara produktif dengan fokus pada sektor ketahanan pangan. Melalui pengelolaan 300 ekor bebek petelur menggunakan sistem kandang kering, unit usaha ini mampu menghasilkan rata-rata 9 rak telur per hari.
Dengan harga jual Rp70 ribu per rak, BUMDes Mattappae mencatatkan pendapatan kotor sekitar Rp630 ribu per hari. Setelah dikurangi biaya operasional, estimasi pendapatan bersih mencapai sekitar Rp300 ribu per hari atau setara dengan omzet Rp9 juta per bulan.
Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, yang meninjau langsung unit usaha BUMDes Mattappae di Desa Sereang pada Rabu malam (28/1/2026), menyampaikan apresiasinya terhadap langkah inovatif tersebut. Menurutnya, pengembangan usaha bebek petelur merupakan contoh konkret penguatan ekonomi desa yang berkelanjutan.
“Usaha seperti ini sangat positif karena mampu menumbuhkan dan menambah pendapatan masyarakat Sidrap,” ujar Syaharuddin Alrif, yang akrab disapa Bupati SAR, saat berdialog dengan pengelola BUMDes Mattappae, Paida.
Lebih lanjut, Bupati SAR mendorong agar usaha bebek petelur tersebut tidak berhenti pada produksi telur semata, melainkan dikembangkan melalui hilirisasi agar nilai ekonominya semakin meningkat.
“Nilai tambah akan lebih besar jika dilakukan hilirisasi. Misalnya, telur hasil produksi ini dikelola lebih lanjut atau bekerja sama dengan pelaku usaha kue, sehingga menjadi produk olahan,” jelasnya.
Pengembangan BUMDes Mattappae ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi desa di Sidrap sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional berbasis potensi lokal. (*)
-
Nasional7 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics1 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login