Connect with us

Kabupaten Wajo

Bupati Wajo Dianugerahi Gelar Ayah GenRe 2025

Published

on

Kitasulsel–WAJO Suasana penuh semangat dan inspirasi menyelimuti Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Senin (14/7/2025), saat berlangsungnya Apresiasi Duta GenRe dan Jambore Ajang Kreativitas Tingkat Kabupaten Wajo Tahun 2025.

Kegiatan ini menjadi panggung bagi generasi muda Wajo untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan Generasi Berencana (GenRe) yang tangguh.

Bupati Wajo H. Andi Rosman hadir langsung dalam kegiatan ini, menyapa para peserta dengan penuh kehangatan dan motivasi. Di tengah acara, beliau menerima penghargaan sebagai Ayah GenRe Tahun 2025, sebuah bentuk pengakuan atas dedikasi dan peran aktifnya dalam mendukung pengembangan generasi muda di daerah.

“Generasi muda adalah aset besar bangsa dan daerah. Tugas kita bersama adalah mendampingi dan mempersiapkan mereka agar siap menghadapi masa depan dengan penuh percaya diri dan nilai-nilai positif,” ujar Bupati Wajo dalam sambutannya yang disambut antusias para peserta.

BACA JUGA  Pj Bupati Wajo Hadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektor Membahas Ranperda Tentang RDTR Kawasan Perkotaan

Penghargaan Ayah GenRe ini diberikan sebagai simbol keteladanan dan dukungan nyata dalam membentuk remaja yang sehat secara fisik, mental, dan sosial, serta mampu merencanakan masa depan dengan baik, termasuk dalam aspek pendidikan, karier, dan keluarga.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Wajo terus menegaskan komitmennya dalam membina generasi muda agar menjadi pribadi yang berkualitas, berdaya saing, dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya.

“Mari bersama Ayah dan Bunda GenRe, kita wujudkan Generasi Berencana yang siap menyongsong masa depan menuju Wajo Gemilang,” tutup Bupati dengan penuh optimisme. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Wajo

Dukung Sukses MQK 2025, Pemkab Wajo Perbaiki Akses Jalan Menuju Pesantren As’adiyah Macanang

Published

on

Kitasulsel–WAJO Suasana di sekitar Pesantren As’adiyah Macanang, Kecamatan Majauleng, mulai terasa berbeda. Aktivitas pembangunan jalan tengah berlangsung intensif, sebagai bagian dari persiapan menyambut hajatan besar: Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Nasional dan Internasional yang dijadwalkan berlangsung Oktober 2025 mendatang.

Tak tanggung-tanggung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo mengalokasikan anggaran sebesar Rp14 miliar untuk memperbaiki akses jalan sepanjang 6,4 kilometer, yang melintasi poros Buloe–Macanang hingga Macanang–Uraiyang. Langkah ini menjadi bukti keseriusan Pemkab dalam menyambut ribuan peserta dan pengunjung dari dalam maupun luar negeri.

Kepala Dinas PUPRP Wajo, Andi Pameneri, mengatakan bahwa infrastruktur menjadi salah satu faktor penting dalam kelancaran pelaksanaan MQK. “Perbaikan jalan ini sangat penting untuk memudahkan transportasi menuju lokasi acara. Kami pastikan pekerjaan ini rampung sebelum 1 Oktober 2025,” jelasnya. Jumat (1/8/2025)

BACA JUGA  Peresmian Gedung Baru UPT Puskesmas Tempe, PJ Bupati Wajo: Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan

Persiapan tidak hanya fokus pada infrastruktur. Di area pesantren, pembangunan auditorium baru juga tengah dikebut. Saddam Husain, salah satu staf Pesantren As’adiyah, menyampaikan optimisme bahwa tempat acara akan siap tepat waktu. “Kami berharap Presiden Prabowo Subianto bisa hadir langsung untuk membuka MQK tahun ini. Ini akan menjadi momen bersejarah bagi Kabupaten Wajo,” ucapnya.

Ajang MQK yang akan menghadirkan delegasi dari Malaysia, Brunei, Thailand, hingga Singapura ini bukan hanya soal perlombaan, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi dan promosi budaya Islam Nusantara ke kancah internasional.

Bupati Wajo, H. Andi Rosman, dalam beberapa kesempatan menegaskan komitmennya untuk menyukseskan perhelatan akbar ini. Tak hanya demi citra daerah, tapi juga untuk memberi dampak nyata bagi ekonomi masyarakat sekitar.

BACA JUGA  Pj Bupati Wajo Hadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektor Membahas Ranperda Tentang RDTR Kawasan Perkotaan

“MQK ini bukan hanya kegiatan seremonial, tapi momentum untuk menggerakkan ekonomi lokal dan mempererat hubungan antarbangsa melalui khazanah keilmuan pesantren,” ujar Bupati Rosman sebelumnya.

Dengan semangat gotong royong dan dukungan semua pihak, Pemkab Wajo optimis MQK 2025 akan berlangsung sukses dan menjadi kebanggaan daerah. (*)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2024 Kitasulsel