Connect with us

Pemkot Makassar

Munafri Arifuddin Dorong KNPI Jadi Penggerak Pembangunan Kota

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendorong Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Makassar untuk mengambil peran aktif dalam mendukung program strategis Pemerintah Kota.

Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) XVI KNPI Kota Makassar di Ruang Pola Kantor Balaikota Makassar, Jumat (27/6/2025).

Dalam sambutannya, Munafri yang akrab disapa Appi, menegaskan bahwa berbagai program pembangunan di Makassar saat ini sudah mulai berjalan dan membutuhkan sinergi dengan seluruh elemen pemuda.

“Saya berharap KNPI mampu melahirkan program-program yang berjalan beriringan dengan kebijakan Pemkot. Kehadiran KNPI sangat penting untuk memastikan pembangunan ini memberi dampak luas,” ujarnya.

Menurut Appi, potensi sumber daya manusia (SDM) pemuda Makassar yang tergabung dalam KNPI sangat besar. Karena itu, ia yakin organisasi kepemudaan ini bisa menjadi motor penggerak dalam mendukung visi Mulia 2025.

BACA JUGA  Pj Sekda Makassar Sambut Hangat Kunjungan Kerja Pemkab Bolaang Mongondow

“Saya tidak hanya ingin ini menjadi wacana semata. Saya percaya teman-teman di KNPI memiliki kemampuan untuk menggerakkan potensi anak muda jauh lebih optimal,” tegas Ketua DPD II Golkar Kota Makassar tersebut.

Ia juga mengingatkan bahwa saat ini telah banyak ruang yang terbuka bagi pemuda Makassar untuk berkarya dan berkontribusi, mulai dari jalur politik, usaha, dan sosial.

“Silakan memilih jalur masing-masing. Yang terpenting, tujuannya satu: memberi sumbangsih nyata terhadap pembangunan kota yang kita cintai bersama,” pesannya.

Sementara itu, Ketua KNPI Kota Makassar, Baso Muhammad Ikram, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan Wali Kota Makassar.

Ia menilai Rakerda menjadi momentum penting bagi konsolidasi ide, sekaligus penetapan langkah konkret organisasi ke depan.

BACA JUGA  Munafri Sampaikan Kesan Pertama Kali Jadi Irup Hari Kemerdekaan

Ikram juga menekankan bahwa KNPI akan terus menjalin sinergi dengan pemerintah dalam berbagai program pembangunan, serta memastikan peran pemuda Makassar semakin nyata di segala sektor.

“Kehadiran Pak Wali Kota menjadi energi baru bagi kami. Kolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar adalah kunci agar potensi pemuda bisa lebih tereksplorasi dan berdampak luas,” kata Ikram.

Rakerda XVI KNPI Kota Makassar ini diikuti jajaran pengurus dan perwakilan organisasi kepemudaan se-Kota Makassar. Agenda utama pertemuan adalah merumuskan program kerja prioritas serta memperkuat kolaborasi lintas sektor. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

LONTARA+ Antar Wali Kota Munafri Raih Golden Leader JMSI Award 2026

Published

on

KITASULSEL—SERANG — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali mengukir prestasi nasional. Kali ini, ia berhasil meraih Golden Leader Jaringan Media Siber (JMSI) Award 2026.

Munafri Arifuddin, S.H., yang akrab disapa Appi, merupakan Wali Kota Makassar periode 2025–2030 dan resmi dilantik pada 20 Februari 2025. Sebagai politikus sekaligus pengusaha, ia dikenal memiliki komitmen kuat dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik serta penguatan tata kelola pemerintahan yang modern dan responsif.

Bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Munafri meluncurkan program unggulan Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar (LONTARA+), sebuah super apps yang dirancang untuk mengintegrasikan seluruh layanan publik Kota Makassar dalam satu platform digital.

Melalui Blueprint LONTARA+, masyarakat kini dapat mengakses berbagai layanan pemerintahan secara lebih mudah, cepat, transparan, dan efisien.

Inovasi digital inilah yang mengantarkan Appi meraih penghargaan dari JMSI. Penganugerahan tersebut diterima oleh Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, yang mewakili Appi pada malam puncak HUT ke-6 JMSI di Hotel Horison Ultima Ratu, Serang, Banten, Minggu (8/2/2026).

BACA JUGA  Pemkot Makassar Larang Keras Pemasangan Reklame di Pohon, Siap Tindak Tegas Pelanggar

Aliyah mengaku bangga dan bersyukur atas penghargaan yang diberikan JMSI Pusat. Menurutnya, anugerah ini menjadi pelecut semangat untuk terus memaksimalkan layanan digital Kota Makassar melalui LONTARA+.

“Terima kasih kepada teman-teman JMSI. Apresiasi kepada Bapak Wali Kota ini tentu menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan maksimal bagi warga Kota Makassar,” ujar Aliyah usai menerima penghargaan.

Selain Wali Kota Makassar, sejumlah daerah lain di Indonesia juga menerima penghargaan atas inovasi dan kinerja masing-masing, termasuk Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman serta sejumlah kementerian.

Integrasi 358 Layanan Publik

LONTARA+ terus dikembangkan oleh Pemerintah Kota Makassar untuk menjawab berbagai kebutuhan layanan masyarakat. Selain layanan aduan, administrasi kependudukan, dan perizinan, LONTARA+ juga menyiapkan layanan untuk sektor pariwisata.

BACA JUGA  Danny Pomanto Harap Makassar dan Maniwa Jepang Berkolaborasi Wujudkan Kota Rendah Karbon

Aplikasi ini diposisikan sebagai program prioritas (flagship) Pemkot Makassar untuk periode 2025–2030 dan akan menjadi tulang punggung bagi berbagai program strategis lainnya. Saat ini, aplikasi LONTARA+ sudah dapat diunduh melalui Play Store.

Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Muhammad Roem, yang hadir mendampingi Aliyah, menjelaskan bahwa saat ini terdapat sedikitnya 358 aplikasi milik berbagai SKPD yang berjalan secara terpisah. Seluruh layanan tersebut kini diintegrasikan ke dalam satu aplikasi LONTARA+.

“LONTARA+ hadir untuk mengintegrasikan seluruh fungsi tersebut ke dalam satu aplikasi yang ringan, sehingga tidak membebani memori ponsel masyarakat, namun tetap mampu memberikan akses ke seluruh layanan kota,” jelas Roem.

LONTARA+ dirancang dengan tiga nilai utama. Pertama, keterjangkauan dan inklusivitas, di mana aplikasi ini dibuat agar dapat digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang belum terbiasa dengan teknologi digital.

BACA JUGA  Ketua Dekranasda Makassar Sebut Inovasi UMKM Kunci Hadapi Pasar Internasional

Kedua, kecepatan, yakni memangkas rantai antrean layanan publik yang selama ini menjadi keluhan warga. Ketiga, penyederhanaan prosedur yang biasanya panjang, seperti pengurusan KTP, KK, atau akta kelahiran, sehingga kini dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat.

Roem juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pusat.

“Terjalinnya hubungan yang baik antara pemerintah kota dengan JMSI, khususnya di Sulawesi Selatan, diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi demi kepentingan masyarakat luas,” lanjutnya.

Ketua JMSI Pusat, Teguh Santosa, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada pemerintah dan tokoh penting yang dinilai telah memberikan kinerja, inovasi, serta inspirasi bagi masyarakat.

“Awalnya terdapat banyak usulan yang didorong oleh teman-teman daerah. Kemudian kami melakukan kurasi untuk menentukan pihak yang paling tepat menerima penghargaan,” katanya. (*)

Continue Reading

Trending