Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Tabligh Akbar di Sidrap: Memperkuat Cinta untuk Palestina

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menghadiri Tabligh Akbar dan Kajian Akhir Zaman bertema “Sidrap Cinta Palestina”, Kamis (20/3/2025).

Kegiatan berlangsung di Masjid Raya Islamic Center Sidrap, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae.

Turut hadir Ketua TP PKK Sidrap, Haslindah Syaharuddin; Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah; Kepala Kemenag Sidrap, Muhammad Idris Usman; para asisten, kepala OPD, camat, serta perwakilan Polres dan Dandim 1420 Sidrap.

Dalam sambutannya, Bupati Sidrap menyampaikan terima kasih kepada ustaz yang hadir.

“Saya, Bupati Sidrap, juga pernah menjadi santri dan mempunyai komitmen wajib untuk menjamu dan menerima di rumah jabatan bupati setiap ulama berkunjung ke Sidrap, sebagai upaya ilmu yang dibawa ulama dapat menjadi berkah untuk masyarakat Kabupaten Sidrap,” ucapnya.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Kembali Raih Opini WTP ke-10 Berturut-turut dari BPK RI

Ia selanjutnya menyatakan, perjuangan rakyat Palestina sangat penting dan harus didukung.

“Kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap perjuangan rakyat Palestina sangat dibutuhkan,” tutur Syaharuddin.

Acara ini digelar oleh Sidrap Cinta Palestina (SCP) bersama pengelola Masjid Raya Islamic Center, didukung Pemkab Sidrap dan Kantor Kemenag Sidrap.

Ketua SCP, Ahmad Aswar, menyebut tabligh akbar menghadirkan Ustaz Zulkifli Muhammad Ali dari Parit Malintang, Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Dalam ceramahnya, Ustaz Zulkifli Muhammad Ali mengajak umat Islam memahami tanda-tanda akhir zaman dan membela kebenaran, termasuk peduli pada Palestina.

Acara juga diisi penggalangan donasi untuk Palestina yang disambut antusias jemaah. Kegiatan ditutup doa bersama untuk Palestina dan harapan agar Sidrap selalu dalam keberkahan. (*)

BACA JUGA  Bupati Sidrap Resmikan AJ Sport Apparel, Dorong Ekonomi Desa dan Produk Lokal
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Dinas Pendidikan Sidrap Luncurkan Enam Inovasi Digital, Perkuat Pelayanan Publik dan Tata Kelola Pendidikan

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) resmi meluncurkan enam inovasi daerah yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan tata kelola administrasi, serta pengelolaan data pendidikan yang lebih efektif, efisien, dan berbasis teknologi digital.

Enam inovasi tersebut merupakan hasil aktualisasi peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2025 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sidrap bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan.

Peluncuran inovasi ini menjadi bagian dari komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap dalam mendorong transformasi digital di sektor pendidikan sekaligus menghadirkan layanan publik yang semakin modern, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Inovasi pertama adalah DIGDAYA (Digitalisasi Data PAUD dan PNF Berdaya Guna) yang diinisiasi Rasmita Arsyad, S.Pd. Program ini menghadirkan sistem basis data terpadu atau single source of truth yang mengintegrasikan seluruh data Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Nonformal (PNF) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Ajak Masyarakat Salat Idulfitri Bersama di Stadion Ganggawa

Melalui DIGDAYA, diharapkan tidak lagi terjadi duplikasi maupun ketidaksinkronan data sehingga proses penyusunan kebijakan dapat dilakukan secara lebih akurat, cepat, dan terukur.

Inovasi kedua adalah PESONA (Pemanfaatan Media Sosial sebagai Media Edukatif Bidang PAUD dan PNF) yang diinisiasi Dian Mulyani, S.Pd. Inovasi ini memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat secara lebih efektif.

Selain memperluas jangkauan informasi, PESONA juga diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat literasi digital, serta mendukung pelayanan publik yang lebih inovatif.

Sementara itu, inovasi ketiga SEJARING (Sosialisasi Pengajuan SKMT Secara Daring) yang digagas Irfan S., S.Mat., memberikan kemudahan bagi guru dan tenaga kependidikan dalam proses pengajuan Surat Keterangan Melaksanakan Tugas (SKMT) sebagai salah satu syarat penerbitan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).

Melalui sistem daring, proses administrasi menjadi lebih mudah, cepat, efisien, dan transparan.

Inovasi berikutnya adalah SILABUS (Efisiensi Laporan Bulanan Sekolah) yang diinisiasi Gustiana, S.E. Sistem ini dirancang untuk menciptakan mekanisme pelaporan bulanan sekolah yang lebih efektif, terstandar, serta mengurangi penggunaan dokumen fisik.

BACA JUGA  Bappenas Tinjau Kemajuan Pertanian Sidrap, Syaharuddin Alrif Panen Padi dengan Combine Harvester

Dengan SILABUS, penyampaian laporan menjadi lebih cepat, meminimalkan keterlambatan, sekaligus meningkatkan kualitas data yang diterima oleh Dinas Pendidikan.

Selanjutnya, SIPAKADATA (Siap Pakai Data) Sarpras SMART (Sistem Mudah Akses dan Real-Time Terintegrasi) yang dikembangkan Hendra Karya YN, S.Kom., menghadirkan sistem pengelolaan data sarana dan prasarana pendidikan yang terintegrasi dan dapat diakses secara real-time.

Data yang akurat diharapkan menjadi dasar dalam menyusun perencanaan pembangunan pendidikan yang lebih tepat sasaran dan berbasis kebutuhan.

Adapun inovasi keenam adalah Sipindai QR Code (Sistem Pintar Data Inventaris Berbasis QR Code) yang diinisiasi Andi Risky Justi, A.Md.A.B. bersama Satriyani Saharuddin, A.Md.A.B.

Melalui pemanfaatan teknologi QR Code, sistem ini bertujuan menciptakan pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) yang lebih akuntabel, transparan, dan terdigitalisasi. Seluruh data aset kantor ditargetkan dapat terdokumentasi secara digital dan diakses secara real-time.

BACA JUGA  Gerak Jalan Santai di Pitu Riase, Wabup Sidrap Tekankan Kolaborasi Pendidik

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidrap, H. Sirajuddin, A.SP., M.Si., mengapresiasi lahirnya enam inovasi tersebut sebagai wujud kreativitas dan semangat perubahan dari para peserta Latsar CPNS.

“Inovasi ini merupakan kelanjutan dari inovasi yang lahir melalui pelaksanaan aktualisasi Pelatihan Dasar CPNS. Kami berharap seluruh inovasi yang telah dikembangkan dapat terus berkelanjutan, disempurnakan, dan memberikan dampak positif bagi organisasi, guru, tenaga kependidikan, maupun masyarakat luas,” ujarnya.

Menurut Sirajuddin, inovasi tidak hanya menjadi syarat dalam proses aktualisasi CPNS, tetapi juga harus mampu menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung percepatan transformasi digital di sektor pendidikan.

Dengan peluncuran enam inovasi tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidrap semakin menegaskan komitmennya untuk membangun tata kelola pendidikan yang modern, berbasis data, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi demi menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas bagi masyarakat.

Continue Reading

Trending