Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Sidrap Siap Amankan Mudik Lebaran, Operasi Ketupat Digelar 23 Maret hingga 4 April

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, bersama Kapolres Sidrap, AKBP Fantry Taherong, memimpin apel gelar pasukan Operasi Terpusat dengan sandi Ketupat 2025, Kamis (20/3/2025).

Apel berlangsung di halaman Mapolres Sidrap, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae.

Turut hadir perwakilan Kejari Sidrap, Kasi Intelijen Muslimin Lagalung, perwakilan Dandim 1420 Sidrap, para pejabat TNI-Polri, serta kepala perangkat daerah lingkup Pemkab Sidrap.

Apel tersebut digelar untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana (sarpras), sekaligus memperkuat sinergi dalam pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1446 H/2025 agar berjalan aman, tertib, dan lancar.

Membacakan amanat seragam Kapolri, Bupati menyampaikan Operasi Ketupat 2025 akan berlangsung mulai 23 Maret hingga 4 April 2025 dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”.

BACA JUGA  Safari Ramadhan di Amparita, Toleransi dan Kebersamaan Terjalin Erat

Fokus pengamanan meliputi arus lalu lintas, tempat ibadah, pusat keramaian, serta objek vital lainnya.

“Kami mengerahkan personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, petugas kesehatan, dan instansi terkait lainnya guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama mudik Lebaran,” ucap Bupati.

Ia juga berharap pelayanan yang ramah dan responsif menjadi prioritas. Petugas di lapangan diimbau tampil humanis, sigap memberikan edukasi, dan menyampaikan imbauan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat. “Di saat masyarakat menikmati libur Lebaran bersama keluarga, rekan-rekan tetap berdiri tegak memberikan pengamanan dan pelayanan.

Selamat bertugas dan tetap semangat. Jadikan pengabdian ini sebagai ladang ibadah untuk meraih rida dan keberkahan,” pesannya.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Tarawih di Desa Compong, Paparkan Program Pertanian dan Pembangunan Desa

Sebagai informasi, Operasi Ketupat merupakan agenda tahunan yang digelar serentak di seluruh Indonesia untuk memastikan perayaan Idulfitri berjalan aman, lancar, dan kondusif. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Setahun Kepemimpinan Syaharuddin–Nurkanaah, Wajah Baru Pembangunan Sidrap Mulai Terasa

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Setahun masa kepemimpinan Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah, menghadirkan wajah baru pembangunan yang mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.

Berbagai capaian strategis tidak hanya berhenti pada angka statistik, tetapi menjelma menjadi realitas nyata di tengah kehidupan warga. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Syaharuddin di hadapan awak jurnalis Sidrap saat memaparkan hasil kerja pemerintahannya selama satu tahun terakhir.

Menurutnya, masyarakat kini tidak sekadar mendengar angka, melainkan turut merasakan dampak perubahan tersebut dalam keseharian mereka.

Dalam kurun waktu satu tahun, Pemerintah Kabupaten Sidrap mencatatkan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 75,49 poin. Pertumbuhan ekonomi mencapai 7,71 persen—tertinggi di Sulawesi Selatan—sementara angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 4,91 persen.

Capaian tersebut diperkuat oleh sektor unggulan daerah, khususnya pertanian dan peternakan. Produksi pertanian melalui program IP300, seperti padi dan jagung, mengalami peningkatan signifikan. Di sektor peternakan, target lumbung telur 10 juta butir juga semakin mendekati realisasi, seiring penerapan etos kerja “SAROMASE”.

BACA JUGA  Safari Ramadhan di Amparita, Toleransi dan Kebersamaan Terjalin Erat

Pertumbuhan ini turut dirasakan langsung oleh masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan peternak. Bupati Syaharuddin menegaskan bahwa capaian ekonomi Sidrap merupakan hasil kerja nyata masyarakat.

“Ekonomi kita tumbuh dari kerja keras masyarakat—petani, peternak, dan pelaku UMKM. Bukan dari hal-hal negatif seperti yang selama ini disalahpahami,” tegasnya.

Meski demikian, Bupati juga mengakui adanya keterbatasan anggaran daerah. Ia menyebut APBD Kabupaten Sidrap belum mampu sepenuhnya membiayai seluruh program prioritas pembangunan.

Sebagai solusi, pemerintah daerah aktif melakukan strategi jemput bola dengan menjalin komunikasi dan lobi ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan hingga Pemerintah Pusat guna mendapatkan tambahan anggaran.

“Kalau hanya mengandalkan APBD, tidak semua program bisa kita wujudkan. Makanya kami aktif melobi ke provinsi dan pusat agar program-program prioritas ini tetap berjalan dan dirasakan masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA  Safari Ramadan di Watang Pulu, Syaharuddin Alrif: Saya Mau Sidrap Jadi Kabupaten Unggulan

Langkah tersebut terbukti mempercepat pembangunan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pertanian, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Keberhasilan ini juga didukung oleh gaya kepemimpinan yang aktif turun langsung ke lapangan. Sejak dilantik pada Februari tahun lalu, Bupati mengaku menghabiskan sekitar 60 persen waktunya di tengah masyarakat di 11 kecamatan, dan 40 persen lainnya untuk urusan administratif.

Pendekatan ini dinilai membuat kebijakan lebih tepat sasaran karena aspirasi masyarakat didengar langsung. Bahkan, pelayanan administrasi tetap berjalan tanpa batasan tempat, termasuk penandatanganan dokumen.

Sejumlah program prioritas pun telah berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, di antaranya:

BPJS gratis

Pendidikan unggulan

Pupuk lancar bagi petani

BACA JUGA  Hadiri Buka Puasa Bersama Jajaran Polres Sidrap,Bupati Syaharuddin Alrif:Komunikasi dan Kalaborasi Untuk Sidrap Lebih Maju

Listrik masuk sawah

Pembangunan jalan mulus

UMKM maju dan penciptaan lapangan kerja

Stabilitas harga komoditas pertanian

Penguatan peternakan dan perikanan

Sidrap bersih dan tangguh bencana

Kesejahteraan ASN dan perangkat desa

Pengembangan wirausaha generasi Z dan milenial

Seluruh program tersebut menjadi bagian dari visi besar pembangunan Sidrap dalam satu periode kepemimpinan.

Bupati Syaharuddin menegaskan bahwa capaian satu tahun ini hanyalah awal. Ia menargetkan pada akhir masa jabatannya, masyarakat Sidrap dapat merasakan peningkatan kesejahteraan yang signifikan dan merata.

“Di penghujung masa jabatan nanti, saya ingin melihat masyarakat Sidrap hidup lebih sejahtera, ekonomi meningkat, dan semua merasakan hasil pembangunan,” tutupnya.

Dengan semangat kerja yang mengedepankan keikhlasan, kedekatan dengan rakyat, serta strategi kolaborasi lintas pemerintahan, Sidrap kini melangkah pasti menuju masa depan yang lebih maju dan berdaya saing.

Continue Reading

Trending