Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Resmikan Pasar Swadaya Lawawoi di Momen Buka Puasa Bersama

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Pemerintah Kabupaten Sidrap menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama masyarakat Kecamatan Watang Pulu, Kamis (20/3/2025).

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum peresmian Pasar Lawawoi yang dibangun secara swadaya oleh asosiasi pedagang setempat.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, memimpin safari Ramadan tersebut. Ia disambut hangat masyarakat dengan antusiasme tinggi atas program pembangunan demi mewujudkan Sidrap yang maju dan sejahtera.

Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua TP PKK Sidrap, Haslindah Syaharuddin, unsur Forkopimda, para kepala OPD, camat, tokoh pemuda, dan tokoh agama.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada para pedagang yang berhasil membangun pasar tanpa dana pemerintah.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada tim yang telah bekerja keras sehingga pasar ini dapat kita resmikan bersama.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap dan Pemkot Kendari Teken MoU Kerja Sama Pangan, Perkuat Ketahanan Pangan Antarwilayah

Pasar ini murni hasil swakelola dari para pedagang, tanpa menggunakan dana pemerintah sepeser pun,” ujar Syaharuddin, disambut tepuk tangan para pedagang.

Pasar Lawawoi mulai dibangun pada Februari 2025 dan selesai dalam waktu singkat pada Maret 2025. Kini, pasar tersebut berdiri kokoh dengan fasilitas lebih modern dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.

Bupati berharap, pasar ini menjadi contoh bagi pembangunan lainnya di Sidrap.

“Ini merupakan metode baru dalam pembangunan, bahwa kita bisa membangun tanpa harus menunggu anggaran pemerintah, asalkan dilakukan dengan kerja tulus, ikhlas, dan penuh inovasi,” tambahnya.

Tak lupa, ia mengajak 442 pedagang bersama seluruh pihak untuk menjaga kebersamaan dan merawat pasar tersebut.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Ajak Masyarakat Salat Idulfitri Bersama di Stadion Ganggawa

“Jika kita semua bersatu dan menjaga kebersamaan, Insya Allah Sidrap akan terus diberkahi,” tutupnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Buka Daurah Nasional dengan Bahasa Arab, Jadi Sorotan Peserta dan Ulama

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Suasana berbeda mewarnai pembukaan Daurah Nasional atau Daurah Asatidzah yang berlangsung di Masjid Agung Pangkajene, Kabupaten Sidenreng Rappang, Minggu (21/6/2026). Ratusan peserta yang terdiri atas ulama, dai, asatidzah, dan tokoh agama dari berbagai daerah tampak memperhatikan dengan seksama saat Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, memulai sambutannya menggunakan bahasa Arab.

Momen tersebut menjadi perhatian tersendiri dalam forum ilmiah keagamaan bertema “Pilar-Pilar Kejayaan dan Keberkahan Sebuah Negeri”. Tidak seperti pembukaan kegiatan pada umumnya, Syaharuddin terlebih dahulu menyampaikan sambutan dalam bahasa Arab sebelum diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Cara penyampaian yang tidak biasa itu menghadirkan suasana yang lebih khidmat dan mendapat respons positif dari para peserta yang memadati kawasan Masjid Agung Pangkajene.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Sidak SD Negeri 1 Rijang Panua, Tekankan Kebersihan dan Pendidikan Karakter

Dalam sambutannya, Syaharuddin menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas kehadiran para ulama serta tenaga pendidik agama yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, keberadaan para guru dan pembimbing umat merupakan kehormatan besar bagi Kabupaten Sidenreng Rappang.

“Para guru yang hadir ini adalah kehormatan besar bagi Kabupaten Sidrap,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Daurah Nasional merupakan ruang strategis untuk memperkuat pemahaman keagamaan, membangun karakter umat, serta memperkokoh nilai-nilai moral dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah ulama nasional dan internasional sebagai pemateri, salah satunya Syaikh Nu’man bin Abdul Karim Al-Watr. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam menjaga arah pembangunan umat dan bangsa.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Ajak Masyarakat Salat Idulfitri Bersama di Stadion Ganggawa

Menurutnya, hubungan yang harmonis antara pemimpin dan ulama menjadi salah satu kunci terciptanya masyarakat yang kuat, berakhlak, dan penuh keberkahan.

Syaikh Nu’man juga mengutip pesan ulama terdahulu, Abdullah Ibnu Mubarak, yang menjelaskan bahwa kondisi masyarakat sangat dipengaruhi oleh kualitas hubungan antara pemimpin dan ulama. Ketika keduanya berjalan dalam kebaikan, dampaknya akan dirasakan secara luas dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.

Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana di dalam Masjid Agung Pangkajene terpantau tertib dan penuh kekhusyukan. Para peserta mengikuti setiap sesi kajian dengan antusias, mencerminkan tingginya semangat menuntut ilmu dan memperkuat wawasan keislaman.

Selain menjadi forum kajian ilmiah keagamaan, Daurah Nasional juga memperlihatkan eratnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan kalangan ulama dalam memperkuat pembangunan berbasis nilai-nilai spiritual dan pendidikan keagamaan.

BACA JUGA  Ledakan Event di Sidrap Dongkrak Ekonomi Lokal, Investor Besar Mulai Melirik

Momen pembukaan oleh Bupati Sidrap yang diawali dengan bahasa Arab menjadi salah satu peristiwa yang paling banyak diperbincangkan selama pelaksanaan Daurah Nasional tahun ini. Bagi banyak peserta, cara tersebut tidak hanya menunjukkan penghormatan terhadap forum keilmuan Islam, tetapi juga menambah kekhidmatan acara yang dihadiri para ulama dan asatidzah dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan Daurah Nasional di Sidrap diharapkan terus menjadi wadah penguatan ilmu syar’i, ukhuwah Islamiyah, serta sinergi antara ulama dan pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, berilmu, dan berkarakter.

Continue Reading

Trending