Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Dorong Percepatan Akses Keuangan, Wabup Sidrap Ikuti Rapat TPAKD Sulsel 2025

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Percepatan akses keuangan menjadi perhatian utama dalam pembangunan daerah. Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya ini, Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, menghadiri Rapat Wilayah Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025, Senin (17/3/2025)

Pada acara yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel ini, Nurkanaah didampingi Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sidrap, Rimba Najamuddin.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman memimpin rapat yang diikuti bupati dan wali kota se-Sulsel, serta perwakilan instansi terkait. Agenda utama pertemuan yaitu optimalisasi program kerja TPAKD Sulsel 2025 guna meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Gubernur Sulsel menekankan pentingnya sinergi antar pemerintah daerah dalam mempercepat inklusi keuangan. “Dengan kolaborasi yang kuat, kita bisa memastikan akses keuangan yang lebih luas bagi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM,” ujarnya.

BACA JUGA  Safari Ramadhan di Amparita, Toleransi dan Kebersamaan Terjalin Erat

Wabup Sidrap, Nurkanaah, menyatakan komitmen Sidrap dalam mendukung program ini. Ia pun menegaskan Pemerintah Kabupaten Sidrap siap bersinergi dengan berbagai pihak untuk memperluas akses keuangan, khususnya bagi masyarakat.

Rapat ini juga menjadi ajang diskusi mengenai strategi penguatan sektor keuangan daerah, diikuti oleh Forkopimda Sulsel, instansi vertikal, dan Tim TPAKD kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

Diharapkan, hasil pertemuan ini dapat mendorong kebijakan yang lebih efektif dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Sulsel, termasuk di Kabupaten Sidrap. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

BUMDes Mattappae Sereang Kembangkan Bebek Petelur, Raup Omzet Jutaan Rupiah per Bulan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggenjot perekonomian masyarakat melalui penguatan usaha berbasis desa. Salah satu upaya nyata terlihat dari inovasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mattappae, Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, yang sukses mengembangkan unit usaha bebek petelur dengan omzet jutaan rupiah per bulan.

BUMDes Mattappae memanfaatkan dana desa secara produktif dengan fokus pada sektor ketahanan pangan. Melalui pengelolaan 300 ekor bebek petelur menggunakan sistem kandang kering, unit usaha ini mampu menghasilkan rata-rata 9 rak telur per hari.

Dengan harga jual Rp70 ribu per rak, BUMDes Mattappae mencatatkan pendapatan kotor sekitar Rp630 ribu per hari. Setelah dikurangi biaya operasional, estimasi pendapatan bersih mencapai sekitar Rp300 ribu per hari atau setara dengan omzet Rp9 juta per bulan.

BACA JUGA  BNNK Sidrap Segera Dibentuk, Bupati Syaharuddin Dukung Penuh

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, yang meninjau langsung unit usaha BUMDes Mattappae di Desa Sereang pada Rabu malam (28/1/2026), menyampaikan apresiasinya terhadap langkah inovatif tersebut. Menurutnya, pengembangan usaha bebek petelur merupakan contoh konkret penguatan ekonomi desa yang berkelanjutan.

“Usaha seperti ini sangat positif karena mampu menumbuhkan dan menambah pendapatan masyarakat Sidrap,” ujar Syaharuddin Alrif, yang akrab disapa Bupati SAR, saat berdialog dengan pengelola BUMDes Mattappae, Paida.

Lebih lanjut, Bupati SAR mendorong agar usaha bebek petelur tersebut tidak berhenti pada produksi telur semata, melainkan dikembangkan melalui hilirisasi agar nilai ekonominya semakin meningkat.

“Nilai tambah akan lebih besar jika dilakukan hilirisasi. Misalnya, telur hasil produksi ini dikelola lebih lanjut atau bekerja sama dengan pelaku usaha kue, sehingga menjadi produk olahan,” jelasnya.

BACA JUGA  Kebersamaan Ramadan, Bupati dan Wabup Sidrap Berbuka Puasa di Islamic Center

Pengembangan BUMDes Mattappae ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi desa di Sidrap sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional berbasis potensi lokal. (*)

 

Continue Reading

Trending