Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Wujud Komitmen Terhadap Pelayanan Publik,Bupati Sidrap Resmikan Kantor Desa Buntu Buangin

Published

on

Kitasulsel—SIDRAP – Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, meresmikan kantor Desa Buntu Buangin, Kecamatan Pitu Riase, Sidrap, pada Senin (10/3/2025). Peresmian ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan pelayanan masyarakat di tingkat desa.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, Kapolres Sidrap AKBP Dr. Fantry Taherong, Kajari Sidrap Sutikni, Sekda Sidrap Andi Rahmat, serta sejumlah kepala dinas, badan pemerintahan, camat, dan kepala desa se-Kabupaten Sidrap.

Bupati Syaharuddin Alrif disambut meriah dengan tarian Pandduppa, simbol penghormatan bagi tamu kehormatan di Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa peresmian kantor desa ini merupakan bukti komitmen pemerintah dalam meningkatkan pelayanan publik di wilayah pedesaan.

BACA JUGA  Dorong Percepatan Akses Keuangan, Wabup Sidrap Ikuti Rapat TPAKD Sulsel 2025

“Peresmian kantor desa ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari upaya kita untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan fasilitas yang lebih baik, kita berharap urusan administrasi desa bisa berjalan lebih cepat dan efektif,” ujarnya.

Ia juga berharap kantor desa yang baru ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh aparat desa untuk melayani masyarakat dengan lebih baik.

“Saya berharap kantor desa ini tidak hanya menjadi tempat bekerja aparat desa, tetapi juga pusat pelayanan bagi warga. Pemerintah desa harus lebih proaktif dalam melayani kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, Bupati Sidrap menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur desa, termasuk kantor desa, merupakan bagian dari visi besarnya untuk mendorong kemajuan Sidrap secara merata, terutama di daerah pelosok seperti Pitu Riase.

BACA JUGA  Sinergi Lintas Sektoral Siap Amankan Idul Fitri 1446 H di Sidrap

Dengan diresmikannya kantor Desa Buntu Buangin, diharapkan masyarakat setempat mendapatkan manfaat langsung dalam hal pelayanan administrasi dan pembangunan desa yang lebih baik. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

BUMDes Mattappae Sereang Kembangkan Bebek Petelur, Raup Omzet Jutaan Rupiah per Bulan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggenjot perekonomian masyarakat melalui penguatan usaha berbasis desa. Salah satu upaya nyata terlihat dari inovasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mattappae, Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, yang sukses mengembangkan unit usaha bebek petelur dengan omzet jutaan rupiah per bulan.

BUMDes Mattappae memanfaatkan dana desa secara produktif dengan fokus pada sektor ketahanan pangan. Melalui pengelolaan 300 ekor bebek petelur menggunakan sistem kandang kering, unit usaha ini mampu menghasilkan rata-rata 9 rak telur per hari.

Dengan harga jual Rp70 ribu per rak, BUMDes Mattappae mencatatkan pendapatan kotor sekitar Rp630 ribu per hari. Setelah dikurangi biaya operasional, estimasi pendapatan bersih mencapai sekitar Rp300 ribu per hari atau setara dengan omzet Rp9 juta per bulan.

BACA JUGA  Kunjungan Bupati Sidrap ke Wamenparekraf: Perkuat Sinergi Lama, Bahas Wisata Geothermal hingga Kuliner

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, yang meninjau langsung unit usaha BUMDes Mattappae di Desa Sereang pada Rabu malam (28/1/2026), menyampaikan apresiasinya terhadap langkah inovatif tersebut. Menurutnya, pengembangan usaha bebek petelur merupakan contoh konkret penguatan ekonomi desa yang berkelanjutan.

“Usaha seperti ini sangat positif karena mampu menumbuhkan dan menambah pendapatan masyarakat Sidrap,” ujar Syaharuddin Alrif, yang akrab disapa Bupati SAR, saat berdialog dengan pengelola BUMDes Mattappae, Paida.

Lebih lanjut, Bupati SAR mendorong agar usaha bebek petelur tersebut tidak berhenti pada produksi telur semata, melainkan dikembangkan melalui hilirisasi agar nilai ekonominya semakin meningkat.

“Nilai tambah akan lebih besar jika dilakukan hilirisasi. Misalnya, telur hasil produksi ini dikelola lebih lanjut atau bekerja sama dengan pelaku usaha kue, sehingga menjadi produk olahan,” jelasnya.

BACA JUGA  Wakil Bupati Sidrap Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Nasional Bersama Mendagri

Pengembangan BUMDes Mattappae ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi desa di Sidrap sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional berbasis potensi lokal. (*)

 

Continue Reading

Trending