Kabupaten Sidrap
Dorong Pertumbuhan Sektor Peternakan, Bupati Terpilih Sidrap Kunjungi Peternakan Ayam di Allakuang dan Tanete
Kitasulsel–SIDRAP Bupati terpilih Sidrap, H. Syaharuddin Alif, mengunjungi peternakan ayam petelur di wilayah Allakuang dan Tanete, Kecamatan Maritenggae, Sidrap, pada Selasa (11/2/2024).
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung perkembangan sektor peternakan yang menjadi salah satu sumber utama pendapatan warga Sidrap.
Saat ini, populasi ternak di Sidrap mencapai 4 juta ekor ayam, dan jumlahnya terus berkembang.
Syaharuddin mengapresiasi para peternak yang telah berkontribusi dalam meningkatkan produksi telur, yang tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal tetapi juga berpotensi untuk pasar yang lebih luas.
Ia menegaskan pentingnya dukungan dari pemerintah daerah untuk meningkatkan jumlah peternak serta memperluas skala usaha mereka.
Ke depan, Syaharuddin berencana mendorong pertumbuhan populasi ternak di Sidrap, tidak hanya ayam petelur, tetapi juga bebek, sapi, dan walet.
Ia mencontohkan model usaha milik H. Rahim, yang memanfaatkan lahan sawahnya untuk peternakan ayam, sehingga menciptakan kombinasi usaha yang produktif.
Ia optimistis, dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, dalam lima tahun ke depan jumlah ternak di Sidrap bisa meningkat dari 4 juta ekor menjadi 10 juta ekor.
Sektor pertanian dan peternakan diharapkan terus berkembang sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat Sidrap. (*)
Kabupaten Sidrap
Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak
KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.
Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.
Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.
“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.
Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.
“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.
Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.
Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)
-
Nasional8 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics1 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login