Connect with us

NEWS

Pembangunan Stadion Sudiang Dimulai 2025, Anggaran Sudah Siap

Published

on

Kitasulsel–Makassar Wakil Ketua Komisi V DPR, Andi Iwan Darmawan Aras, memastikan pembangunan fisik Stadion Sudiang akan dimulai pada tahun 2025.

Katanya, saat ini, tahap perencanaan sudah berjalan dan akan rampung tahun ini.

“Alhamdulillah, setelah rapat kami dengan Menteri PUPR, perencanaan pembangunan stadion sudah berjalan di 2024, dan insyaallah pembangunan fisiknya dimulai tahun depan,” ujar Andi Iwan, Minggu (17/11/2024).

Anggaran pembangunan stadion telah disiapkan oleh Kementerian PUPR melalui APBN 2025.

Tahap perencanaan sedang diselesaikan untuk memastikan proyek ini dapat berjalan sesuai jadwal.

Sementara itu, Kepala Bappeda Makassar, Andi Zulkifli Nanda, menegaskan bahwa Pemkot Makassar tetap mendukung penuh pembangunan stadion ini.

Ia menyebut, meskipun belum ada kepastian pelaksanaan dari pihak provinsi, Pemkot tetap mengalokasikan anggaran untuk pembangunan akses jalan melalui APBD Pokok 2025.

BACA JUGA  Jusuf Kalla Kembali Terpilih Jadi Ketua Umum Palang Merah Indonesia

“Kami tetap mengusulkan anggaran di APBD Pokok 2025 untuk akses jalan ini. Jika belum ada informasi dari provinsi bahwa pembangunan stadion dibatalkan, kami tetap melanjutkan rencana ini,” kata Zulkifli.

Dukungan juga datang dari Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto juga terus mengalir.

“Berkomitmen memasukkan anggaran jalan stadion ke dalam APBD untuk mendukung pembangunan ini,” tambahnya.

Proyek ini diharapkan menjadi salah satu tonggak pengembangan infrastruktur olahraga di Makassar, memperkuat fasilitas publik dan mendukung kegiatan olahraga di Sulawesi Selatan. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Pemerintah Segera Luncurkan Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Pemerintah memastikan akan segera meluncurkan motor listrik nasional hasil karya anak bangsa sebagai bagian dari upaya memperkuat industri kendaraan listrik sekaligus mendukung transisi energi di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/7). Meski demikian, Prasetyo belum mengungkapkan jadwal pasti peluncuran kendaraan listrik tersebut.

 

“Kalau berkenaan dengan motor listrik nasional, nanti pada waktunya akan kami sampaikan. Dalam waktu dekat mungkin akan ada semacam launching motor listrik nasional hasil karya anak bangsa,” ujar Prasetyo.

Menurutnya, kehadiran motor listrik nasional menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk mengembangkan teknologi dan industri otomotif sendiri apabila didukung tekad dan kemauan yang kuat.

BACA JUGA  Menag Minta Tim Hisab Rukyat Jadi Jembatan Persatuan Umat Jelang Sidang Isbat Iduladha 1447 H

Ia menilai berbagai tantangan yang masih dihadapi dalam pengembangan kendaraan listrik merupakan hal yang wajar dan dapat terus disempurnakan melalui kolaborasi berbagai pihak.

“Ini membuktikan bahwa sesungguhnya kalau kita memiliki kehendak, kalau kita memiliki keinginan, bangsa Indonesia akan mampu mencapainya. Bahwa mungkin masih ada sedikit kekurangan, ya mari itu bersama-sama kita perbaiki,” katanya.

Prasetyo menegaskan, pengembangan motor listrik nasional bukan hanya bertujuan meningkatkan daya saing industri otomotif dalam negeri, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM) berbasis fosil.

Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik diharapkan dapat menekan konsumsi BBM sekaligus mempercepat agenda transisi energi menuju sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

BACA JUGA  Carter Satu Pesawat, JRW Berangkatkan 433 Jamaah Umroh ke Tanah Suci

“Ini tidak sekadar mengenai kemampuan kita memproduksi mobil atau motor listrik nasional. Ini kan bagian juga dari kita mengurangi ketergantungan terhadap konsumsi BBM berbasis fosil,” ujarnya.

Ia menambahkan, setiap kemajuan di sektor kendaraan listrik akan memberikan dampak yang luas, mulai dari penguatan industri nasional hingga peningkatan ketahanan energi Indonesia.

“Sebuah prestasi itu tidak berdiri sendiri, juga tidak sekadar memberi efek atau impact di dunia otomotif, tetapi juga membawa pengaruh kepada konsumsi bahan bakar kita yang berbasis fosil sehingga kita bisa mengurangi ketergantungan BBM kita,” tandas Prasetyo.

Peluncuran motor listrik nasional ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam pengembangan industri kendaraan listrik Indonesia sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem transportasi yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan.

BACA JUGA  Jusuf Kalla Kembali Terpilih Jadi Ketua Umum Palang Merah Indonesia
Continue Reading

Trending