Connect with us

Pemkot Makassar

Pjs Wali Kota Arwin Azis Ikut Meriahkan Jalan Sehat HUT Sulsel Bersama Pj Gubernur Prof Zudan dan Ribuan Masyarakat

Published

on

Kitasulsel–Makassar Pjs Wali Kota Makassar Andi Arwin Azis ikut memeriahkan Jalan Sehat memperingati HUT Sulsel ke-355 di Monumen Mandala, Minggu, 13 Oktober 2024.

Arwin mendampingi Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakhrulloh dan seluruh Forkopimda beserta ribuan masyarakat yang memadati lokasi acara.

Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan mengaku merasa senang dengan kekompakan, keharmonisan yang ditunjukkan Forkopimda Sulsel juga warga Kota Makassar.

Bahkan, dia menyebut peserta yang hadir memecahkan rekor MURI jalan sehat.

“Provinsi bersama kabupaten/kota bergerak serentak olahraga pagi jalan sehat dalam rangka HUT Sulsel 355 dan memecahkan rekor muri. Ini peserta terbanyak seluruh Indonesia lebih 534 ribu peserta,” kata Zudan pada sela-sela acara.

BACA JUGA  PKS Jadi Mitra Strategis, Munafri Dorong Kolaborasi Bangun Makassar

“Saya merasa senang sekali dan memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh lapisan masyarakat,” tambah Zudan.

Juga kepada para kepala daerah dan Forkopimda yang turut meramaikan jalan sehat HUT Sulsel ini.

Itu, lanjut dia, menunjukkan Sulsel bergerak kompak dan tentunya mengokohkan Sulsel sebagai daerah rukun karena semuanya bisa bergerak serentak.

Sementara itu, Arwin Azis yang turut hadir mengapresiasi Pemprov Sulsel karena memfasilitasi masyarakat dalam berolahraga.

Dia bahagia, lantaran makin banyak kegiatan olahraga di Makassar. Olehnya masyarakat secara fisik pun menjadi sehat.

“Kita bersyukur karena olahraga sudah menjadi gaya hidup sehat di masyarakat,” kata Arwin diwawancarai saat mengikuti Jalan Sehat, di Monumen Mandala, pagi tadi.

BACA JUGA  1.000 Petugas Kebersihan Makassar Terima Paket Sembako, Wali Kota Munafri Arifuddin Apresiasi HDCI dan Ucapkan Terima Kasih

Apalagi, lanjut dia, bukan hanya manfaat fisik dan kebugaran yang diperoleh warga tetapi juga manfaat ekonomi.

“Tentunya dengan kegiatan seperti ini mendapatkan banyak manfaat dari sisi ekonomi,” tambahnya.

Dengan begitu, dia berharap sinergitas dengan seluruh stakeholder dan unsur-unsur pemerintah tetap terjaga agar kegiatan seperti itu berjalan berkelanjutan. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Perkuat Peran Imam, Gelar Coaching Clinic untuk Standarisasi Ibadah

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat kembali ditunjukkan secara nyata. Salah satunya melalui peningkatan kapasitas imam masjid yang dinilai memiliki peran strategis dalam membimbing masyarakat.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Coaching Clinic Imam Rawatib yang digelar di Masjid Agung 45, Jalan Urip Sumoharjo, Selasa (17/3/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Bosowa Peduli.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa, Founder Bosowa Corporindo Aksa Mahmud, serta Kepala Bagian Kesra Kota Makassar Muhammad Syarif. Ratusan imam dari berbagai wilayah di Makassar tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa imam memiliki peran penting, tidak hanya sebagai pemimpin salat, tetapi juga sebagai teladan dalam kehidupan keagamaan masyarakat.

BACA JUGA  Munafri-Aliyah & Gubernur Sulsel Serahkan Santunan ke Keluarga ASN Korban di DPRD

“Imam adalah teladan, karena itu kapasitasnya harus terus ditingkatkan, baik dari sisi ilmu, praktik, maupun kesiapan dalam memimpin pelaksanaan salat berjamaah,” ujarnya.

Menurutnya, imam yang berkualitas akan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas jamaah dan menjadikan masjid sebagai pusat peradaban umat. Ia juga menekankan pentingnya keseragaman dalam praktik imamah, mengingat masih adanya perbedaan tata cara di sejumlah masjid.

Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari pemahaman fiqih imamah, tata cara salat sesuai sunnah, hingga penanganan persoalan teknis dalam salat berjamaah. Selain itu, peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an, khususnya aspek tajwid dan makhraj, juga menjadi fokus utama.

Program ini diharapkan mampu mendorong standarisasi bacaan dan praktik salat di seluruh masjid di Kota Makassar, sehingga pelayanan ibadah menjadi lebih berkualitas dan menenangkan bagi jamaah.

BACA JUGA  PKS Jadi Mitra Strategis, Munafri Dorong Kolaborasi Bangun Makassar

Munafri juga menegaskan bahwa masjid harus menjadi ruang interaksi sosial, bukan sekadar tempat ibadah ritual. Ia mendorong imam untuk berperan aktif dalam menyelesaikan persoalan umat di tengah masyarakat.

Kegiatan ini diikuti sekitar 500 imam rawatib dari total sekitar 1.300 imam di Makassar. Tingginya partisipasi menjadi indikator kuatnya antusiasme sekaligus kebutuhan akan pembinaan berkelanjutan.

Selain itu, Munafri juga menyoroti pentingnya menjadikan masjid sebagai ruang ramah anak guna membentuk generasi Qur’ani menuju visi Indonesia Emas 2045. Ia pun mendorong regenerasi imam agar kualitas kepemimpinan ibadah tetap terjaga di masa depan.

Sementara itu, Aksa Mahmud dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan kompetensi imam sebagai bagian dari pembangunan kualitas masyarakat. Ia juga mengajak para imam untuk saling mengoreksi demi perbaikan bersama.

BACA JUGA  Dorong Kepedulian Sosial, Munafri Target Khitanan Gratis hingga Kepulauan

“Kita ingin memberi kesan bahwa imam-imam di Makassar memiliki bacaan Al-Qur’an yang baik dan benar. Karena itu, penting untuk terus saling mengingatkan,” ujarnya.

Ia turut mengapresiasi langkah Pemkot Makassar dan berharap pembinaan imam tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan terus berlanjut secara konsisten.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para imam tidak hanya semakin kompeten dalam memimpin ibadah, tetapi juga mampu memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat dan solusi sosial di tengah masyarakat

Continue Reading

Trending