Connect with us

OLAHRAGA

Shin Tae-yong Matangkan Persiapan Timnas Indonesia

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Timnas Indonesia menggelar latihan di lapangan A Senayan, Jakarta, Sabtu (31/8). Latihan ini sebagai persiapan mengikuti ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Arab Saudi (5/9) dan Australia (10/9) mendatang .

Latihan dipimpin langsung pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong dan dimulai pukul 16.00 WIB. Sebanyak 11 dari 12 pemain tampak antusias dan semangat mengikuti latihan.

“Pemain yang ada di sini dalam keadaan baik. Hanya Adi Satryo yang izin tadi untuk menjaga istrinya yang akan melahirkan. Materi latihan selama di Jakarta kami melihat kondisi pemain dan intensitas latihan tidak tinggi,” Shin Tae-yong.

Kiper Muhammad Adi Satryo izin tidak ikut latihan hari ini karena mendampingi sang istri mempersiapkan kelahiran sang buah hati. Adi Satryo tetap dibawa pelatih Shin Tae-yong dan tim bertolak menuju Arab Saudi pada Minggu (1/9).

BACA JUGA  PSM Makassar Dedikasikan Kemenangan atas Persis Solo kepada M Arfan dan Reza Arya

Untuk para pemain abroad, kata Shin, mereka bertolak dari tempatnya masing-masing dan tiba di Jeddah, Arab Saudi pada tanggal 1 dan 2 September.

Para pemain abroad itu di antaranya Maarten Paes (FC Dallas), Justin Hubner (Wolves U-21), Jay Idzes (Venezia), Shayne Pattynama (KAS Eupen) dan Pratama Arhan (Suwon FC)

Lalu Sandy Walsh (KV Mechelen), Asnawi Mangkualam Bahar (Port FC), Nathan Tjoe-A-On (Swansea City), Calvin Verdonk (NEC Nijmegen), Thom Haye (-), Ragnar Oratmangoen (FCV Dender), Rafael Struick (ADO Den Haag).

Shin Tae-yong menambahkan dirinya berusaha agar Indonesia mendapatkan hasil terbaik melawan Arab Saudi termasuk saat melawan Australia. Pertemuan dengan Arab Saudi digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Kamis (5/9).

BACA JUGA  PSM Makassar Pepet Persib Bandung di Puncak Klasemen Liga 1, PSBS Biak dan Persis Solo Juru Kunci

“Memang persiapan harus baik. Apalagi ini pertama kali kita ke babak ketiga, artinya kita harus lebih fokus lagi, lebih bekerja keras lagi. Pastinya dari pemain sendiri dia akan melakukan yang terbaik,” tukas Shin Tae-yong.  (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

OLAHRAGA

Santri Pondok Pesantren Annadlah Borong Medali di Makassar Championship 4

Published

on

Kitasulsel–Makassar – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pondok Pesantren Annadlah pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Makassar Championship 4 yang berlangsung di GOR Sudiang, Makassar, Minggu (21 Desember 2025).

Dalam kejuaraan bergengsi tersebut, para santri Annadlah tampil impresif dengan memborong medali emas, perak, dan perunggu dari berbagai kelas dan gelanggang pertandingan.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan oleh Pondok Pesantren Annadlah. Selain menitikberatkan pada pendidikan keagamaan, pesantren ini juga memberikan ruang luas bagi pengembangan bakat santri di bidang olahraga prestasi, khususnya pencak silat.

Pelatih sekaligus pembina pencak silat Pondok Pesantren Annadlah, Ma’ruf, mengaku bangga atas capaian yang diraih para santri. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari latihan disiplin, kerja keras, serta semangat juang tinggi yang terus ditanamkan selama proses pembinaan.

BACA JUGA  Timnas U-20 kalahkan Argentina, Erick Thohir: Kemenangan Bersejarah, Tapi Jangan Jemawa

“Saya sangat bangga dengan perjuangan dan prestasi yang diraih anak-anak. Mereka bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan bertanggung jawab. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan ke depan,” ujar Ma’ruf.

Adapun perolehan medali santri Pondok Pesantren Annadlah dalam Kejuaraan Pencak Silat Makassar Championship 4 tersebar di sejumlah gelanggang pertandingan, dengan rincian sebagai berikut:

Gelanggang 1
Partai 25: Salsabila (Emas)
Partai 166: Nur Anna Atafu Nisa (Perak)
Partai 144: Muhammad Yusuf Aras
Gelanggang 2

Partai 193: Aisyah Humairah (Perak)
Partai 79: M. Dzaki Al Ghifari
Partai 88: Resky Amalia
Partai 173: Syakirah (Emas)
Partai 158: Nurul Fiqratul Qur’an (Perunggu)

BACA JUGA  Debut Real Madrid, Fans Tak Menyangka Kylian Mbappe Seperti Ini

Gelanggang 3
Partai 283: Nayla Zahra (Perak)
Partai 57: Audya Nafisah (Perunggu)
Partai 246: Rasti Amalia (Perak)
Partai 166: Nursafitri (Perunggu)
Partai 190: Mahabba Ilham
Partai 178: M. Fiqri Alif (Perunggu)
Partai 9: Ahsan Muyassir Abdullah (Perak)
Partai 220: Nurul Miftah Arsyani (Perak)
Partai 29: Muhammad Alief Alfin (Emas)
Gelanggang 4

Partai 76: Nurul Najwah (Perak)
Partai 227: Safa Nurul Andini (Perunggu)
Partai 163: Muyassarah (Perak)
Partai 66: Raodah Almunawwarah (Perunggu)
Partai 19: Ana Alfiyah (Perak)
Gelanggang 5

Partai 78: Nurul Najwah (Perak)
Partai 246: Raihan
Partai 38: Rifdha (Perak)
Partai 134: Lukman
Dengan raihan medali dari berbagai kategori tersebut, Pondok Pesantren Annadlah semakin menegaskan eksistensinya sebagai salah satu pesantren yang aktif mencetak santri berprestasi di bidang olahraga bela diri.

BACA JUGA  Pelatih PSBS Biak Juan Esnaider Sesumbar Kantongi Kekuatan PSM Makassar

Pihak pesantren berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta mengharumkan nama pesantren di ajang yang lebih tinggi, baik tingkat regional maupun nasional.

Continue Reading

Trending