Connect with us

Pemkot Makassar

Ketua TP PKK Makassar Apresiasi Kemajuan Perumda Parkir Pada Acara Penyerahan SK 100%

Published

on

Kitasulsel–Makassar Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail, menghadiri acara ceremonial penyerahan SK 100% kepada Pegawai Perumda (PD) Parkir Makassar Raya, Jumat (16/08/2024).

Kedatangan Indira disambut oleh Direktur Utama PD Parkir, Yulianti Tomu, bersama jajaran direksi PD Parkir. di Kantor PD Parkir Makassar Raya.

Pada kesempatan itu, Indira memberikan arahan dan motivasi kepada para pegawai. Dalam upaya mendorong kemajuan dan inovasi di lingkungan kerja PD Parkir Makassar.

Indira menilai penyerahan SK 100% kepada delapan pegawai ini merupakan langkah penting dalam mengapresiasi dan memotivasi karyawan untuk terus bekerja keras dan berinovasi.

Indira juga mengapresiasi kemajuan yang telah dicapai oleh Perumda Parkir Makassar Raya. Ia juga menekankan pentingnya kerja keras dan dan kerja sama alam meningkatkan kinerja PD Parkir.

BACA JUGA  Besok Seleksi PPPK 2024 Dibuka, Pemkot Makassar Prioritaskan Tenaga Honorer

“Alhamdulillah Perumda Parkir sudah mengalami banyak kemajuan. Kerja keras dari kita semua harus terus dilakukan bagaimana meningkatkan Perumda Parkir. Semangat, terpenting ikhlas,” kata Indira.

Indira mendorong seluruh pegawai agar bisa sama seperti delapan pegawai yang hari ini menerima SK 100%. Yang tentunya harus diiringi dengan kualitas kinerja yang baik.

“Harapan kita dari teman-teman semua harus 100%. Kita sama-sama mau memberikan yang terbaik. Ada inovasi baru sehingga tidak ada lagi seperti parkir liar dan sebagainya,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Dirut PD Parkir Makassar Raya menyampaikan kunjungan Indira sangat berarti dalam memotivasi pegawai.

“Hari ini kita sangat menanti kedatangan ibu untuk memberikan motivasi bagi kami agar bekerja dengan baik,” ujarnya.

BACA JUGA  Pemkot Makassar Borong Tiga Penghargaan di Hari Jadi Sulsel ke-356

Direktur juga melaporkan bahwa Perumda Parkir Makassar Raya telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam kinerja Perumda Parkir yang berhasil mencapai dividen sekitar 2 miliar hingga akhir 2023 lalu.

Dengan adanya dukungan penuh dari pimpinan dan semangat kerja yang tinggi, Indira berharap PD Parkir Makassar Raya dapat terus maju dan memberikan kontribusi positif bagi Kota Makassar.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Angkat 8.854 Honorer Jadi PPPK, Pengangguran Mulai Turun

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Komitmen Pemerintah Kota Makassar menghadirkan kepastian kerja bagi ribuan tenaga honorer sekaligus menekan angka pengangguran mulai menunjukkan hasil konkret.

Di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Pemerintah Kota Makassar mencatat capaian signifikan dalam penataan tenaga non-ASN melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kota Makassar (BKPSDMD), sepanjang tahun 2025 sebanyak 8.854 tenaga honorer resmi diangkat menjadi PPPK. Jumlah tersebut hampir memenuhi total formasi ASN Kota Makassar yang mencapai 8.963 orang.

Kepala BKPSDMD Makassar, Kamelia Thamrin Tantu, menjelaskan bahwa pengangkatan ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah kota dalam menata tenaga honorer sekaligus meningkatkan kesejahteraan aparatur.

BACA JUGA  Pemkot Makassar Borong Tiga Penghargaan di Hari Jadi Sulsel ke-356

“Ini jumlah ASN yang Pak Wali Kota sudah angkat di awal masa pemerintahannya. Pada 2025, dari total formasi Kota Makassar 8.963 orang, yang berhasil menjadi ASN sebanyak 8.854 orang,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN yang menegaskan penyelesaian tenaga honorer melalui skema PPPK.

Tidak hanya melalui pengangkatan PPPK penuh waktu maupun paruh waktu, Pemkot Makassar juga menghadirkan solusi alternatif melalui skema Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). Skema ini memberikan peluang kerja bagi lebih dari dua ribu tenaga kontrak agar tetap memiliki pekerjaan yang layak dan berkelanjutan.

Sejak resmi memimpin pada 20 Februari 2025, Munafri menempatkan isu ketenagakerjaan sebagai salah satu prioritas kebijakan pemerintah kota. Bagi pemerintah, pengurangan pengangguran bukan sekadar angka statistik, melainkan upaya nyata menjaga stabilitas sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA  Danny Pomanto Terima Penghargaan dari Kompas TV sebagai Kota Terbaik Dalam Pelayanan dan Keterbukaan Informasi Publik

“Di bawah kepemimpinan Bapak Wali Kota Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Ibu Aliyah Mustika Ilham, kebijakan penataan tenaga honorer dan pembukaan ruang kerja baru menjadi langkah konkret yang langsung menyentuh ribuan warga,” jelas Kamelia.

Pemkot Makassar juga memperkuat sektor pelayanan kesehatan melalui pengangkatan tenaga farmasi PPPK secara bertahap sepanjang 2025. Pada tahap pertama, sebanyak 1.746 tenaga farmasi PPPK dilantik pada 23 Juni 2025. Kemudian tahap kedua sebanyak 329 tenaga farmasi dilantik pada 14 November 2025.

Sementara pada tahap ketiga, pengangkatan dilakukan untuk tenaga farmasi paruh waktu dengan jumlah mencapai 6.607 orang. Kehadiran ribuan tenaga farmasi ini diharapkan dapat memperkuat sistem pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kefarmasian bagi masyarakat.

BACA JUGA  Hadiri Pesta Rakyat di Tiga Kecamatan, Danny Pomanto Ceritakan Perjalanan Panjang Pembangunan Kota Makassar

Upaya tersebut mulai berdampak pada kondisi ketenagakerjaan di Kota Makassar. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingkat pengangguran terbuka di Makassar mengalami penurunan dalam setahun terakhir, dari 9,71 persen pada 2024 menjadi 9,60 persen pada 2025.

Penurunan ini menjadi indikator positif dari berbagai kebijakan ketenagakerjaan yang dijalankan Pemerintah Kota Makassar dalam upaya memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Continue Reading

Trending