Connect with us

Pemkot Makassar

Di Lorong Wisata Jinghae, Ketua TP PKK Kota Makassar Ajak Warga Tingkatkan Kualitas Lorong

Published

on

Kitasulsel–Makassar Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail, kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan lorong wisata di Makassar.

Pada Minggu (11/8/2024), Indira melakukan kunjungan ke Lorong Wisata Jinghae (Abulo Sibatang), Kecamatan Tallo. Kunjungan ini menjadi momen penting bagi warga setempat yang telah mulai memperbaiki dan mempercantik lingkungan mereka.

Indira memberikan apresiasi terhadap upaya warga yang telah berusaha membenahi lorongnya. Ia menekankan pentingnya penataan yang lebih baik agar lorong wisata ini dapat mencapai tujuannya, yaitu menarik wisatawan.

“Bahagia sekali rasanya, setiap lorong yang saya datangi punya karakteristik sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Indira mengungkapkan bahwa lorong wisata yang tertata dengan baik tidak hanya mempercantik lingkungan, tetapi juga berpotensi meningkatkan perekonomian warga.

BACA JUGA  Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail Serahkan Bantuan Alat Penunjang 10 Program Pokok PKK di HKG ke-52

Dia mengajak warga untuk lebih giat belajar dalam memperbaiki dan menyempurnakan lorong mereka.

“Terima kasih warga sudah mulai membenahi lorongnya tapi perlu ditata dan disempurnakan. Karena tujuan lorong wisata ini kita harap bisa datangkan wisatawan untuk menikmati kuliner, membeli hasil UMKM sehingga tercipta kesejahteraan untuk warga. Tolong belajar baik-baik, bagaimana memperbaiki dan menyempurnakan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Indira juga menyampaikan pentingnya peran lorong sebagai basis suplai berbagai kebutuhan di Makassar. Ia mengajak warga untuk lebih memperhatikan kualitas produk yang dihasilkan, terutama kuliner, agar dapat diterima di pasar yang lebih luas.

Indira memberikan beberapa saran konkret mengenai pengembangan kuliner di lorong wisata. Menurutnya, ukuran produk kuliner perlu disesuaikan agar lebih praktis dan tidak berlebihan.

BACA JUGA  Danny Pomanto Ingatkan Masyarakat Jaga Makassar dengan Doa pada Momentum Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Selain itu, pemilihan kemasan yang aman juga menjadi perhatian agar produk bisa ditawarkan ke toko-toko dan rumah makan.

“Kuliner seperti kue-kue tinggal disempurnakan. Misal bentuknya dibuat tidak terlalu besar supaya tidak mubazir, harus belajar pilih kemasan yang aman sehingga bisa kita tawarkan ke toko-toko, rumah makan, tentunya setelah dikurasi dengan baik supaya bergerak ini ekonomi kerakyatan,” ungkapnya.

Mengakhiri kunjungannya, Indira memberikan semangat kepada seluruh warga, terutama Dewan Lorong, untuk terus mendukung program pemerintah dalam mengembangkan lorong wisata.

Dia menekankan pentingnya kerjasama antara RT/RW dan masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan lorong.

“Semangat ki semua, semangat ki Dewan Lorong, bantu pemerintah, RT/RW dan masyarakat semua saling bantu, bertanggung jawab untuk lorong ta,” tutupnya. (*)

BACA JUGA  Dari Lapangan, Appi Dorong Lahirnya Talenta Muda Sepak Bola Makassar
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Disdik Makassar Terapkan Pembelajaran Daring 25–28 Februari, Antisipasi Cuaca Ekstrem

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan Kota Makassar menerbitkan surat edaran tentang pelaksanaan pembelajaran daring bagi jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP selama empat hari, 25–28 Februari 2026.

Surat Edaran bernomor 400.3.5/33/Disdik/II/2026 tersebut ditandatangani Kepala Disdik Makassar, Achi Soleman, dan diterbitkan pada Rabu (25/2/2026).

Kebijakan ini diambil sebagai respons atas meningkatnya intensitas curah hujan tinggi di wilayah Kota Makassar. Surat edaran tersebut juga merujuk pada Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Sulawesi Selatan Nomor e.B/ME.02.04/013/KB84/II/2026 tertanggal 23 Februari 2026 yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Sulawesi Selatan.

Dalam peringatan tersebut dijelaskan bahwa kondisi cuaca berpotensi menimbulkan genangan air, banjir, serta gangguan keselamatan dan kesehatan warga satuan pendidikan.

BACA JUGA  Segera Hadirkan Stadion Baru di Makassar, Walkot Appi Bakal Tinjau Lokasi di Untia

Untuk mengantisipasi hal itu sekaligus menjaga kelancaran proses belajar mengajar, kegiatan pembelajaran tatap muka sementara ditiadakan dan diganti dengan pembelajaran daring atau online mulai 25 hingga 28 Februari 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Achi Soleman, mengimbau para guru tetap melaksanakan pembelajaran sesuai jadwal dengan memberikan materi dan tugas secara efektif serta proporsional.

Sementara itu, para murid diharapkan mengikuti pembelajaran daring dengan tertib dari rumah masing-masing.

“Orang tua atau wali murid turut dimohon ikut mengawasi dan memastikan anak-anaknya mengikuti kegiatan pembelajaran daring dengan baik,” demikian kutipan dalam surat edaran tersebut.

Dinas Pendidikan berharap kebijakan ini dapat dilaksanakan dan ditindaklanjuti sebagaimana mestinya demi keselamatan bersama serta kelancaran proses pendidikan di Kota Makassar di tengah potensi cuaca ekstrem.

BACA JUGA  Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Karang Taruna Makassar Jelang HUT ke-65
Continue Reading

Trending