Connect with us

Ikuti Semua Tahapan hingga Raih Surat Tugas, PPP Konsisten Bersama Danny di Pilgub

Published

on

Kitasulsel–Makassar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berkomitmen untuk mengusung Mohammad Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel di Pilgub 2024 mendatang.

Untuk diketahui, PPP telah menyerahkan surat tugas ke Danny sapaan Ramdhan Pomanto untuk mencari partai koalisi dan calon wakilnya yang akan mendampingi.

Ketua Organisasi Kaderisasi Keanggotaan (OKK) DPW PPP Sulsel, Taufiq Zainuddin mengatakan, Danny adalah satu-satunya kandidat cagub di Sulsel yang mengikuti tahapan hingga fit and propert test di DPP PPP.

“Alhamdulillah kita tetap komitmen dengan yang ada. Pak Danny sudah terima surat tugas, karena yang mengikuti mekanisme proses dari awal hanya pak Danny,” kata Taufik kepada wartawan di Makassar, Jumat (2/8/2024).

Dengan diraihnya rekomendasi dari PKB, Taufik mengatakan Danny tentu akan membangun komunikasi dengan DPP PPP melaporkan perkembangan terkini atas tindak lanjut surat tugas tersebut.

“Misalnya sudah dapat PKB atau PDIP. Nah itu diperlihatkan ke PPP bahwa partai pengusung sudah memenuhi persyaratan 20 persen. Maka diterbitkan pula rekomendasi (final) oleh PPP,” tuturnya.

Taufik melanjutkan bahwa bila merujuk mekanisme dan aturan main di PPP, maka partai berlambang Ka’bah tersebut tak akan meninggalkan Danny atau memindahkan dukungannya ke kandidat lain.

“Kalau kita berbicara aturan main, kan saya kira tidak (akan tinggalkan Danny). Tetapi sepenuhnya keputusannya ada di DPP, kami di DPW hanya merekomendasikan yang mengikuti tahapan yakni Pak Danny,” ujar Taufik.

Merespon dukungan PKB itu, DPW PPP Sulsel juga akan menggelar rapat konsolidasi bersama struktur DPC dan dijadwalkan akan dihadiri Danny.

“Terkait Pilgub, In syaa Allah pekan depan nanti kita akan lakukan rapat koordinasi di kantor DPW, semua ketua DPC se-Sulsel diundang hadir, mungkin kandidat (Danny) menyampaikan visi misi, kita diskusi menyatukan persepsi juga,” kata Taufik.

Dihubungi terpisah, Wakil Ketua umum DPP PPP, Amir Uskara saat dikonfirmasi menyampaikan, pihaknya mengamati dinamika Pilgub Sulsel, tetapi partainya belum mengeluarkan putusan resmi.

“Ini masih akan kami bicarakan di internal partai. Kebetulan petinggi-petinggi partai lagi di luar semua, jadi nanti kami bicarakan,” katanya.

Amir Uskara menyampaikan, PPP sejatinya tak mau ada kolom kosong di Pilgub.

“Kami ingin demokrasi ini jalan di Sulsel,” ucapnya.

Soal paket Danny-Azhar, Amir menyebutkan paket ini dianggap sudah bagus.

“Tidak ada resisten,” kata Wakil Ketua MPR RI itu. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kementrian Agama RI

Safari Ramadhan Tenaga Ahli Menag RI: Dr. Bunyamin Yapid Gaungkan Kurikulum Berbasis Cinta dan Masjid Berdampak Sosial

Published

on

KITASULSEL—JAKARTA — Tenaga Ahli Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H., memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan melalui kegiatan Road Show Safari Ramadhan di berbagai daerah di Indonesia dengan menekankan penguatan program Kementerian Agama yang langsung menyentuh masyarakat.

Kegiatan safari Ramadhan tersebut tidak hanya diisi dengan amaliah keagamaan, tetapi juga menjadi sarana sosialisasi dan penguatan implementasi program strategis Kementerian Agama RI di daerah.

Dalam setiap kunjungannya, Dr. Bunyamin menegaskan pentingnya penerjemahan program Kemenag agar tidak hanya terfokus pada satuan kerja (satker), tetapi benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Momentum Ramadhan menjadi ruang terbaik untuk memperkuat implementasi program Kementerian Agama hingga ke akar masyarakat. Program keagamaan harus berdampak langsung,” ujarnya dalam salah satu agenda safari Ramadhan.

Dalam road show tersebut, Tenaga Ahli Menag RI menitikberatkan pembahasan pada penguatan layanan keagamaan yang berdampak sosial, di antaranya optimalisasi rumah ibadah sebagai pusat aktivitas masyarakat.

Ia menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga harus menjadi pusat pemberdayaan sosial dan ekonomi umat.

“Masjid perlu kembali dimakmurkan dengan fungsi yang lebih luas, termasuk menjadi ruang pemberdayaan UMKM dan kegiatan sosial kemasyarakatan,” jelasnya.

Menurutnya, pemanfaatan sarana keagamaan secara maksimal dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran agama dalam pembangunan sosial.

Selain itu, Dr. Bunyamin juga menekankan penguatan program unggulan Kementerian Agama berupa kurikulum berbasis cinta, yang menanamkan nilai cinta lingkungan, cinta agama, dan cinta sesama manusia.

Program ini diharapkan mampu membentuk generasi masa depan yang memiliki karakter moderat, toleran, serta peduli terhadap lingkungan dan kehidupan sosial.

“Kurikulum berbasis cinta bertujuan menghadirkan pendidikan keagamaan yang berdampak jangka panjang bagi masa depan bangsa,” katanya.

Safari Ramadhan tahun ini juga menjadi momen nostalgia bagi Dr. Bunyamin yang memiliki latar belakang sebagai dai yang selama puluhan tahun berdakwah dari kampung ke kampung.

Ia mengungkapkan, selama kurang lebih 25 tahun sebelumnya, aktivitas dakwahnya dilakukan di berbagai daerah secara terbatas. Kini, melalui amanah sebagai Tenaga Ahli Menteri Agama, cakupan dakwah dan pembinaan yang dilakukan menjadi lebih luas hingga menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.

“Dulu saya berdakwah dari daerah ke daerah, sekarang masih dengan semangat yang sama, hanya wilayahnya lebih luas, menjangkau seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Dalam setiap agenda safari, Dr. Bunyamin juga mendorong sinergi antara alim ulama dan pemerintah guna menghadirkan suasana masyarakat yang teduh dan harmonis.

Sepanjang pekan pertama Ramadhan, ia tercatat hampir setiap hari berkeliling daerah melaksanakan amaliah Ramadhan sekaligus mengunjungi kantor-kantor Kementerian Agama setempat untuk memperkuat koordinasi program.

Melalui Road Show Safari Ramadhan ini, Kementerian Agama RI diharapkan semakin dekat dengan masyarakat serta mampu menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif, produktif, dan berdampak nyata bagi kehidupan sosial umat.

Continue Reading

Trending