Connect with us

Band NTRL Serukan Perdamaian di Makassar F8

Published

on

Kitasulsel–Makassar Hari keempat penyelenggaraan Makassar F8 ditutup dengan penampilan spektakuler dari band ternama, NTRL, Sabtu (27/7/2024).

Ribuan penonton memadati area panggung fusion music zona 4 untuk menyaksikan aksi panggung energik dari band yang telah eksis selama lebih dari dua dekade ini.

Band yang digawangi oleh Bagus, Coki dan Eno berhasil memukau para pengunjung dengan energi dan semangat mereka.

Di sela-sela aksi panggungnya, Bagus, sang vokalis menyelipkan pesan perdamaian yang mendalam. Dia mengajak seluruh pengunjung untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian kota Makassar.

“Ayo semangat lagi, jangan rusuh. Bikin kota Makassar aman dan damai, peace selalu!” seru Bagus dengan lantang dari atas panggung, yang disambut riuh tepuk tangan penonton.

Bagus juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Makassar F8.

“Terima kasih untuk F8, Pemerintah Kota Makassar, Dinas Pariwisata Kota Makassar, dan untuk semua yang sudah datang di sini. Tanpa kalian, malam ini tidak akan seru pastinya,” tuturnya.

NTRL membawakan sejumlah lagu hits mereka seperti “Lintang”, “Garuda di Dadaku”, dan “Sorry”. Setiap lagu yang dibawakan disambut dengan antusiasme luar biasa dari para penonton yang turut bernyanyi dan berjingkrak bersama.

Penampilan NTRL tidak hanya memuaskan para penggemar lama, tetapi juga menarik perhatian penonton baru yang hadir di acara tahunan ini.

Hari keempat Makassar F8 berakhir dengan meriah dan penuh kegembiraan. Para pengunjung panggung zona musik tampak puas dan membubarkan diri. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Musyawarah Adat Padoe, Tegaskan Dukungan Pelestarian Budaya

Published

on

Kitasulsel–LuwuTimur Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Musyawarah Adat Budaya Suku Padoe yang digelar di Rumah Adat Padoe, Kecamatan Wasuponda, Jumat (27/03/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada Lembaga Adat Padoe atas terselenggaranya kegiatan musyawarah yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Ia menilai, musyawarah adat tersebut memiliki peran penting dalam memberikan dampak positif, tidak hanya bagi masyarakat Padoe, tetapi juga bagi masyarakat Luwu Timur secara keseluruhan.

“Sebagai pemerintah daerah, kami berharap kegiatan ini benar-benar membawa manfaat yang baik. Karena kita di Luwu Timur tidak bisa dipisahkan dari adat,” ujarnya.

Menurut Irwan, keberadaan adat dan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat serta menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung setiap hasil dan rencana yang dihasilkan dari musyawarah adat tersebut.

“Kami siap mendukung apa yang menjadi harapan dan perencanaan adat Padoe, karena saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Padoe,” tegasnya.

Ia juga berharap, musyawarah besar ini mampu melahirkan keputusan terbaik yang dapat menjadi rujukan bersama, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Perbedaan itu hal yang biasa, namun dinamika harus kita jadikan sebagai berkah, bukan permasalahan,” tandas Bupati Irwan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.

Continue Reading

Trending