Connect with us

Pelajar Ambil Bagian di F8 Makassar, Kepala Disdik Makassar : Tiap Sore Akan Hadirkan ki Siswa Siswi Untuk Rayakan Festival

Published

on

Kitasulsel–Makassar Dihari Kedua dan mulai Hari Pertama sampai Hari Terakhir Festival F8 Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar menampilkan berbagai kreasi menarik dari siswa-siswi se-Kota.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Muhyiddin.Ia mengatakan Hampir Tiap hari selama F8 sore akan di tampilkan Karvanal.

“Jadi setiap sore itu mulai tanggal 23-27 ini kita bakal tampilkan anak-anak (siswa) mulai dari SD, SMP,” Ujarnya.

Muhyiddin menyebut menyiapkan setidaknya 1000 pelajar ini dari beberapa sekolah di Kota Makassar untuk ikut andil.

“1000 anak setiap sore selama 5 hari itu semua anak-anak se-Kota Makassar,” katanya.

Untuk diketahui, para pelajar dijadwalkan akan menampilkan tarian, kreasi pakaian daur ulang, drumband dan berbagai penampilan menarik lainnya.

“Jadi nanti kita tampilkan disitu tarian, kreasi pakaian daur ulang, ada juga drumband, juga ganrang bulo dari siswa-siswa SD dan SMP, ini juga jadi Festival bakat bagi anak-anak sebagai implementasi kurikulum merdeka,” Tungkasnya (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Musyawarah Adat Padoe, Tegaskan Dukungan Pelestarian Budaya

Published

on

Kitasulsel–LuwuTimur Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Musyawarah Adat Budaya Suku Padoe yang digelar di Rumah Adat Padoe, Kecamatan Wasuponda, Jumat (27/03/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada Lembaga Adat Padoe atas terselenggaranya kegiatan musyawarah yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Ia menilai, musyawarah adat tersebut memiliki peran penting dalam memberikan dampak positif, tidak hanya bagi masyarakat Padoe, tetapi juga bagi masyarakat Luwu Timur secara keseluruhan.

“Sebagai pemerintah daerah, kami berharap kegiatan ini benar-benar membawa manfaat yang baik. Karena kita di Luwu Timur tidak bisa dipisahkan dari adat,” ujarnya.

Menurut Irwan, keberadaan adat dan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat serta menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung setiap hasil dan rencana yang dihasilkan dari musyawarah adat tersebut.

“Kami siap mendukung apa yang menjadi harapan dan perencanaan adat Padoe, karena saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Padoe,” tegasnya.

Ia juga berharap, musyawarah besar ini mampu melahirkan keputusan terbaik yang dapat menjadi rujukan bersama, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Perbedaan itu hal yang biasa, namun dinamika harus kita jadikan sebagai berkah, bukan permasalahan,” tandas Bupati Irwan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.

Continue Reading

Trending