Connect with us

Disperin Makassar Soft Launching GOO di Event Makassar International Eight Festival and Forum

Published

on

Kitasulsel–Makassar Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar akan turut menyukseskan event Makassar International Eight Festival and Forum (F8) yang akan gelar dari tanggal 24 – 28 Juli 2024 di Anjungan MNEK Center Poin Of Indonesia Makassar.

Pada tahun ketujuh F8 ini, Disperin Kota Makassar akan menghadirkan terobosan berupa inovasi yakni GOO (Oleh – oleh ) Makassar.

“Inovasi ini sebagai pusat informasi dan layanan produk unggulan yang ada di Kota Makassar, Khususnya IKM binaan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar,” ujar Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar, Arlin Ariesta, Selasa ( 23/07/2024).

“Kemudian, untuk saat ini masih berbasis web, InsyaAllah tahun depan kami kembangkan dalam bentuk apps,”jelasnya.

Arlin Ariesta pun berharap event yang masuk dalam Kalender Top 10 Karisma Event Nusantara (KEN) 2024 ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Dengan digelarnya F8 Makassar diharapkan bisa memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Kota Makassar, terutama dalam sektor ekonomi kreatif dan pariwisata,” pungkasnya.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Musyawarah Adat Padoe, Tegaskan Dukungan Pelestarian Budaya

Published

on

Kitasulsel–LuwuTimur Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Musyawarah Adat Budaya Suku Padoe yang digelar di Rumah Adat Padoe, Kecamatan Wasuponda, Jumat (27/03/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada Lembaga Adat Padoe atas terselenggaranya kegiatan musyawarah yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Ia menilai, musyawarah adat tersebut memiliki peran penting dalam memberikan dampak positif, tidak hanya bagi masyarakat Padoe, tetapi juga bagi masyarakat Luwu Timur secara keseluruhan.

“Sebagai pemerintah daerah, kami berharap kegiatan ini benar-benar membawa manfaat yang baik. Karena kita di Luwu Timur tidak bisa dipisahkan dari adat,” ujarnya.

Menurut Irwan, keberadaan adat dan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat serta menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung setiap hasil dan rencana yang dihasilkan dari musyawarah adat tersebut.

“Kami siap mendukung apa yang menjadi harapan dan perencanaan adat Padoe, karena saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Padoe,” tegasnya.

Ia juga berharap, musyawarah besar ini mampu melahirkan keputusan terbaik yang dapat menjadi rujukan bersama, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Perbedaan itu hal yang biasa, namun dinamika harus kita jadikan sebagai berkah, bukan permasalahan,” tandas Bupati Irwan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.

Continue Reading

Trending