Connect with us

Pastikan Pemkot Siap Gelar F8, Danny Didampingi Zuhaelsi Tinjau Pengerukan di Panlos

Published

on

Kitasulsel–Makassar Menjelang pelaksanaan Makassar International Eight Festival and Forum (F8), Wali Kota Makassar, Danny Pomanto bersama kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, memantau proses pengerukan sedimen di Pantai Losari (Panlos) untuk memastikan kesiapan lokasi acara, Senin (15/07/2024). Danny Pomanto menjelaskan tujuan pengerukan dilakukan untuk mengatasi tingginya sedimentasi di sekitar kawasan Pantai Losari, yang bisa menghambat lalu lintas kapal Phinisi dan kapal berukuran besar.

“Sedimentasi yang tinggi di Losari bisa menganggu lalu lintas kapal Pinisi dan kapal berukuran besar pada saat menjelang kegiatan. Oleh karena itu kita memutuskan untuk melakukan pengerukan ini,” ujar Danny.

Zuhaelsi mengungkapkan jika dirinya optimis pekerjaan ini bisa selesai dan tidak menimbulkan kendala pada saat kegiatan F8 berlangsung.

“Kita optimis pekerjaan akan selesai dalam waktu dekat, yakni minggu depan,” tambahnya.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) operasi pemeliharaan dan peningkatan sistem drainase Dinas PU, Ronny Narra, menambahkan bahwa selain pengerukan sedimen, mereka juga melakukan pemasangan dermaga dengan menggunakan crane.

“Pengerukan ini tidak hanya untuk mengatasi sedimentasi, tetapi kita juga melakukan pemasangan dermaga mengunakan crane,” ujar Ronny. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Musyawarah Adat Padoe, Tegaskan Dukungan Pelestarian Budaya

Published

on

Kitasulsel–LuwuTimur Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Musyawarah Adat Budaya Suku Padoe yang digelar di Rumah Adat Padoe, Kecamatan Wasuponda, Jumat (27/03/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada Lembaga Adat Padoe atas terselenggaranya kegiatan musyawarah yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Ia menilai, musyawarah adat tersebut memiliki peran penting dalam memberikan dampak positif, tidak hanya bagi masyarakat Padoe, tetapi juga bagi masyarakat Luwu Timur secara keseluruhan.

“Sebagai pemerintah daerah, kami berharap kegiatan ini benar-benar membawa manfaat yang baik. Karena kita di Luwu Timur tidak bisa dipisahkan dari adat,” ujarnya.

Menurut Irwan, keberadaan adat dan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat serta menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung setiap hasil dan rencana yang dihasilkan dari musyawarah adat tersebut.

“Kami siap mendukung apa yang menjadi harapan dan perencanaan adat Padoe, karena saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Padoe,” tegasnya.

Ia juga berharap, musyawarah besar ini mampu melahirkan keputusan terbaik yang dapat menjadi rujukan bersama, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Perbedaan itu hal yang biasa, namun dinamika harus kita jadikan sebagai berkah, bukan permasalahan,” tandas Bupati Irwan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.

Continue Reading

Trending