Connect with us

Danny Pomanto Ramaikan Jalan Santai Sehat Bahagia Gereja Katolik Paroki ST Paulus Tello

Published

on

Kitasulsel–Makassar Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meramaikan sekaligus melepas kegiatan Jalan Santai Sehat Bahagia dalam rangka HUT ke-25 Tahun Gereja Katolik Paroki ST Paulus Tello, Keuskupan Agung Makassar.

Danny Pomanto sapaan akrabnya mengatakan bahwa suatu kehormatan dirinya bisa kembali bersilaturahmi bersama seluruh umat gereja pada pagi hari ini.

Dia katakan apresiasi terhadap masyarakat lantaran solidaritas antar warga begitu terlihat.

“Di sini penduduknya cukup tinggi tetapi solidaritasnya bagus juga kebahagiaan masyarakatnya,” kata Danny di sela-sela acara, Minggu, (23/06/2024).

Apalagi baru-baru ini Makassar terpilih sebagai predikat Kota Paling Bahagia dari ribuan kota di dunia dengan menempati urutan ke 234.

Itu pun terlihat dari peserta jalan sehat bahagia kali ini.

Dia berharap dengan event-event seperti ini juga makin memperkuat keimanan umat di samping program Jagai Anakta’.

“Kekompakan umat menentukan kualitas iman kita juga menentukan kualitas sosial kita. Dan hari ini tampak betul di gereja ini,” ucapnya mengapresiasi.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Menag Nasaruddin Umar Kembali ke Bone, Masjid Masa Kecil Jadi Saksi Jejak 56 Tahun Perjalanan Ilmu

Published

on

KITASULSEL—BONE — Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, melakukan kunjungan emosional ke Masjid Nurul Amin, Ujung Pero, Desa Saelong, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (27/03/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momen penuh makna, mengingat masjid itu memiliki nilai historis mendalam dalam perjalanan hidup Menag. Sekitar 56 tahun lalu, Masjid Nurul Amin menjadi tempat awal Nasaruddin Umar menimba ilmu agama dan memperdalam pemahaman keislaman.

Dalam kunjungan tersebut, Menag hadir tanpa protokoler berlebihan. Ia hanya didampingi oleh Tenaga Ahli Menteri Agama RI, Bunyamin M. Yapid, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan As’adiyah—lembaga pendidikan Islam yang memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan keilmuan Menag.

Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Menag tampak berbaur dengan masyarakat serta meluangkan waktu untuk bernostalgia bersama rekan-rekan seperjuangannya yang dahulu bersama-sama belajar di masjid tersebut.

Warga setempat mengenang sosok Nasaruddin Umar sejak kecil sebagai pribadi yang santun, tekun, dan memiliki kharisma. Menurut mereka, karakter tersebut tidak berubah hingga kini meskipun telah menduduki jabatan penting di tingkat nasional.

“Dari dulu beliau dikenal sebagai santri yang sopan dan rajin. Sampai sekarang pun tetap sederhana,” ujar salah satu warga.

Kehadiran Menag di Desa Saelong juga membawa harapan baru bagi masyarakat. Di kawasan tersebut kini telah berdiri lembaga pendidikan Islam berstandar internasional yang merupakan bagian dari jaringan Yayasan As’adiyah, sekaligus menjadi cabang ke-7 yang tersebar di Indonesia.

Perkembangan tersebut menjadi simbol kemajuan pendidikan berbasis keislaman di daerah yang dulunya menjadi tempat awal perjuangan seorang santri.

Diketahui, kunjungan Nasaruddin Umar ke Sulawesi Selatan merupakan bagian dari agenda menghadiri PSBM XXVI 2026 di Makassar. Namun, di sela agenda tersebut, Menag menyempatkan diri mengunjungi kampung halaman yang memiliki nilai historis dalam perjalanan hidupnya.

Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa perjalanan besar seorang tokoh tidak pernah lepas dari akar dan tempat ia pertama kali belajar serta ditempa.

Continue Reading

Trending