Connect with us

Pj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi

Published

on

Kitasulsel—Jakarta—Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin, memaparkan rencana pembangunan Provinsi Sulsel di hadapan Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, di Istana Negara, Selasa, 27 Februari 2024.

Pj Gubernur Sulsel didampingi Kapolda Sulsel, Pangdam Hasanuddin, Pangkoopsud II, Kajati Sulsel, Wali Kota Makassar, Bupati Gowa, Pj Bupati Takalar, Bupati Maros dan Bupati Pangkep.

Usai pertemuan dengan Presiden, Pj Gubernur Bahtiar menjelaskan, bersama empat bupati dan satu wali kota, pertemuan dengan Presiden Jokowi dan sejumlah menteri membicarakan rencana konsep pembangunan Makassar dan kawasan sekitarnya. Kawasan Mamminasata, yang perencanaannya sudah dimulai sejak tahun 2011.

“Hari ini kami tambahkan Pangkep, Makassar dan sekitarnya ini terkoneksi dari sisi daratan dan ada juga koneksi dari sisi laut, karena ada juga Geopark Maros Pangkep,” katanya.

Bahtiar mengungkapkan, Presiden Jokowi meminta dirinya bersama lima kepala daerah dan Forkopimda Sulsel untuk membangun kawasan Kota Makassar dan sekitarnya.

“Supaya menjadi kota yang nyaman, sehat kemudian ekosistemnya dibangun, baik sistem ekonominya, sistem sosialnya termasuk bisnisnya, dan Makassar ini adalah pintu gerbang Indonesia Timur yang menjadi pusat perdagangan Indonesia Timur dan penopang IKN ke depan. Nanti bahan-bahan pangan ke IKN itu dari Makassar,” terangnya.

Oleh karena itu, Kawasan Makassar dan sekitarnya itu harus terintegrasikan jaringan transportasi yang memadai, transportasi kereta api, maupun transportasi tol, serta jalan lingkar Makassar supaya tidak terjadi kemacetan.

“Karena yang paling dekat potensi pertanian, paling besar peternakan, yang terdekat dari IKN itu justru Makassar. Jadi ketika IKN beroperasi, yang paling menikmati adalah Makassar dan sekitarnya, Provinsi Sulawesi Selatan,” jelas Bahtiar

Pj Gubernur Sulsel juga menyampaikan terima kasih atas nama masyarakat Sulawesi Selatan, atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, atas nama pemerintah daerah dan kawan-kawan penyelenggaraan negara yang bertugas di Sulawesi Selatan, TNI, Polri dan Kejaksaan.

Ia juga berterima kasih kepada Presiden Jokowi yang mewujudkan mimpi masyarakat Sulsel untuk memiliki stadion.

“Bapak Presiden Alhamdulillah mewujudkan mimpi masyarakat Sulawesi Selatan yang selama ini tidak memiliki stadion sepak bola. InsyaAllah tahun ini akan dibangun stadion sepak bola di Makassar. Dan ini, kawasan Bandara Makassar dan sekitarnya akan menjadi kota baru dan ini menjadi penyemangat buat kami masyarakat Sulawesi Selatan. Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden yang memberikan perhatian yang begitu tinggi terhadap pembangunan di Provinsi Sulawesi Selatan,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Andi Rian Ryacudu Djajadi, mengaku, mendampingi Penjabat Gubernur Sulsel beserta lima kepala daerah kabupaten kota, di mana lima kabupaten kota yang ada di sekitar Kota Makassar ini diproyeksikan akan menjadi kawasan terintegrasi.

“Nah ini memang sudah sempat diterbitkan Peraturan Presiden yang menjadi dasar pembangunan Mamminasata tadi. Mudah-mudahan ini bisa ditindaklanjuti kembali dan mendapatkan dukungan langsung dari Bapak Presiden. Kita berharap ini bisa berjalan,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, mengaku bersyukur sudah diterima oleh Presiden bersama Pj Gubernur, Forkopimda dan Bupati lainnya.

Danny Pomanto mengucapkan terima kasih karena Mamminasata akan jalan kembali setelah tahun 2011 diterbitkan Perpres. Apalagi, beberapa fasilitas penting menjadi konsen Presiden Jokowi.

“Kemudian khusus di Makassar, punya banyak masalah perkotaan dengan pembangunan terpadu, dengan beliau maunya inginnya seperti Shenzhen,” ungkapnya.

“Dan ini menjadi tantangan bagi kami wali kota dan Bupati di bawah bimbingan Bapak Gubernur juga Forkopimda, InsyaAllah kami akan siap untuk melaksanakan apa yang beliau arahkan, apa yang beliau impikan, Makassar dan sekitarnya seperti Shenzhen dekat Hongkong,” pungkasnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pastikan Layanan Masyarakat Optimal, Bupati Irwan Tinjau Koperasi, Sekolah dan Puskesmas Wawondula

Published

on

Kitasulsel—Luwu Timur – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah fasilitas pelayanan masyarakat di Kecamatan Towuti, Kamis (12/03/2026). Kunjungan tersebut menyasar gerai Koperasi Merah Putih, fasilitas pendidikan, hingga layanan kesehatan guna memastikan seluruh layanan publik berjalan optimal.

Dalam agenda tersebut, Bupati Irwan mengunjungi tiga gerai Koperasi Merah Putih yang berada di Desa Langkea Raya, Desa Wawondula, dan Desa Baruga. Selain itu, ia juga meninjau SMP Negeri 1 Wawondula serta UPTD Puskesmas Wawondula.

Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas pelayanan masyarakat sekaligus mengevaluasi berbagai kebutuhan yang masih perlu ditingkatkan.

Saat berada di gerai Koperasi Merah Putih, Bupati Irwan menyoroti pentingnya pembenahan tampilan serta fasilitas koperasi agar terlihat lebih representatif dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di dalamnya.

Ia meminta pengelola koperasi bersama pemerintah desa agar segera melengkapi berbagai kekurangan, baik dari sisi bangunan maupun sarana pendukung, sehingga koperasi benar-benar dapat berfungsi maksimal sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

“Koperasi harus tampil lebih baik, bersih dan nyaman. Jika fasilitasnya memadai, masyarakat juga akan lebih tertarik beraktivitas dan berbelanja di dalamnya,” ujar Irwan.

Setelah itu, Bupati melanjutkan kunjungannya ke SMP Negeri 1 Wawondula. Di lokasi tersebut, ia menegaskan bahwa fasilitas pendidikan harus terus diperhatikan dan ditingkatkan agar lingkungan belajar menjadi lebih nyaman bagi para siswa dan tenaga pendidik.

Menurutnya, sekolah merupakan tempat penting dalam membangun masa depan generasi muda, sehingga sarana pendukung pendidikan harus memenuhi standar yang baik.

“Sekolah adalah tempat untuk mencerdaskan anak bangsa kita. Karena itu, lingkungan dan fasilitasnya harus dibuat senyaman mungkin agar proses belajar mengajar berjalan maksimal,” jelasnya.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke UPTD Puskesmas Wawondula. Di fasilitas layanan kesehatan tersebut, Bupati Irwan menekankan pentingnya kelengkapan sarana dan prasarana agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat dilakukan secara optimal.

Ia berharap puskesmas dapat terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi fasilitas, tenaga medis, maupun sistem pelayanan kepada masyarakat.

“Fasilitas kesehatan harus lengkap dan memadai, sehingga masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang cepat, aman, dan berkualitas,” tambahnya.

Melalui peninjauan ini, Bupati Irwan berharap seluruh fasilitas pelayanan publik di Kabupaten Luwu Timur dapat terus ditingkatkan kualitasnya. Hal tersebut dinilai penting untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memastikan pelayanan pemerintah berjalan lebih baik dan modern.

Dengan turun langsung ke lapangan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur ingin memastikan bahwa setiap program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di berbagai wilayah, termasuk di Kecamatan Towuti.

 

Continue Reading

Trending