Connect with us

Pimpin Rakor Pemkot Makassar, Danny Pomanto: ASN/ Laskar Pelangi Rajin Akan Saya Promosi

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR,- Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meyakinkan kepada seluruh ASN dan Laskar Pelangi lingkup Pemkot Makassar bahwa mereka akan dipromosikan ketika menjalankan tugas secara rajin, profesional dan lebih baik.

Begitu pula sebaliknya, mereka yang tidak mumpuni dan tidak memiliki etos kerja maka akan didemosi.

Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengaku ingin memberi penyegaran terhadap seluruh perangkat ASN maupun non-ASN agar birokrat Pemkot Makassar selalu siap, solid, berdaya tahan dan memiliki kolaborasi yang baik.

“Saya ingin memberikan penyegaran yang didasari pada meritokrasi. Siapa yang rajin akan promosi. Siapa yang malas, ya dapat demosi paling tidak. Begitu juga dengan laskar pelangi,” kata Danny Pomanto pada sela-sela Rapat Koordinasi (Rakor) di Balaikota, Senin, (9/10/2023).

Apalagi sudah mendekati akhir tahun sehingga upaya penyelesaian terhadap program dan RPJM mesti fokus dan terus berjalan.

Ditambah lagi ada agenda nasional dan agenda strategis yaitu Pesta Demokrasi 2024.

Situasinya agak beda karena harus pula mensukseskan agenda rotasi kepemimpinan nasional atau pemilu 2024.

Oleh sebab itu, ia mengarahkan agar semua tim lebih kuat dalam koordinasi, komunikasi. Pada saat yang bersamaan dibutuhkan kepemimpinan lebih kuat agar solid mengarungi derasnya beban yang tertuang dalam RPJMD dan tugas selaku aparat pemerintah dalam penyelenggaraan event demokrasi terbesar.

“Saya harap evaluasi ini akan menyadarkan kita untuk lebih giat bekerja, profesional dan kompak dalam bekerja. Begitu juga dengan jabatan fungsional,” ucapnya.

Pun terhadap kepimpinannya yang belum diketahui apakah akan ada keputusan politik 2024 meski SK-nya sampai 2026.

“Tetapi saya selalu punya perhitungan risiko terburuk. Maka 2024 harus jadi puncak legacy, kinerja yang akan kami persembahkan bagi Kota Makassar,” janjinya.

Berkolerasi dengan pasca-pengunduran diri Wakil Wali Kota Fatmawati Rusdi. Dari situ HUT Kota Makassar ke-416 tahun tentunya akan dipercepat antara tanggal 1 sampai 3 November karena tanggal 4 November, Wawali secara resmi dejure mengundurkan diri.

“Maka dari itu saya berharap semangat Danny-Fatma memperbaiki birokrat Kota Makassar diimbangi dengan semangat kerja teman-teman semua agar senantiasa Pemkot Makassar menjadi yang terbaik di Indonesia. Jangan putus asa terus kompak,” pesannya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Undangan di Tengah Syawalan: Langkah Strategis Bupati Sidrap Bidik Panggung Pendidikan Sulsel

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Tidak semua undangan disampaikan lewat surat resmi. Sebagian justru lahir dari momentum yang tepat. Itulah yang dilakukan Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, saat menghadiri Syawalan 1447 Hijriah yang digelar Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Sabtu (28/03/2026).

Di tengah suasana hangat acara tersebut, Syaharuddin memanfaatkan momen untuk menyampaikan undangan langsung kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti. Undangan itu sederhana, namun sarat makna: hadir ke Sidrap pada Juli 2026.

Bukan untuk seremoni biasa, melainkan menghadiri Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan—sebuah agenda besar yang diproyeksikan menghadirkan sekitar 60 ribu tenaga pendidik dari seluruh Sulawesi Selatan.

Sidrap Siapkan Panggung Besar

Dalam pertemuan itu, Syaharuddin tidak sendiri. Ia didampingi Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, yang juga menjabat Ketua PGRI Sidrap. Kehadiran keduanya mempertegas kesiapan daerah menjadi tuan rumah.

Pesan yang ingin disampaikan pun jelas: Sidrap tidak sekadar ingin menjadi lokasi pelaksanaan, tetapi juga menjadikan Porsenijar sebagai momentum kebangkitan dan konsolidasi dunia pendidikan di daerah.

Jika terealisasi sesuai rencana, kegiatan ini berpotensi mengubah Sidrap menjadi pusat aktivitas pendidikan di Sulawesi Selatan selama beberapa hari, dengan ribuan guru berkumpul dalam satu ruang interaksi besar.

Sinyal Positif dari Menteri

Respons Abdul Mu’ti terbilang singkat namun bermakna. Ia mengapresiasi undangan tersebut dan memberikan sinyal positif atas kesiapan Sidrap.

Dalam konteks forum seperti Syawalan, jawaban semacam ini kerap dimaknai sebagai indikasi awal dukungan. Sebuah “kode” bahwa agenda tersebut mulai masuk dalam perhatian pemerintah pusat.

Disaksikan Para Pemangku Kepentingan

Percakapan itu tidak terjadi secara tertutup. Turut hadir Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama sejumlah kepala daerah dan jajaran Muhammadiyah.

Artinya, undangan tersebut tidak hanya sampai ke Menteri, tetapi juga diketahui oleh para pemangku kepentingan yang berperan dalam mendorong suksesnya agenda tersebut.

Lebih dari Sekadar Event

Porsenijar bukan sekadar ajang lomba olahraga dan seni. Di balik itu, terdapat ruang pertemuan besar bagi para guru untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring, dan membangun energi kolektif pendidikan.

Jika target kehadiran puluhan ribu peserta tercapai, Sidrap tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga pusat percakapan pendidikan regional.

Menunggu Kepastian

Kini, satu pertanyaan besar masih menggantung: apakah Menteri akan benar-benar hadir?

Jika iya, kehadiran tersebut bukan sekadar kunjungan simbolis, melainkan bentuk legitimasi yang dapat mengangkat posisi Sidrap dalam peta pendidikan daerah.

Undangan telah disampaikan. Waktu telah ditentukan. Kini, perhatian tertuju pada Juli 2026—momen yang berpotensi menjadikan Sidrap sebagai panggung besar bagi puluhan ribu guru, dengan pemerintah pusat berada di tengahnya.

Continue Reading

Trending