Connect with us

Sukseskan F8, Camat Kepulauan Sangkarrang Terjunkan Petugas Jaga Kebersihan di Pantai Losari

Published

on

Kitasulsel–Makassar–Pemerintah Kecamatan Kepulauan Sangkarrang turut mengambil bagian dalam mensukseskan event bergengsi Pemerintah Kota yaitu Makassar International Eight Festival and Forum atau Makassar F8.

Hal itu terlihat ketika Camat Kepulauan Sangkarrang, Ramli Lallo menerjunkan petugas kebersihan untuk menjaga kebersihan sekitaran Anjungan Pantai Losari selama Event F8 berlangsung.

Ramli Lallo juga meminta Kasi Kebersihan Kecamatan Kepulauan Sangkarrang untuk mengkoordinir langsung Satgas Kebersihan yang bertugas di lokasi tersebut.

Kasi Kebersihan Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Mansyur saat ditemui media mengatakan, menjaga kebersihan di lokasi F8 ini sesuai dengan arahan pak Camat, untuk ikut berpartisipasi dalam Event tahunan ini.

“Kita dari hari pertama sudah menurunkan satgas kebersihan untuk menjaga kebersihan anjungan pantai Losari sampai event F8 selesai, agar pengunjung event F8 merasa nyaman”, jelasnya.

Mansyur menyampaikan, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang setiap harinya menerjunkan satgas kebersihan kelurahan Barrang Lompo dan Satgas Kebersihan Caddi.

“Kenapa cuma dua Kepulauan yang kami libatkan langsung karena ini terkait persoalan Akses juga”, tambah Mansyur.

Mewakili Camat sangkarrang, Mansyur juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh Satgas Kecamatan Kepulauan Sangkarrang yang telah ikut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan.

Dikonfirmasi terpisah, Lurah Barrang Lompo Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kurniati menyatakan bahwa pihaknya selalu siap menyukseskan kegiatan even tahunan ini.(**)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Undangan di Tengah Syawalan: Langkah Strategis Bupati Sidrap Bidik Panggung Pendidikan Sulsel

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Tidak semua undangan disampaikan lewat surat resmi. Sebagian justru lahir dari momentum yang tepat. Itulah yang dilakukan Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, saat menghadiri Syawalan 1447 Hijriah yang digelar Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Sabtu (28/03/2026).

Di tengah suasana hangat acara tersebut, Syaharuddin memanfaatkan momen untuk menyampaikan undangan langsung kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti. Undangan itu sederhana, namun sarat makna: hadir ke Sidrap pada Juli 2026.

Bukan untuk seremoni biasa, melainkan menghadiri Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan—sebuah agenda besar yang diproyeksikan menghadirkan sekitar 60 ribu tenaga pendidik dari seluruh Sulawesi Selatan.

Sidrap Siapkan Panggung Besar

Dalam pertemuan itu, Syaharuddin tidak sendiri. Ia didampingi Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, yang juga menjabat Ketua PGRI Sidrap. Kehadiran keduanya mempertegas kesiapan daerah menjadi tuan rumah.

Pesan yang ingin disampaikan pun jelas: Sidrap tidak sekadar ingin menjadi lokasi pelaksanaan, tetapi juga menjadikan Porsenijar sebagai momentum kebangkitan dan konsolidasi dunia pendidikan di daerah.

Jika terealisasi sesuai rencana, kegiatan ini berpotensi mengubah Sidrap menjadi pusat aktivitas pendidikan di Sulawesi Selatan selama beberapa hari, dengan ribuan guru berkumpul dalam satu ruang interaksi besar.

Sinyal Positif dari Menteri

Respons Abdul Mu’ti terbilang singkat namun bermakna. Ia mengapresiasi undangan tersebut dan memberikan sinyal positif atas kesiapan Sidrap.

Dalam konteks forum seperti Syawalan, jawaban semacam ini kerap dimaknai sebagai indikasi awal dukungan. Sebuah “kode” bahwa agenda tersebut mulai masuk dalam perhatian pemerintah pusat.

Disaksikan Para Pemangku Kepentingan

Percakapan itu tidak terjadi secara tertutup. Turut hadir Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama sejumlah kepala daerah dan jajaran Muhammadiyah.

Artinya, undangan tersebut tidak hanya sampai ke Menteri, tetapi juga diketahui oleh para pemangku kepentingan yang berperan dalam mendorong suksesnya agenda tersebut.

Lebih dari Sekadar Event

Porsenijar bukan sekadar ajang lomba olahraga dan seni. Di balik itu, terdapat ruang pertemuan besar bagi para guru untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring, dan membangun energi kolektif pendidikan.

Jika target kehadiran puluhan ribu peserta tercapai, Sidrap tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga pusat percakapan pendidikan regional.

Menunggu Kepastian

Kini, satu pertanyaan besar masih menggantung: apakah Menteri akan benar-benar hadir?

Jika iya, kehadiran tersebut bukan sekadar kunjungan simbolis, melainkan bentuk legitimasi yang dapat mengangkat posisi Sidrap dalam peta pendidikan daerah.

Undangan telah disampaikan. Waktu telah ditentukan. Kini, perhatian tertuju pada Juli 2026—momen yang berpotensi menjadikan Sidrap sebagai panggung besar bagi puluhan ribu guru, dengan pemerintah pusat berada di tengahnya.

Continue Reading

Trending