Connect with us

Kompak, Camat Panakkukang & Sekcam Berbagi Tugas Hadiri Pesta Rakyat Tingkat Kelurahan

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Malam ini, Minggu (27/8/2023) Camat Panakkukang Andi Pangerang Nur Akbar dan Sekcamnya Abdul Muis kompak berbagi tugas menghadiri malam pesta rakyat tingkat kelurahan.

Camat Panakkukang Andi Pangerang Nur Akbar menghadiri pesta rakyat tingkat Kelurahan Karuwisi di Jalan Gembira. Disana Camat Eang sapaanya disambut Lurah Karuwisi, Ketua LPM Kelurahan Karuwisi serta para Pj. Ketua RT/RW dan Tokoh Masyarakat.

Sementara itu Sekcam Panakkukang Abdul Muis menghadiri pesta rakyat tingkat Kelurahan Tello Baru di Jalan Dr. Leimena dan Pesta Rakyat Tingkat RW 4 Di Kelurahan Paropo.

Di pesta rakyat Kelurahan Tello Baru yang meriah tersebut Sekcam Panakkukang disambut Lurah Tello Baru Syarifuddin M, Ketua TP PKK Kelurahan Tello Baru, Ketua LPM Kelurahan Tello Baru serta para PJ. Ketua RT/RW dan Tokoh Masyarakat.

Dan di Kelurahan Paropo Sekcam Muis sapaannya disambut Lurah Paropo Achiruddin Achmad, Ketua LPM Kelurahan Paropo, para PJ. Ketua RT/RW dan Tokoh Masyarakat.

Dalam sambutannya masing-masing menyampaikan program-program Pemerintah Kota Makassar serta inovasi-inovasi yang dihadirkan Pemerintah Kecamatan Panakkukang dalam hal pelayanan kepada masyarakat.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Undangan di Tengah Syawalan: Langkah Strategis Bupati Sidrap Bidik Panggung Pendidikan Sulsel

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Tidak semua undangan disampaikan lewat surat resmi. Sebagian justru lahir dari momentum yang tepat. Itulah yang dilakukan Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, saat menghadiri Syawalan 1447 Hijriah yang digelar Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Sabtu (28/03/2026).

Di tengah suasana hangat acara tersebut, Syaharuddin memanfaatkan momen untuk menyampaikan undangan langsung kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti. Undangan itu sederhana, namun sarat makna: hadir ke Sidrap pada Juli 2026.

Bukan untuk seremoni biasa, melainkan menghadiri Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan—sebuah agenda besar yang diproyeksikan menghadirkan sekitar 60 ribu tenaga pendidik dari seluruh Sulawesi Selatan.

Sidrap Siapkan Panggung Besar

Dalam pertemuan itu, Syaharuddin tidak sendiri. Ia didampingi Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, yang juga menjabat Ketua PGRI Sidrap. Kehadiran keduanya mempertegas kesiapan daerah menjadi tuan rumah.

Pesan yang ingin disampaikan pun jelas: Sidrap tidak sekadar ingin menjadi lokasi pelaksanaan, tetapi juga menjadikan Porsenijar sebagai momentum kebangkitan dan konsolidasi dunia pendidikan di daerah.

Jika terealisasi sesuai rencana, kegiatan ini berpotensi mengubah Sidrap menjadi pusat aktivitas pendidikan di Sulawesi Selatan selama beberapa hari, dengan ribuan guru berkumpul dalam satu ruang interaksi besar.

Sinyal Positif dari Menteri

Respons Abdul Mu’ti terbilang singkat namun bermakna. Ia mengapresiasi undangan tersebut dan memberikan sinyal positif atas kesiapan Sidrap.

Dalam konteks forum seperti Syawalan, jawaban semacam ini kerap dimaknai sebagai indikasi awal dukungan. Sebuah “kode” bahwa agenda tersebut mulai masuk dalam perhatian pemerintah pusat.

Disaksikan Para Pemangku Kepentingan

Percakapan itu tidak terjadi secara tertutup. Turut hadir Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama sejumlah kepala daerah dan jajaran Muhammadiyah.

Artinya, undangan tersebut tidak hanya sampai ke Menteri, tetapi juga diketahui oleh para pemangku kepentingan yang berperan dalam mendorong suksesnya agenda tersebut.

Lebih dari Sekadar Event

Porsenijar bukan sekadar ajang lomba olahraga dan seni. Di balik itu, terdapat ruang pertemuan besar bagi para guru untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring, dan membangun energi kolektif pendidikan.

Jika target kehadiran puluhan ribu peserta tercapai, Sidrap tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga pusat percakapan pendidikan regional.

Menunggu Kepastian

Kini, satu pertanyaan besar masih menggantung: apakah Menteri akan benar-benar hadir?

Jika iya, kehadiran tersebut bukan sekadar kunjungan simbolis, melainkan bentuk legitimasi yang dapat mengangkat posisi Sidrap dalam peta pendidikan daerah.

Undangan telah disampaikan. Waktu telah ditentukan. Kini, perhatian tertuju pada Juli 2026—momen yang berpotensi menjadikan Sidrap sebagai panggung besar bagi puluhan ribu guru, dengan pemerintah pusat berada di tengahnya.

Continue Reading

Trending