Sinergi Dengan Satpol PP,Bapenda Kota Makassar Pasang Spanduk Wajib Pajak di Beberapa Titik
Kitasulsel—Makassar—Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Makassar kali ini mendampingi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melakukan pemasangan spanduk wajib pajak di beberapa lokasi atau titik.
Pendampingan tersebut sesuai perintah langsung Plt. Kasatpol PP Makassar Ikhsan, S.Sos., MM, Kamis (10/08/2023).
Selain itu giat tersebut juga terlaksana sesuai SP bantuan pengamanan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) sebagaimana sesuai surat perintah :
Menindaklanjuti surat perintah kami Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar nomor 6302/ST-BAPENDA-5/V/2023 tanggal 07 Agustus 2023. Perihal pemasangan spanduk/banner/sticker dan/atau penutupan sementara/penyegelan objek pajak terkait tunggakan Pembayaran Bajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkosan (PBB-P2).
Sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut di atas, untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan, maka disampaikan kepada bapak kiranya dapat memberikan bantuan personil untuk menjaga keamanan di maksud sebanyak 4 (empat) orang anggota Satpol PP Makassar.
Untuk diketahui bersama, sebelum giat dilaksanakan, pihak Satpol PP dan Bapenda Makassar, terlihat terlebih dahulu menggelar apel yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pengawasan Koordinasi Reza Nugraha, S.STP., dari Dinas Pendapatan Daerah Kota Makassar.
Kegiatan ini mulai pada pukul 08.00 WITA pagi hingga selesai yang bertempat di Kantor Badan Pendapatan Daerah, Jalan Urip Sumohardjo, Nomor 8, Kelurahan Maccini, Kecamatan Makassar, Kota Makassar Provinsi Sulsel.
Kepada awak media, Ikhsan, S.Sos., MM., selaku Kasatpol mengatakan, untuk hari ini kami pihak Satpol PP mendampingi Dispenda Makassar untuk melakukan pemasangan spanduk wajib pajak.
“Ada sekitar 5 titik lokasi yang berbeda. Pertama di Jalan Perintis Depan Litha & Co. Kedua, Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo Depan SPBU, ketiga di Jalan Veteran Utara Depan SPBU, ke empat di Jalan Onta Lama (Hotel Cokelat), yang intinya ada 5 titik,” ucap Ikhsan.
“Jadi, Bapenda Makassar melakukan penindakan terhadap wajib pajak yang belum membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).”
Dalam hal tersebut, tim penindakan dari Bapenda berupaya melakukan pemasangan spanduk peringatan. Tindakan tersebut dilakukan pada toko, gudang, SPBU, rumah tinggal, perusahaan, dan hotel, tutup Ikhsan Kasatpol PP Makassar
DISKOMINFO LUWU TIMUR
Bupati Luwu Timur Tinjau Objek Wisata Danau Matano di Hari Terakhir Libur Lebaran
Kitasulsel–LUWUTIMUR Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, meninjau langsung sejumlah objek wisata di kawasan Danau Matano dengan mendatangi satu per satu lokasi menggunakan perahu cepat (speedboat) pada hari terakhir libur Lebaran, Minggu (29/03/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Irwan memastikan seluruh personel Tim Reaksi Cepat tetap siaga di lapangan. Tim yang terlibat terdiri dari BPBD, Damkar, Tagana, Satpol PP, serta tim kesehatan.
Di setiap titik kunjungan, Bupati melakukan pengecekan kesiapan petugas, termasuk ketersediaan peralatan keselamatan dan layanan darurat bagi para pengunjung.
Peninjauan ini mencakup sejumlah destinasi wisata populer di kawasan Sorowako, Kecamatan Nuha, di antaranya Pantai Molino Sumasang, Pantai Impian, Pantai Ide, dan Pantai Salonsa.
Selain itu, Bupati Irwan juga memberikan instruksi agar segera disiapkan pembatas area berenang khusus anak-anak di sekitar pesisir danau guna meningkatkan aspek keselamatan.
Dalam kesempatan tersebut, salah satu warga menyampaikan langsung harapannya kepada Bupati agar pemerintah menghadirkan tim medis di lokasi wisata, khususnya pada akhir pekan dan hari libur saat jumlah pengunjung meningkat.
Menanggapi hal tersebut, Bupati yang akrab disapa Ibas itu menyatakan kesiapannya.
“Bagus masukanta, kami akan siagakan tim medis jika hari libur dan ramai pengunjung,” ujarnya.
Lebih lanjut, Irwan menegaskan bahwa kawasan pantai di Danau Matano akan menjadi fokus penataan ke depan, baik dari sisi tata ruang maupun pengembangan infrastruktur.
Menurutnya, penataan tersebut mencakup penyelarasan bangunan di sekitar kawasan wisata, termasuk kafe dan vila di pesisir pantai agar terlihat lebih rapi dan menarik bagi wisatawan.
“Jadi akan dilakukan penyelarasan bangunan untuk objek wisata seperti kafe dan vila yang ada di pesisir Pantai Matano sehingga terlihat bagus dan rapi bagi pengunjung,” tuturnya.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam meningkatkan kenyamanan dan keamanan wisatawan, sekaligus menjadikan Danau Matano sebagai destinasi unggulan di daerah tersebut.
-
Nasional9 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics1 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login