Connect with us

DKP Makassar Pantau Ketersediaan Bahan Pangan Jelang HBKN

Published

on

Kitasulsel–Makassar–Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Ketahanan Pangan dalam mencukupi ketersediaan dan menjaga stabilitas harga bahan pangan pokok, Rabu (21/06/2023).

Sehubungan dengan upaya Pemkot Makassar, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Mahyudin, S.STP., M.Ap., turun langsung memantau ketersediaan Bahan Pangan jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Mahyudin mengatakan, pemantuan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan pangan serta kestabilan harga bahan pokok dan barang lainnya di pasar tradisional dan swalayan Kota Makassar.

Potret : Kadis DKP Makassar Bersama Stakeholder Terkait Pantau Ketersediaan Pangan di Pasar dan Swalayan.

Lanjutnya, Bahan pokok merupakan dasar kebutuhan masyarakat, olehnya itu kami lakukan monitoring bahan pokok jelang lebaran Idul Adha 1444 Hijria untuk mengantisipasi kelangkaan di masyarakat.

Setelah dilakukan pengecekan di lapangan, ketersediaan bahan pokok untuk masyarakat jelang HBKN, “kami lakukan pemantauan secara rutin serta harga bahan pokok, kami pastikan masih terpantau aman,” ujar Mahyudin Kadis DKP Makassar.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Musyawarah Adat Padoe, Tegaskan Dukungan Pelestarian Budaya

Published

on

Kitasulsel–LuwuTimur Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Musyawarah Adat Budaya Suku Padoe yang digelar di Rumah Adat Padoe, Kecamatan Wasuponda, Jumat (27/03/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada Lembaga Adat Padoe atas terselenggaranya kegiatan musyawarah yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Ia menilai, musyawarah adat tersebut memiliki peran penting dalam memberikan dampak positif, tidak hanya bagi masyarakat Padoe, tetapi juga bagi masyarakat Luwu Timur secara keseluruhan.

“Sebagai pemerintah daerah, kami berharap kegiatan ini benar-benar membawa manfaat yang baik. Karena kita di Luwu Timur tidak bisa dipisahkan dari adat,” ujarnya.

Menurut Irwan, keberadaan adat dan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat serta menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung setiap hasil dan rencana yang dihasilkan dari musyawarah adat tersebut.

“Kami siap mendukung apa yang menjadi harapan dan perencanaan adat Padoe, karena saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Padoe,” tegasnya.

Ia juga berharap, musyawarah besar ini mampu melahirkan keputusan terbaik yang dapat menjadi rujukan bersama, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Perbedaan itu hal yang biasa, namun dinamika harus kita jadikan sebagai berkah, bukan permasalahan,” tandas Bupati Irwan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.

Continue Reading

Trending