Indira Yusuf Ismail Dorong Kreativitas UMKM Fashion Lokal Lewat Peresmian Butik di TSM Makassar
Kitasulsel–MAKASSAR,- Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail hadir meresmikan offline store butik fashion muslimah KAMI yang berada di Trans Studio Mall Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga, Kamis (1/06/2023).
Kedatangan Indira pada acara peresmian cabang fashion muslimah ke 26 tersebut disambut meriah oleh pihak owner, sejumlah selebgram wanita, hingga warga yang memadati area butik.
Adapun peresmian Butik KAMI ditandai dengan pengguntingan pita oleh Indira Yusuf ismail bersama Owner Butik KAMI Istafiana Candarini, Afina Candarini, dan Nadia Karina. Serta Founder PT Warna Modern Indonesia yang bekerja sama dengan Butik KAMI, Bima Laga.
Dalam sambutannya, Indira Yusuf Ismail mengapresiasi owner butik KAMI karena telah menghadirkan brandnya di Makassar. Indira juga mensupport pelaku UMKM agar bisa terus berkembang.
“Brand yang sudah ada di Jakarta dan di berbagai Pulau Jawa sudah bisa dihadirkan di Makassar sehingga tidak perlu jastip lagi ke luar kota,” ujarnya.
Sehingga, Lanjut Indira, dengan semakin banyaknya butik Fashion di Makassar, dirinya berharap anak muda Makassar dapat berkreasi membangun UMKM Fashion Lokal di Kota Sendiri.
“Dengan jajaran brand lokal yang hadir, kita berharap brand seperti ini bisa merajai kota kita lewat kreativitas anak-anak muda kita,” harapnya.
Sementara itu, Owner Butik KAMI mengucapkan terimakasih kepada Indira karena telah menyempatkan hadir di tengah-tengah kegiatannya yang padat.
“Kami mengucapkan terimakasih atas kehadirannya, mudah-mudahan hadirnya store kami bisa menjadi kabar bahagia,” tuturnya.
Usai peresmian butik, Istafiana Candarini bersama owner lainnya mengajak Indira berkeliling melihat koleksi dress dan hijab.
Warga yang hadir memadati depan toko pun berganti-gantian memasuki butik demi berbelanja sejumlah dress ataupun hijab sekaligus mengambil kesempatan foto bersama Indira.
DISKOMINFO KAB SIDRAP
Implementasi Program Nyata, Sidrap Era Syaharuddin Alrif Tunjukkan Penurunan Kemiskinan Signifikan
KITASULSEL—SIDRAP – Implementasi program pro rakyat yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di bawah kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif menunjukkan hasil nyata. Kabupaten penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan itu berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulsel.
Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan pada September 2025, Kabupaten Sidrap menempati posisi ketiga terendah tingkat kemiskinan dari 23 kabupaten/kota se-Sulsel. Persentase penduduk miskin di Sidrap tercatat sebesar 4,91 persen, hanya berada di bawah Kota Makassar (4,43 persen) dan Kota Parepare (4,44 persen).
Capaian ini diraih pada masa kepemimpinan pasangan Syaharuddin Alrif–Nurkanaah yang resmi memimpin Kabupaten Sidrap sejak 20 Februari 2025 lalu.
Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut dan menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh elemen daerah.
“Alhamdulillah, ini kabar gembira bagi Kabupaten Sidrap. Capaian ini tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari jajaran pemerintah, stakeholder, hingga partisipasi aktif masyarakat,” ujar Syaharuddin Alrif.
Ia menambahkan, sejak awal pemerintahannya berkomitmen menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan, petani, dan pelaku usaha kecil.
Pengamat pemerintahan, Dr. Andi Fadli, menilai keberhasilan Sidrap menekan angka kemiskinan tidak terlepas dari kemampuan kepala daerah dalam mengimplementasikan program secara konsisten dan terukur.
“Capaian yang diraih Sidrap saat ini di bawah nahkoda H. Syaharuddin Alrif tidak datang secara instan. Program-program yang dijanjikan kepada masyarakat mampu dijabarkan dengan baik dalam kebijakan nyata. Hasilnya terlihat jelas, kemiskinan menurun dan Sidrap tumbuh menjadi kabupaten dengan pencapaian yang signifikan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dr. Andi Fadli menyoroti kemajuan Sidrap di berbagai sektor pembangunan, dengan sektor pertanian sebagai penopang utama. Sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan, Sidrap dinilai berhasil menjaga produktivitas pertanian melalui penguatan irigasi, bantuan sarana produksi, pendampingan petani, serta kepastian distribusi hasil panen.
Selain pertanian, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan juga menunjukkan perbaikan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan capaian ini, Kabupaten Sidrap kian mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pembangunan yang efektif di Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi contoh bahwa program pro rakyat yang terimplementasi dengan baik mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.
-
Nasional8 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics1 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login