Connect with us

Disupport Subsidi Penerbangan Pemprov Sulsel, Andi Sudirman Jajal Pesawat Susi Air Makassar – Bone

Published

on

Kitasulsel—Bone—Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman melakukan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Bone, Rabu (31/5/2023).

Dalam kunjungan kerja itu, Gubernur Andi Sudirman turut menggunakan penerbangan subsidi dari Makassar ke Bone melalui Susi Air.

“Alhamdulillah, hari ini mencoba terbang dari Makassar ke Bone menggunakan penerbangan Susi Air. Pendaratannya sangat mulus tiba di Bandara Arung Palakka Bone,” ungkapnya.

Penerbangan ini merupakan salah satu dari 5 rute penerbangan (PP) yang disubsidi Pemprov Sulsel melalui Susi Air.

Adapun rute penerbangan yang disubsidi (Pergi Pulang), diantaranya Makassar – Masamba, Masamba-Sorowako, Makassar-Bone, Makassar-Selayar, dan Bone – Kendari.

“Kami senang dengan antusias masyarakat untuk ikut terbang,” ujarnya.

Subsidi penerbangan ini sebagai bentuk stimulus bagi penumpang untuk  mendapatkan harga tiket yang terjangkau.

“Kita harap dengan adanya subsidi penerbangan ini akan memudahkan mobilitas barang dan jasa, yang muaranya akan menggeliatkan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

“Kalau lewat darat kita tempuh sekitar 3-4 jam. Dengan naik pesawat dan sudah subsidi, kini Makassar ke Bone sekitar 40 menit,” pungkasnya.

Setibanya di Bandara Arung Palakka Bone, Gubernur Andi Sudirman menyempatkan berbincang dengan penumpang yang sedang menunggu di Bandara Arung Palakka Bone.

Para penumpang itu, sedang menunggu untuk penerbangan dari Bone menuju Kendari. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Implementasi Program Nyata, Sidrap Era Syaharuddin Alrif Tunjukkan Penurunan Kemiskinan Signifikan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Implementasi program pro rakyat yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di bawah kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif menunjukkan hasil nyata. Kabupaten penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan itu berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulsel.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan pada September 2025, Kabupaten Sidrap menempati posisi ketiga terendah tingkat kemiskinan dari 23 kabupaten/kota se-Sulsel. Persentase penduduk miskin di Sidrap tercatat sebesar 4,91 persen, hanya berada di bawah Kota Makassar (4,43 persen) dan Kota Parepare (4,44 persen).

Capaian ini diraih pada masa kepemimpinan pasangan Syaharuddin Alrif–Nurkanaah yang resmi memimpin Kabupaten Sidrap sejak 20 Februari 2025 lalu.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut dan menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh elemen daerah.

“Alhamdulillah, ini kabar gembira bagi Kabupaten Sidrap. Capaian ini tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari jajaran pemerintah, stakeholder, hingga partisipasi aktif masyarakat,” ujar Syaharuddin Alrif.

Ia menambahkan, sejak awal pemerintahannya berkomitmen menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan, petani, dan pelaku usaha kecil.

Pengamat pemerintahan, Dr. Andi Fadli, menilai keberhasilan Sidrap menekan angka kemiskinan tidak terlepas dari kemampuan kepala daerah dalam mengimplementasikan program secara konsisten dan terukur.

“Capaian yang diraih Sidrap saat ini di bawah nahkoda H. Syaharuddin Alrif tidak datang secara instan. Program-program yang dijanjikan kepada masyarakat mampu dijabarkan dengan baik dalam kebijakan nyata. Hasilnya terlihat jelas, kemiskinan menurun dan Sidrap tumbuh menjadi kabupaten dengan pencapaian yang signifikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Andi Fadli menyoroti kemajuan Sidrap di berbagai sektor pembangunan, dengan sektor pertanian sebagai penopang utama. Sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan, Sidrap dinilai berhasil menjaga produktivitas pertanian melalui penguatan irigasi, bantuan sarana produksi, pendampingan petani, serta kepastian distribusi hasil panen.

Selain pertanian, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan juga menunjukkan perbaikan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan capaian ini, Kabupaten Sidrap kian mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pembangunan yang efektif di Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi contoh bahwa program pro rakyat yang terimplementasi dengan baik mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Continue Reading

Trending