Connect with us

Daftar Bakal Calon DPD RI Wilayah Sulsel,Diza Rasyid Ali Didampingi Ratusan Anggota Pemuda Pancasila Berjalan Kaki Menuju KPU

Published

on

Kitasulsel–Makassar – Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sulsel Diza Rasyid Ali secara resmi melakukan pendaftaran bakal calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI wilayah Sulawesi Selatan di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jumat (12/5).

Pendaftaran bakal calon DPD RI Sulsel ini diwarnai aksi jalan kaki dari Kantor KNPI Makassar menuju kantor KPU didampingi ratusan personil Pemuda Pancasila.

Diza Rasyid Ali yang merupakan ketua MPW PP Sulsel ini berkomitmen terus memberikan kontribusi terhadap persatuan NKRI dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

Keterwakilannya kali ini juga merupakan harapan untuk terus memperjuangkan kaum perempuan dalam hal hak sebagai warga negara.

“Organisasi Pemuda Pancasila ini bukan sekedar sarana mengumpulkan anggota-anggota dalam hal pembela terhadap negara tetapi juga bagaimana perjuangkan kepentingan orang banyak yang hidup didalamnya tanpa terkecuali,” katanya.

Sementara, Ketua Srikandi Pemuda Pancasila Irmawati Syahrir yang ditemui sesaat sebelum perjalanan menuju kantor KPU untuk melakukan pendaftaran mengatakan bentuk kepedulian terhadap kaum perempuan dibuktikan organisasinya dengan mendukung penuh keterwakilan ketua MPW sebagai calon yang akan memperjuangkan di parlemen nanti.

Ime sapaan akrabnya menuturkan harapan besar atas keterwakilan srikandi di parlemen nantinya akan menjadi penyalur aspirasi terutama kaum perempuan yang bukan hanya di wilayah Sulsel melainkan seluruh Indonesia.

“Kami berharap karena ketua kami adalah satu dari dua orang perempuan yang diketahui akan menjadi calon DPD RI wilayah Sulsel ini akan memperjuangkan kaum perempuan, khususnya perempuan-perempuan di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Karena itu, ia pun menyampaikan komitmen anggota Pemuda Pancasila untuk terus memberikan dukungan kepada calon DPD RI yang didampinginya itu.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Implementasi Program Nyata, Sidrap Era Syaharuddin Alrif Tunjukkan Penurunan Kemiskinan Signifikan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Implementasi program pro rakyat yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di bawah kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif menunjukkan hasil nyata. Kabupaten penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan itu berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulsel.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan pada September 2025, Kabupaten Sidrap menempati posisi ketiga terendah tingkat kemiskinan dari 23 kabupaten/kota se-Sulsel. Persentase penduduk miskin di Sidrap tercatat sebesar 4,91 persen, hanya berada di bawah Kota Makassar (4,43 persen) dan Kota Parepare (4,44 persen).

Capaian ini diraih pada masa kepemimpinan pasangan Syaharuddin Alrif–Nurkanaah yang resmi memimpin Kabupaten Sidrap sejak 20 Februari 2025 lalu.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut dan menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh elemen daerah.

“Alhamdulillah, ini kabar gembira bagi Kabupaten Sidrap. Capaian ini tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari jajaran pemerintah, stakeholder, hingga partisipasi aktif masyarakat,” ujar Syaharuddin Alrif.

Ia menambahkan, sejak awal pemerintahannya berkomitmen menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan, petani, dan pelaku usaha kecil.

Pengamat pemerintahan, Dr. Andi Fadli, menilai keberhasilan Sidrap menekan angka kemiskinan tidak terlepas dari kemampuan kepala daerah dalam mengimplementasikan program secara konsisten dan terukur.

“Capaian yang diraih Sidrap saat ini di bawah nahkoda H. Syaharuddin Alrif tidak datang secara instan. Program-program yang dijanjikan kepada masyarakat mampu dijabarkan dengan baik dalam kebijakan nyata. Hasilnya terlihat jelas, kemiskinan menurun dan Sidrap tumbuh menjadi kabupaten dengan pencapaian yang signifikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Andi Fadli menyoroti kemajuan Sidrap di berbagai sektor pembangunan, dengan sektor pertanian sebagai penopang utama. Sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan, Sidrap dinilai berhasil menjaga produktivitas pertanian melalui penguatan irigasi, bantuan sarana produksi, pendampingan petani, serta kepastian distribusi hasil panen.

Selain pertanian, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan juga menunjukkan perbaikan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan capaian ini, Kabupaten Sidrap kian mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pembangunan yang efektif di Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi contoh bahwa program pro rakyat yang terimplementasi dengan baik mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Continue Reading

Trending