Connect with us

Danny Pomanto Doakan Kepergian Adik Kandung Bupati Jeneponto: Semoga Husnul Khotimah

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengucapkan rasa belasungkawa atas meninggalnya Kepala BPBD Jeneponto Ikrar Ishak Iskandar.

Adik kandung Bupati Jeneponto Ikhsan Iskandar itu menghembuskan nafas terakhirnya di RSUP Wahidin Sudirohusodo, Selasa (9/05/2023) pagi.

Usai mendengar kabar duka tersebut di sela-sela kesibukannya, Wali Kota Danny Pomanto langsung menuju rumah duka di Perumahan Bumi Permata Hijau, Jalan Sultan Alauddin.

Tiba di rumah duka, Danny Pomanto memberikan dukungan moral kepada keluarga almarhum yang ditinggalkan.

Ia juga tampak memeluk Bupati Jeneponto Ikhsan Iskandar dan mendoakan agar almarhum husnul khotimah.

“Saya secara pribadi, mewakili pemerintah kota dan  masyarakat Makassar mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya almarhum Ikrar Iskandar yang juga adik Kandung Bupati Jeneponto Ikhsan Iskandar, semoga almarhum husnul khotimah,” doa Danny Pomanto.

Almarhum Ikrar Ishak Iskandar meninggal dunia di usia yang ke-50 tahun karena sakit dan sempat dirawat di PCC RSUP Wahidin Sudirohusodo.

Rencananya, almarhum Ikrar Ishak Iskandar akan dikebumikan di pemakaman keluarga di Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto pada 10 Mei 2023.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

Continue Reading

Trending