Connect with us

Longwis Milan Dikelurahan Totaka Berbenah Jelang Pelaksanaan Hari OTDA Ke XXVII Di Makassar

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Camat Ujung Tanah Ibrahim Chaidar Said. S.IP. M.Si bersama kepala Dinas KB dan didampingi Lurah Totaka turun memonitoring dan memantau Langsung Laskar Pelangi 24 Jam dalam membenahi lorong wisata Milan yang berada di kelurahan totaka dalam rangka kunjugan otonomi daerah yang akan di laksanakan tanggal 29 April 2023.

Kunjungan Monitoring ini dilakukan guna memastikan kesiapan longwis Milan menyambut kepala kepala daerah yang akan mengunjungi longwis pilihan walikota makassar ini.

Lurah Totaka yang ikut bersama rombongan kepala dinas KB mengatakan bahwa suatu kebanggan bagi masyarakat Kecamatan ujung tanah khususnya di kelurahan Totaka akan kesempatan yang diberikan kepada longwis Milan di kelurahan Totaka menjadi bagian dari pelaksanaan peringatan hari otonomi daerah.

“Suatu kebanggan bagi kami bisa menjadi bagian dari pelaksanaan hari otda di kota makassar ini,longwis Milan akan terus kita benahi bersama lorong lorong wisata lainnya agar bisa menjadi longwis yang memiliki daya tarik lebih,kepercayaan kepada longwis Milan dari pak walikota ini akan menjadi semangat tambahan bagi kami semua di kelurahan Totaka dan Kecamatan ujung tanah pada umumnya,urai lurah Totaka .

Diketahui bahwa dalam pelaksanaan hari otda yang dipusatkan DiKota makassar,sejumlah lorong wisata di kota makassar akan menjadi Distinasi kunjungan oleh kepala kepala daerah yang merupakan peserta hari otonomi daerah.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

DR.Bunyamin: Ibadah Haji Bukan Hanya Ritual, Tapi Ujian Saling Menjaga

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Co-Founder PT Annur Maarif, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, membawakan materi pada hari pertama pembekalan Manasik Haji Akbar yang digelar di Masjid Agung Sidrap, Senin (30/03/2026).

Dalam penyampaiannya, tokoh yang juga Ketua Yayasan As’adiyah itu tidak hanya memberikan materi teknis terkait ibadah haji, tetapi juga menekankan pentingnya nilai kemanusiaan dan kebersamaan selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Menurutnya, para jamaah akan menjalani kehidupan bersama dalam satu kelompok (kloter) selama kurang lebih 40 hari, baik di hotel maupun di lokasi ibadah. Kondisi tersebut menuntut sikap saling memahami, menghargai, dan menjaga satu sama lain.

“Fokus ibadah maki saja, luruskan niat ta dan saling jaga ki,” ujar Bunyamin di hadapan ratusan jamaah.

Ia juga memastikan bahwa seluruh proses administratif, termasuk urusan visa bagi jamaah haji reguler maupun khusus, telah rampung. Karena itu, jamaah diminta tidak lagi memikirkan hal-hal teknis dan cukup mempersiapkan diri secara fisik serta spiritual.

“Urusan visa jamaah sudah rampung. Jadi jamaah fokus saja pada ibadah, jaga kesehatan, dan perbaiki niat karena Allah,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa orang terdekat jamaah selama di Tanah Suci bukanlah keluarga, melainkan rekan sekamar dan satu rombongan. Oleh sebab itu, solidaritas menjadi kunci utama dalam menjaga kekhusyukan ibadah.

“Teman sekamar itu belum tentu keluarga kita. Maka saling jaga, saling bantu, dan saling mengingatkan adalah bagian dari ibadah itu sendiri,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bunyamin juga meminta doa dari para jamaah untuk seluruh tim PT Annur Maarif yang akan mendampingi dan melayani jamaah sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.

“Doakan tim Annur yang akan selalu berada di sekitar jamaah. Mereka adalah perwakilan kami untuk memastikan seluruh jamaah terlayani dengan baik sesuai standar Annur Maarif,” ungkapnya.

Diketahui, PT Annur Maarif menjadi satu-satunya travel haji asal Kabupaten Sidrap yang memberangkatkan jamaah dalam jumlah besar pada musim haji 2026. Dari total sekitar 750 jamaah haji reguler asal Sidrap, seluruhnya tergabung dalam layanan Annur, ditambah 105 jamaah haji khusus yang juga menggunakan travel tersebut.

Kehadiran Manasik Haji Akbar ini menjadi bagian penting dalam pembekalan jamaah, tidak hanya dari sisi fiqih ibadah, tetapi juga penguatan mental, spiritual, dan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi fondasi utama dalam menjalankan ibadah haji secara sempurna.

Continue Reading

Trending