Connect with us

Pasca Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, Camat Wajo Kembali Turun ke Lokasi Pantau Langsung Bongkar Muat Sampah

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Dengan merawat dan menjaga kebersihan Kecamatan Wajo akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat baik yang tinggal maupun yang melintas.

Hj. Hamna Faisal, S.T., M.M., Camat Wajo tak kenal siang dan malam. Seperti yang dilakukan, Minggu malam (23/04/2023).

Ia kembali turun ke lokasi bongkar muat sampah di zona Utara dan Selatan wilayah Kec. Wajo Makassar.

Pasca lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah. Camat Hj. Hamna Faisal, turun langsung memantau aktifitas bongkar muat dari Fukuda ke mobil tongkang dan mobil Tangkasaki, untuk memastikan penanganan sampah sebelum ke TPA Antang.

“Dengan kehadiran Camat Wajo Hj. Hamna Faisal di wilayahnya tersebut diharapkan dapat memompa semangat para anggota satgas kebersihan Kecamatan Wajo.”

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

Continue Reading

Trending