Connect with us

Lantang Bangngia Run Race, Danny Pomanto: Wadah Penyaluran Energi Positif Anak Muda Makassar

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Sebanyak 75 pelari perwakilan dari 15 kecamatan berhasil lolos ke tingkat kota Lantang Bangngia Run Race 2023.

Masing-masing kecamatan mengutus lima pelari. Mereka melintasi jalur sepanjang 100 meter di Kawasan CPI, Rabu (19/04).

Lantang Bangngia Run Race 2023 Tingkat Kota Makassar dibagi ke dalam tiga tahap. Yakni tahap klasifikasi, semifinal, dan final.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib menonton langsung jalannya pertandingan.

Sebelum mulai pertandingan, Danny Pomanto dalam sambutannya membakar semangat para peserta.

Ia mengimbau peserta agar tetap menjaga sportifitas, kekompakan, serta tetap disiplin agar saat bertanding tidak terjadi kecelakaan di jalur lintasan.

“Dalam istilah olahraga prestasi itu mutlak, persahabatan itu abadi dan inti perlombaan pada malam hari ini adalah persahabatan,” imbau Danny Pomanto.

Ia pun merasa bersyukur dua tahun Lantang Bangngia Run Race berjalan lancar. Katanya, kesuksesan ini berkat dukungan, kerja sama, dan kerja keras semua pihak.

Sehingga kedepan, pemerintah kota bersama jajaran TNI\Polri dan seluruh unsur pemerintah akan mengemas kegiatan seperti ini untuk menyalurkan energi besar yang dimiliki anak muda Makassar.

“Saya sudah berbincang-bincang dengan Kapolrestabes dan beliau akan menambah beberapa kegiatan lagi sehingga energi besar anak-anak Makassar yang selama ini tidak tersalurkan bisa tersalurkan,” tuturnya.

Insya Allah secara total hadiah saya tambah Rp20 juta,” tambah Danny Pomanto.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhmad Ngajib memberikan apresiasi atas event olahraga Lantang Bangngia Run Race 2023.

“Kegiatan ini sangat positif sekali, karena dengan kegiatan ini maka kegiatan yang dinilai negatif bisa kita alihkan menjadi kegiatan yang positif,” ucap Kombes Pol Mokhamad Ngajib.

Melalui kegiatan ini, Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengajak seluruh anak-anak muda Makassar untuk menghilangkan kebiasaan negatif yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Seperti tawuran dan balap liar sehingga mudah-mudahan melalui kegiatan ini kita bisa alihkan menjadi kegiatan positif,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan Polrestabes Makassar atas event olahraga ini, Kombes Pol Mokhamad Ngajib memberikan satu unit motor sebagai hadiah bagi juara Lantang Bangngia Run Race Tingkat Kota Makassar.

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Implementasi Program Nyata, Sidrap Era Syaharuddin Alrif Tunjukkan Penurunan Kemiskinan Signifikan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Implementasi program pro rakyat yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di bawah kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif menunjukkan hasil nyata. Kabupaten penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan itu berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulsel.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan pada September 2025, Kabupaten Sidrap menempati posisi ketiga terendah tingkat kemiskinan dari 23 kabupaten/kota se-Sulsel. Persentase penduduk miskin di Sidrap tercatat sebesar 4,91 persen, hanya berada di bawah Kota Makassar (4,43 persen) dan Kota Parepare (4,44 persen).

Capaian ini diraih pada masa kepemimpinan pasangan Syaharuddin Alrif–Nurkanaah yang resmi memimpin Kabupaten Sidrap sejak 20 Februari 2025 lalu.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut dan menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh elemen daerah.

“Alhamdulillah, ini kabar gembira bagi Kabupaten Sidrap. Capaian ini tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari jajaran pemerintah, stakeholder, hingga partisipasi aktif masyarakat,” ujar Syaharuddin Alrif.

Ia menambahkan, sejak awal pemerintahannya berkomitmen menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan, petani, dan pelaku usaha kecil.

Pengamat pemerintahan, Dr. Andi Fadli, menilai keberhasilan Sidrap menekan angka kemiskinan tidak terlepas dari kemampuan kepala daerah dalam mengimplementasikan program secara konsisten dan terukur.

“Capaian yang diraih Sidrap saat ini di bawah nahkoda H. Syaharuddin Alrif tidak datang secara instan. Program-program yang dijanjikan kepada masyarakat mampu dijabarkan dengan baik dalam kebijakan nyata. Hasilnya terlihat jelas, kemiskinan menurun dan Sidrap tumbuh menjadi kabupaten dengan pencapaian yang signifikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Andi Fadli menyoroti kemajuan Sidrap di berbagai sektor pembangunan, dengan sektor pertanian sebagai penopang utama. Sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan, Sidrap dinilai berhasil menjaga produktivitas pertanian melalui penguatan irigasi, bantuan sarana produksi, pendampingan petani, serta kepastian distribusi hasil panen.

Selain pertanian, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan juga menunjukkan perbaikan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan capaian ini, Kabupaten Sidrap kian mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pembangunan yang efektif di Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi contoh bahwa program pro rakyat yang terimplementasi dengan baik mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Continue Reading

Trending