Connect with us

Dinas PU Makassar Turunkan Puluhan Petugas Lakukan Sosialisasi DTD Pemasangan Sambungan IPAL Losari

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar menurunkan 75 petugas untuk melakukan sosialisasi dari rumah ke rumah atau door to door ihwal pemasangan sambungan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) Losari.

Tindakan ini dilakukan dalam rangka memastikan para calon pelanggan yang berjumlah sekitar 1.500 titik di 4 kecamatan, yakni Kecamatan Mariso, Mamajang, Tamalate, dan Ujungpandang, memahami dengan baik proses dan manfaat dari rencana tersebut.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Air Limbah (UPT PAL) Dinas PU Kota Makassar, Hamka Darwis, menyatakan bahwa tindakan sosialisasi sekaligus survei ini sangat penting untuk memastikan keberhasilan program pemerintah.

“Ini sangat penting dalam mengatasi masalah lingkungan dan kesehatan masyarakat di Kota Makassar,” kata Hamka, Jumat, 14 April 2023.

Selain itu, Dinas PU Kota Makassar juga menghimbau kepada seluruh warga Kota Makassar untuk segera melaporkan kepada Lurah/Camat jika menemukan pemasangan tiang fiber optik yang tidak berijin.

“Laporkan dan kami akan tertibkan,” tuturnya.

Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di masa mendatang.

Dalam upaya mewujudkan lingkungan yang sehat dan layak huni bagi warga Kota Makassar, Dinas PU Kota Makassar berharap hal ini dapat diterima dan didukung oleh seluruh lapisan masyarakat.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Implementasi Program Nyata, Sidrap Era Syaharuddin Alrif Tunjukkan Penurunan Kemiskinan Signifikan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Implementasi program pro rakyat yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di bawah kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif menunjukkan hasil nyata. Kabupaten penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan itu berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulsel.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan pada September 2025, Kabupaten Sidrap menempati posisi ketiga terendah tingkat kemiskinan dari 23 kabupaten/kota se-Sulsel. Persentase penduduk miskin di Sidrap tercatat sebesar 4,91 persen, hanya berada di bawah Kota Makassar (4,43 persen) dan Kota Parepare (4,44 persen).

Capaian ini diraih pada masa kepemimpinan pasangan Syaharuddin Alrif–Nurkanaah yang resmi memimpin Kabupaten Sidrap sejak 20 Februari 2025 lalu.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut dan menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh elemen daerah.

“Alhamdulillah, ini kabar gembira bagi Kabupaten Sidrap. Capaian ini tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari jajaran pemerintah, stakeholder, hingga partisipasi aktif masyarakat,” ujar Syaharuddin Alrif.

Ia menambahkan, sejak awal pemerintahannya berkomitmen menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan, petani, dan pelaku usaha kecil.

Pengamat pemerintahan, Dr. Andi Fadli, menilai keberhasilan Sidrap menekan angka kemiskinan tidak terlepas dari kemampuan kepala daerah dalam mengimplementasikan program secara konsisten dan terukur.

“Capaian yang diraih Sidrap saat ini di bawah nahkoda H. Syaharuddin Alrif tidak datang secara instan. Program-program yang dijanjikan kepada masyarakat mampu dijabarkan dengan baik dalam kebijakan nyata. Hasilnya terlihat jelas, kemiskinan menurun dan Sidrap tumbuh menjadi kabupaten dengan pencapaian yang signifikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Andi Fadli menyoroti kemajuan Sidrap di berbagai sektor pembangunan, dengan sektor pertanian sebagai penopang utama. Sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan, Sidrap dinilai berhasil menjaga produktivitas pertanian melalui penguatan irigasi, bantuan sarana produksi, pendampingan petani, serta kepastian distribusi hasil panen.

Selain pertanian, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan juga menunjukkan perbaikan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan capaian ini, Kabupaten Sidrap kian mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pembangunan yang efektif di Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi contoh bahwa program pro rakyat yang terimplementasi dengan baik mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Continue Reading

Trending