Connect with us

Dialog Ketenagakerjaan Jelang Hari Buruh Internasional,Nielma Palamba:Hubungan Baik Pekerja/Serikat Buruh Berjalan Dengan Baik

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Dialog Ketenagakerjaan dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (Mayday) 1 Mei 2023 digelar pada Rabu siang (12/4/2023) di Hotel Horison Ultima Makassar

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar Nielma Palamba, SH, M.AP. yang mewakili Walikota Makassar mengatakan dalam sambutannya sinergitas hubungan antara pemerintah dengan serikat pekerja/serikat buruh maupun dengan pihak pengusaha di Kota Makassar selama ini berjalan cukup baik. hal ini dibuktikan dengan berbagai keterlibatan serikat pekerja/serikat buruh dalam mendukung berbagai program pemerintah khususnya di bidang ketenagakerjaan.

Dialog Ketenagakerjaan tahun 2023 mengangkat tema “Meningkatkan Hubungan Industrial dan Produktivitas Kerja Menuju Makassar Resilience City” merupakan wujud dari visi misi Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan gerakan masyarakat memperkuat ketahanan ekonomi melalui Hubungan Industrial yang kondusif dan tersedianya kemudahan akses peluang kerja dan bisnis baru.

Pemerintah Kota Makassar juga terus memperluas kesempatan pelatihan bagi pekerja/buruh dalam meningkatkan kompetensinya, juga membuat regulasi yang mendorong perwujudan hubungan industrial yang harmonis, dengan demikian semua pihak berperan agar industri bisa tumbuh dan hubungan industrial menjalankan perannya untuk mendorong terciptanya pembangunan ekonomi. Tambah Kadisnaker Nielma dalam sambutannya

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Implementasi Program Nyata, Sidrap Era Syaharuddin Alrif Tunjukkan Penurunan Kemiskinan Signifikan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Implementasi program pro rakyat yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di bawah kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif menunjukkan hasil nyata. Kabupaten penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan itu berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulsel.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan pada September 2025, Kabupaten Sidrap menempati posisi ketiga terendah tingkat kemiskinan dari 23 kabupaten/kota se-Sulsel. Persentase penduduk miskin di Sidrap tercatat sebesar 4,91 persen, hanya berada di bawah Kota Makassar (4,43 persen) dan Kota Parepare (4,44 persen).

Capaian ini diraih pada masa kepemimpinan pasangan Syaharuddin Alrif–Nurkanaah yang resmi memimpin Kabupaten Sidrap sejak 20 Februari 2025 lalu.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut dan menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh elemen daerah.

“Alhamdulillah, ini kabar gembira bagi Kabupaten Sidrap. Capaian ini tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari jajaran pemerintah, stakeholder, hingga partisipasi aktif masyarakat,” ujar Syaharuddin Alrif.

Ia menambahkan, sejak awal pemerintahannya berkomitmen menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan, petani, dan pelaku usaha kecil.

Pengamat pemerintahan, Dr. Andi Fadli, menilai keberhasilan Sidrap menekan angka kemiskinan tidak terlepas dari kemampuan kepala daerah dalam mengimplementasikan program secara konsisten dan terukur.

“Capaian yang diraih Sidrap saat ini di bawah nahkoda H. Syaharuddin Alrif tidak datang secara instan. Program-program yang dijanjikan kepada masyarakat mampu dijabarkan dengan baik dalam kebijakan nyata. Hasilnya terlihat jelas, kemiskinan menurun dan Sidrap tumbuh menjadi kabupaten dengan pencapaian yang signifikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Andi Fadli menyoroti kemajuan Sidrap di berbagai sektor pembangunan, dengan sektor pertanian sebagai penopang utama. Sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan, Sidrap dinilai berhasil menjaga produktivitas pertanian melalui penguatan irigasi, bantuan sarana produksi, pendampingan petani, serta kepastian distribusi hasil panen.

Selain pertanian, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan juga menunjukkan perbaikan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan capaian ini, Kabupaten Sidrap kian mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pembangunan yang efektif di Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi contoh bahwa program pro rakyat yang terimplementasi dengan baik mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Continue Reading

Trending