Connect with us

Lantang Bangngia Run Race,Camat Rappocini:Semoga Ada Perwakilan Dari Kecamatan Kami Yang Jadi Atlet Profesional

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Pemerintah Kota Makassar melalui Kecamatan Rappocini kembali menggelar Lantang Bangngia Run Race 2023 di Jalan Rappocini Raya Kelurahan Rappocini, Senin (10/04/2023) malam.

 

Lantang Bangngia Run Race ini merupakan wadah menyalurkan energi positif dan bakat anak muda Makassar serta mencegah tindak kriminal di Bulan Ramadhan 1444 H/2023 M.

Turut Hadir Sekretaris Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Makassar dr. Udin Malik, Kepala Bidang Lalu Lintas Perhubungan Kota Makassar Lylie Sunarno beserta jajarannya,  Camat Rappocini M. Aminuddin, S.Sos., M.AP, Sekcam Rappocini Rendra S.E, Kapolsek Rappocini AKP Muh Yusuf, S.Sos.MM beserta jajarannya, Danramil 1408-13/Rappocini Kapten Inf. Nisan beserta jajarannya, Koordinator Dewan Komando B120, Faisal Sahabuddin, Perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, Koordinator Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Makassar, para Lurah se-Kecamatan Rappocini dan Satpol PP BKO Kecamatan Rappocini

Dalam kegiatan tersebut, Aminuddin menyampaikan, kegiatan ini merupakan upaya pemerintah Kota Makassar memfasilitasi anak muda yang bakat lari untuk menunjukan bakatnya.

“Kami berharap diantara 55 peserta dari 11 Kelurahan ini, juara 1 sampai 5 dapat mewakili Kecamatan Rappocini di tingkat Kota Makassar dan salah satu dari mereka akan mendapat juara I di tingkat Kota Makassar,” ucap Aminuddin.

Sementara itu dr. udhin Malik yang juga sekretaris KORMI Makassar berharap dari kegiatan ini dapat menciptakan atlit yang mengharumkan nama Kota Makassar khususnya Kecamatan Rappocini.

“Saya berharap pada malam ini, kita bisa melahirkan atlit yang nanti akan mengharumkan nama Rappocini dan juga nama Kota Makassar. Sehingga anak mudanya Makassar ini, bisa dikenal sebagai anak muda yang membawa energi positif,” ujar dr. Udin Malik. (**)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Implementasi Program Nyata, Sidrap Era Syaharuddin Alrif Tunjukkan Penurunan Kemiskinan Signifikan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Implementasi program pro rakyat yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di bawah kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif menunjukkan hasil nyata. Kabupaten penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan itu berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulsel.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan pada September 2025, Kabupaten Sidrap menempati posisi ketiga terendah tingkat kemiskinan dari 23 kabupaten/kota se-Sulsel. Persentase penduduk miskin di Sidrap tercatat sebesar 4,91 persen, hanya berada di bawah Kota Makassar (4,43 persen) dan Kota Parepare (4,44 persen).

Capaian ini diraih pada masa kepemimpinan pasangan Syaharuddin Alrif–Nurkanaah yang resmi memimpin Kabupaten Sidrap sejak 20 Februari 2025 lalu.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut dan menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh elemen daerah.

“Alhamdulillah, ini kabar gembira bagi Kabupaten Sidrap. Capaian ini tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari jajaran pemerintah, stakeholder, hingga partisipasi aktif masyarakat,” ujar Syaharuddin Alrif.

Ia menambahkan, sejak awal pemerintahannya berkomitmen menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan, petani, dan pelaku usaha kecil.

Pengamat pemerintahan, Dr. Andi Fadli, menilai keberhasilan Sidrap menekan angka kemiskinan tidak terlepas dari kemampuan kepala daerah dalam mengimplementasikan program secara konsisten dan terukur.

“Capaian yang diraih Sidrap saat ini di bawah nahkoda H. Syaharuddin Alrif tidak datang secara instan. Program-program yang dijanjikan kepada masyarakat mampu dijabarkan dengan baik dalam kebijakan nyata. Hasilnya terlihat jelas, kemiskinan menurun dan Sidrap tumbuh menjadi kabupaten dengan pencapaian yang signifikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Andi Fadli menyoroti kemajuan Sidrap di berbagai sektor pembangunan, dengan sektor pertanian sebagai penopang utama. Sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan, Sidrap dinilai berhasil menjaga produktivitas pertanian melalui penguatan irigasi, bantuan sarana produksi, pendampingan petani, serta kepastian distribusi hasil panen.

Selain pertanian, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan juga menunjukkan perbaikan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan capaian ini, Kabupaten Sidrap kian mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pembangunan yang efektif di Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi contoh bahwa program pro rakyat yang terimplementasi dengan baik mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Continue Reading

Trending